Advertorial

Dukung IKM Berkualitas Ekspor, Disperindag Yogyakarta Selenggarakan Pameran Virtual

Kompas.com - 11/11/2020, 22:53 WIB

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret silam menghantam berbagai sektor, termasuk industri kecil menengah (IKM). 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Aris Riyanta mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan kondisi perekonomian di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya mengalami penurunan. 

“Untuk itu, diperlukan upaya-upaya baru guna membangkitkan sektor ekonomi dapat bergairah kembali,” ujar Aris seperti diwartakan Tribun Jogja, Jumat (6/11/2020). 

Merespons situasi tersebut, Disperindag DIY menyelenggarakan acara “Jogja Premium Export 2020 Virtual Expo” pada 12-15 November 2020. Acara ini berlangsung secara virtual melalui laman https://jogjapremium.com/ setiap pukul 10.00-20.00 WIB. 

“Pameran ini diharapkan mampu mendongkrak sendi-sendi perekonomian dan menghidupkan kembali pertumbuhan ekonomi yang lesu akibat pandemi,” imbuh Aris. 

Acara yang mengangkat tema “Jogja Creative Products For Global Opportunities” ini hadir untuk memberikan dukungan kepada IKM asal DIY agar dapat mempromosikan produk sekaligus menunjukkan eksistensinya kepada dunia luas. 

Jogja Premium Export 2020 Virtual Expo menampilkan 50 IKM kreatif berkualitas ekspor dari Provinsi DIY yang dikelompokkan dalam lima kategori, yakni, furniture, home deco, fashion, craft, dan food & beverage

Pada acara tersebut, para pelaku usaha di bidang terkait dapat bertemu dan berinteraksi dengan pengunjung melalui platform dan fasilitas yang disediakan. Beberapa fasilitas yang tersedia di antaranya adalah chatting, telepon, dan video call untuk berinteraksi dengan penjaga booth sehingga terasa seperti datang ke pameran offline

Sementara itu, pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas secara virtual, mulai dari memilih berbagai produk hingga meminta brosur atau daftar harga dari booth yang dikunjungi. 

Tak hanya menikmati pameran, pengunjung Jogja Premium Export 2020 Virtual Expo juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian acara lain, seperti talk show, promosi dan pengenalan produk ekspor, cerita pengembangan produk ekspor daerah, bincang tokoh, virtual fashion show, serta penampilan hiburan dari artis nasional. 

Acara talk show akan berlangsung setiap pukul 15.30-17.00 WIB. Adapun beberapa tokoh yang menjadi narasumber talk show di antaranya adalah Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan DIY Aris Riyanta, General Manager Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Yogyakarta Ayu Wayan Gotami, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI Kasan, dan Ketua Dewan Penasehat Kadin DIY Robby Kusuma Harta. 

Kemudian, acara bincang tokoh akan menghadirkan Ketua Forum Kerajinan dan Seni (FORMEKERS) Provinsi DIY Jhoni Sahlan. Sementara, acara promosi dan pengenalan produk premium berkualitas ekspor akan terjadwal secara simultan dan melibatkan peserta pameran. 

Sementara itu, acara virtual fashion show akan menghadirkan lebih dari 20 fashion designer dengan produk-produk berkualitas setiap pukul 17.00-17.30 WIB. 

Adapun artis nasional yang akan memeriahkan acara hiburan di antaranya adalah D’Masiv, NDX AKA, Ndar Boy Genk, dan Shaggy Dog. 

Anda yang tertarik untuk hadir di Jogja Premium Export 2020 Virtual Expo dapat melakukan registrasi di laman https://jogjapremium.com/.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau