Advertorial

Raih Juara Umum 2 dalam Ajang Kejuaraan Internasional, Tim Taekwondo Itenas Kembali Ukir Prestasi

Kompas.com - 04/11/2020, 20:18 WIB
Dua mahasiswa Itenas berhasil raih medali dalam KTA World Wide Poomsae & Para Poomsae Championship 2020. (Dok. Itenas) Dua mahasiswa Itenas berhasil raih medali dalam KTA World Wide Poomsae & Para Poomsae Championship 2020. (Dok. Itenas)

KOMPAS.com – Institut Teknologi Nasional (Itenas) Bandung kembali mengukir prestasi pada Kejuaraan KTA World Wide Poomsae & Para Poomsae Championship 2020 yang diselenggarakan pada 2-4 Oktober 2020.

Dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Harrogate K R Ali Taekwondo Academy (KTA) dan Martial Event, Itenas berhasil memperoleh empat medali emas, satu perak, dan dua perunggu. Perolehan tersebut menempatkan Itenas sebagai juara umum II.

“Tentunya kami merasa bangga dan senang tim taekwondo Itenas Bandung mampu bertahan dan berprestasi pada masa pandemi saat ini, baik bagi Itenas maupun Indonesia.  Hal tersebut menjadi capaian terbesar kami, atlet team Itenas Bandung, pelatih, dan orangtua pada tahun ini,” ujar pemenang medali emas Muhammad Romdon dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (4/11/2020).

Ia menuturkan mengenai perbedaan mengikuti kejuaraan di masa pandemi. Proses technical meeting dan penilaian dilakukan oleh wasit dalam pelaksanaan kejuaraan yang disiarkan melalui kanal Youtube Range Sport UK Itd & JC United Kingdom.

Adapun penilaian pada kejuaraan poomsae dilakukan secara langsung setelah peserta tampil.  Sedangkan pengumuman pemenang dilakukan setelah semua lawan tampil. Dengan begitu, pemenang dapat diketahui secara langsung.

Selain Romdon dari Prodi Teknik Industri, medali emas dalam kejuaraan poomsae juga disumbang oleh Muhammad Mikhail dari Prodi Informatika. Sementara itu, medali perak diperoleh Joseph Indra dari Prodi Informatika.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selanjutnya, medali perunggu berhasil disabet oleh Maruli Ibrahim dari Prodi Informatika dan Lutfiana dari Prodi Elektro.Dua medali emas lainnya diperoleh dari kategori non-mahasiswa.

Sebagai informasi, kejuaraan poomsae ini diikuti oleh kurang lebih 566 peserta dari berbagai negara, seperti Inggris, Filipina, Korea, Iran, Denmark, Indonesia, dan negara-negara lainnya.

Romdon berharap, tim taekwondo Itenas Bandung mampu bertahan, bersaing, dan terus berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ia juga berharap, Itenas Bandung dapat memberikan sarana dan fasilitas latihan untuk persiapan dua kejuaraan lain sampai akhir tahun, yaitu Piala Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Internasional Indonesia Changmookwan E Poomsae Championship 2020.

“Semoga (dalam) dua kejuaraan ini, kami bisa meraih prestasi yang maksimal dan membanggakan bagi Itenas Bandung,” kata Romdon.