Advertorial

Salurkan Energi untuk Difabel, Pertamina Ajak Masyarakat Mengikuti Virtual Eco Run

Kompas.com - 05/11/2020, 16:03 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) akan mengadakan Pertamina Virtual Eco Run 2020. Aktivitas lari virtual ini bisa diikuti peserta dari lokasi yang berbeda-beda. Acara ini juga sebagai bentuk dukungan perseroan terhadap meraknya tren olahraga lari selama masa pandemi Covid-19.

Bersamaan dengan penyelenggaraan acara, Pertamina juga mengajak peserta menyalurkan energi atau donasi untuk membangkitkan kepercayaan diri dan kehidupan ekonomi Sobat Disabilitas (difabel) Peduli Lingkungan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Fajriyah Usman mengatakan, sejalan dengan tema hari ulang tahun (HUT) ke-63, event eco run kali ini mengangkat tema “Pertamina Virtual Eco Run, Energy to Energize”.

Melalui tema itu, Pertamina menunjukkan komitmennya untuk memberikan energi positif kepada seluruh komponen bangsa, termasuk para penyandang disabilitas yang merupakan kelompok paling rentan terdampak pandemi.

“Baik dilihat dari aspek ekonomi, kesehatan, maupun sosial, sahabat-sahabat difabel ini menghadapi tantangan yang semakin sulit akibat pandemi," ujarnya dalam rilis resmi yang diterima Kompas.com. Kamis (5/11/2020).

Menurut Fajriyah, Pertamina Virtual Eco Run 2020 masih tetap mendorong semangat pelestarian lingkungan seperti di tahun-tahun sebelumnya.

Namun, tahun ini Pertamina akan lebih fokus mendukung para Sobat Disabilitas untuk berkarya dalam usaha daur ulang sampah guna menghasilkan produk-produk bernilai tinggi.

“Hal ini selaras dengan upaya Pertamina yang senantiasa menjalankan bisnis dan operasi serta menghadirkan bahan bakar berkualitas yang ramah lingkungan,” ujar Fajriyah.

Perwakilan Sobat Disabilitas Peduli Lingkungan di Yayasan Kumala, Abah Dindin, mengungkapkan bahwa yayasannya sudah melatih sekitar 470 kaum difabel yang tersebar di Serang, Sukabumi, Kuningan, Bandung, Cirebon, dan Nusa Tenggara Barat sejak 2017.

Namun, hingga saat ini, baru empat kelompok atau 53 orang yang mendapat pendampingan karena swadaya terbatas.

“Pendampingan yang kami berikan adalah pelatihan usaha daur ulang kertas menggunakan bahan-bahan yang nyaris gratis. Mereka juga memungut pelepah pisang, eceng gondok, dan alang-alang untuk diolah menjadi produk handicraft,” jelas Abah.

Selain memproduksi kerajinan tangan, teman-teman dari Sobat Disabilitas juga diajarkan untuk memasarkan produk melalui online, mitra, dan distributor di wilayah Bogor, Bandung, serta daerah lain.

“Setelah mendapat pendampingan, mereka percaya diri dan mampu menciptakan produk bernilai dan bisa menghasilkan uang. Selain itu, mereka juga sudah bisa melatih dan membagikannya kepada teman-teman lain. Bahkan, ada yang jadi pelatih murid sekolah normal,” ujarnya.

Senada dengan itu, salah satu peserta pelatihan dan anggota Yayasan Kumala, Ungkus, mengatakan bahwa masih banyak penyandang disabilitas yang harus diberi wadah dan pendampingan.

Dahulu, kata dia, tempat pelatihan bagi difabel di Yayasan Kumala hanya satu. Teman-teman difabel pun harus berjalan kaki jauh untuk ikut pelatihan.

“Kalau pakai kendaraan umum, ongkosnya mahal. Senang bisa kumpul-kumpul bareng, ketawa, dan bisa produktif. Bahan-bahan bakunya pun ada di sekeliling dan hasilnya bisa dijual atau dijadikan pameran di sanggar,” kata Ungkus yang telah mengikuti pelatihan pengolahan sampah sejak 2018.

Yayasan lainnya

Selain memberikan donasi untuk Sobat Disabilitas yang berada di bawah binaan Yayasan Kumala, Pertamina juga mengalokasikan donasi sebesar Rp 1 miliar untuk membantu pemberdayaan sobat-sobat disabilitas yang bernaung di 10 yayasan lainnya di berbagai tempat di Indonesia.

Fajriyah mengingatkan, pendaftaran Pertamina Virtual Eco Run sudah dimulai, yakni pada 2 - 17 November 2020 melalui aplikasi MyPertamina.

Caranya, tukarkan 63 poin di aplikasi tersebut dengan kode voucher pendaftaran. Adapun poin bisa didapatkan dari pembelian produk Pertamina, yakni BBM Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.

Selanjutnya, peserta dapat membuat akun untuk registrasi dan submit hasil lari di www.pertaminaecorun.com.

Setelah itu, peserta melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri, memilih nominal donasi, dan memasukkan kode voucher dari aplikasi MyPertamina.

Setelah melakukan pembayaran donasi, peserta dapat mengikuti challenge sesuai dengan jarak dan periode berlari yang telah ditentukan.

"Mari berlari bersama Pertamina Virtual Eco Run 2020, salurkan energi dari hati untuk membantu Sobat Disabilitas agar mereka bisa kembali bangkit dan berdaya," ujar Fajriyah.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau