Advertorial

Kemenpora dan Unissula Gelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda untuk Kembangkan Dunia Wirausaha

Kompas.com - 30/10/2020, 20:08 WIB
Kemenpora RI menggandeng Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang untuk mengembangkan dunia kewirausahaan dengan menggelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara virtual, Senin (2/11/2020). (DOK. KEMENPORA) Kemenpora RI menggandeng Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang untuk mengembangkan dunia kewirausahaan dengan menggelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara virtual, Senin (2/11/2020). (DOK. KEMENPORA)

KOMPAS.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggandeng Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang menggelar Kuliah Kewirausahaan Pemuda secara virtual, Senin (2/11/2020). Kegiatan ini dilakukan untuk mengembangkan dunia kewirausahaan.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali dalam sambutannya mengatakan, kerja sama strategis di tingkat perguruan tinggi pada bidang kewirausahaan memang diperlukan guna menyongsong era revolusi industri 4.0 dan bonus demografi.

“Pengembangan kewirausahaan pemuda merupakan salah satu program prioritas Kemenpora RI. Tujuan kerja sama ini, agar para lulusan perguruan tinggi (salah satunya, Unissula) nantinya tidak sekadar menjadi pencari kerja, tetapi penyedia lapangan kerja,” tegas Zainudin dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Menpora juga memberikan apresiasi kepada Rektor Unissula Bedjo Santoso. Unissula, kata Menpora, ikut mendorong pengembangan kewirausahaan dengan meningkatkan kemampuan digital para mahasiswa dalam menyambut era industri 4.0.

“Saya apresiasi Unissula karena memiliki Laboratorium Entrepreneur Center sebagai salah satu langkah untuk mengembangkan dunia kewirausahaan di kalangan mahasiswa,” katanya. 

Anggota Komisi X DPR RI Mujib Rohmat yang turut menghadiri kuliah kewirausahaan tersebut juga memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang bertujuan mengubah orientasi para pemuda (mahasiswa) untuk membangun usaha. 

Langkah tersebut sejalan dengan tekad pemerintah untuk meningkatkan persentase penduduk yang menekuni dunia wirausaha.

“Data menyebutkan 80 persen lulusan  berorientasi menjadi pegawai pemerintah atau swasta. Kemudian, 14 persen terjun ke dunia politik dan lebih kurang 3-4 persen menjadi wirausaha. Kami dari Komisi X DPR RI sangat mendukung program Kemenpora RI ini untuk terus dikembangkan,” kata Mujib.