Advertorial

Pupuk Indonesia Canangkan Agro Solution untuk Tingkatkan Produktivitas dan Kesejahteraan Petani

Kompas.com - 05/11/2020, 16:59 WIB
Peresmian program Agro Solution besutan PT Pupuk Indonesia (Persero) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (5/11/2020) (Dok. Pupuk Indonesia) Peresmian program Agro Solution besutan PT Pupuk Indonesia (Persero) di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Kamis (5/11/2020)

PT Pupuk Indonesia (Persero) meresmikan pencanangan program Agro Solution di seluruh produsen pupuk yang tergabung dalam Pupuk Indonesia Group.

Program tersebut siap diimplementasikan di seluruh wilayah di Indonesia dalam rangka memajukan sektor pertanian Indonesia menuju era pertanian modern dan berkelanjutan.

Tak hanya itu, program Agro Solution juga merupakan langkah nyata Pupuk Indonesia untuk mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan produktivitas pertanian.

Agro Solution diluncurkan secara resmi oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Bakir Pasaman dalam kegiatan Pencanangan Program Pupuk Indonesia Group dan Panen Agro Solution PT Pupuk Kaltim di Jember, Kamis (5/11/2020).

Bakir mengatakan, Agro Solution adalah program pendampingan intensif kepada petani dan budidaya pertanian berkelanjutan yang melibatkan rantai pasok.

“Tujuan Agro Solution adalah membantu meningkatkan produktivitas pertanian. Bila produktivitas meningkat dan dapat dipasarkan dengan harga yang bagus, pendapatan dan kesejahteraan petani akan meningkat,” kata Bakir dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (5/11/2020).

Bakir berharap, program tersebut dapat mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk subsidi. Sebab, penerapan Agro Solution memanfaatkan pupuk non subsidi.

“Dengan demikian beban subsidi pemerintah dapat berkurang,” lanjutnya.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan program Agro Solution antara lain adalah mengoordinasikan, memberikan akses permodalan, serta memberikan supervisi dan bimbingan teknis pada para petani sehingga budidaya pertanian dapat berlangsung secara tepat.

Selain itu, Pupuk Indonesia juga membantu penyediaan agroinput yang berkualitas, seperti pupuk, benih dan pestisida. Lalu, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini pun akan mendorong optimalisasi pemanfaatan mekanisasi dan digitalisasi pertanian.

“Kami juga berkoordinasi dan bersinergi dengan Pemda. Kemudian yang terpenting, kami akan membantu petani memperoleh akses terhadap offtaker atau pembeli hasil panen. Petani juga mendapat akses terhadap asuransi bila terjadi gagal panen,” imbuh Bakir.

Pupuk Indonesia mencanangkan program Agro Solution ini secara nasional dan akan dilaksanakan oleh para produsen pupuk di Pupuk Indonesia Group.

“Target kami, program ini bisa banyak menjangkau lahan pertanian di Indonesia pada 2021," ujar Bakir.

Sementara itu, Direktur Utama Pupuk Kaltim Rahmad Pribadi menyampaikan, produktivitas dan keuntungan petani di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terbukti meningkat setelah menjalankan program Agro Solution.

“Kami optimistis Agro Solution dapat terus meningkatkan produktivitas petani. Dengan demikian, pendapatan dan kesejahteraan petani dapat meningkat,” kata Rahmad.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pupuk Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (Dok. Pupuk Indonesia) Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pupuk Indonesia dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk

Pada kesempatan yang sama, Pupuk Indonesia juga melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. MoU itu terkait dengan sinergi dalam pemberdayaan pertanian serta pemberian akses permodalan bagi petani Indonesia melalui program Agro Solution.

Selain itu, Pupuk Indonesia dan Pupuk Kaltim juga menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan pupuk Urea dan NPK masing-masing sebanyak satu ton kepada petani Agro Solution di Jember.