Advertorial

Ajak Donasi untuk Sobat Disabilitas, Pertamina Gelar Virtual EcoRun 2020

Kompas.com - 03/11/2020, 10:43 WIB

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) mengajak masyarakat pencinta lari untuk ikut serta dalam Pertamina Eco Run. Acara tersebut untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Pertamina.

Tahun ini, penyelenggaraan Pertamina Eco Run berbeda dari tahun sebelumnya. Karena pandemi Covid-19, Pertamina Eco Run pun berlangsung secara virtual.

Mulai dari pendaftaran, mengikuti challenge sesuai dengan jarak, melakukan pencatatan jarak yang ditempuh, hingga berlari secara mandiri di lokasi masing-masing dilakukan secara online.

Adapun Pertamina mengangkat tema “Energy to Energize” pada perhelatan Pertamina Virtual Eco Run 2020. Lewat ajang ini, perusahaan pelat merah ini ingin mengajak masyarakat untuk tetap semangat menjaga kesehatan dengan berlari dan berolahraga secara mandiri sambil berdonasi untuk sobat disabilitas peduli lingkungan.

Pendaftaran Pertamina Virtual Eco Run dibuka mulai 2–17 November 2020. Pendaftaran secara resmi dibuka melalui konferensi pers secara virtual pada Senin 2 November 2020.

Konferensi pers tersebut dihadiri oleh VP Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman, Perwakilan Sobat Disabilitas Yayasan Kumala Abah Dindin, Dokter Olahraga SPPOI Eminance dr Andhika Raspati, Perwakilan, Race Director Indonesia Muda Road Runner Satrio Guardian, dan Perwakilan Pertamina Runners Brahmantyo Satyamurti Poerwadi.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman menjelaskan, Pertamina Virtual Eco Run masih tetap mengusung semangat pelestarian lingkungan seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Melalui Pertamina Virtual Eco Run 2020, kata dia, Pertamina menggalang solidaritas peserta untuk berdonasi membantu komunitas penyandang disabilitas.

Dana tersebut akan digunakan untuk membangun fasilitas produksi daur ulang reuse, reduce, recycle, resale, dan reshare (5R) di beberapa kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang berada di bawah binaan Yayasan Kumala dan 10 yayasan lainnya di berbagai wilayah Indonesia.

“Sobat Disabilitas peduli lingkungan dipilih Pertamina karena mereka merupakan elemen masyarakat rentan terdampak Covid 19. Dengan berdonasi di Pertamina Virtual Eco Run 2020, salah satu cara agar bisa bantu mereka bangkit kembali,” ujar Fajriyah seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (3/11/2020).

Race Director Indonesia Muda Road Runner Satrio Guardian menjelaskan cara menjadi peserta Pertamina Virtual Eco Run 2020.

Pertama, kata Satrio, masyarakat harus mengunduh aplikasi MyPertamina serta melakukan aktivasi dengan pembelian produk Pertamina yakni BBM Pertamax/Pertamax Turbo/Pertamina Dex dalam rangka pengumpulan poin.

Voucher pendaftaran bisa didapatkan dengan menukarkan 63 poin MyPertamina. Voucher ini tersedia selama periode pendaftaran.

“Jumlah poin tersebut tidak sulit didapatkan karena hanya dengan pembelian 4 liter Pertamax pun, misalnya, calon peserta sudah dapat mengumpulkan 100 poin,” ungkap Satrio.

Selanjutnya, peserta dapat membuat akun untuk registrasi di www.pertaminaecorun.com. Kemudian, peserta melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri, memilih nominal donasi, dan memasukkan kode voucher dari aplikasi MyPertamina.

Setelah melakukan pembayaran donasi, peserta dapat mengikuti challenge sesuai dengan jarak dan periode berlari yang telah ditentukan.

“Jarak lari akan dicatat secara virtual melalui aplikasi favorit masing-masing peserta, baik dalam multiple run maupun real-time run,” katanya.

Satrio menambahkan, pada periode multiple run, peserta dapat berlari dalam kurun waktu 21 hari mulai 20 November-10 Desember 2020 di lokasi masing-masing dan mengumpulkan jarak tempuh lari sejauh 10 kilometer (km).

Sementara, pada sesi real time run, peserta akan berlari sepanjang 5 km secara serentak di lokasi masing-masing pada waktu yang bersamaan, yakni tanggal 13 Desember 2020 mulai pukul 05.00 WIB.

Selanjutnya, peserta dapat mengunggah hasil berlari yang akan diakumulasikan secara otomatis serta dapat dilihat pada leaderboard di www.pertaminaecorun.com.

Dalam jumpa pers yang sama, dokter olahraga SPPOI Eminance dr Andhika Respati mengingatkan calon peserta bahwa Pertamina Virtual Eco Run 2020 merupakan ajang lari untuk happy dan sehat bukan untuk pertaruhan.

Jadi, kata dr Andhika, peserta harus menerapkan protokol kesehatan, termasuk jaga jarak, mencuci tangan, dan memakai masker.

"Di era pandemi semua mengalami efek. Tidak hanya yang hobi lari, tetapi juga atlet profesional. Performa dan kebugaran menurun, terutama saat berolahraga menggunakan masker," ujar Andhika.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau