Advertorial

Biar Enggak Salah, Yuk Kenalan dengan Jenis-jenis Telur Ayam di Pasaran

Kompas.com - 13/11/2020, 15:58 WIB
Ilustrasi telur ayam (Dok. Freepik/Jcomp) Ilustrasi telur ayam

KOMPAS.com – Telur ayam merupakan salah satu bahan makanan hewani yang sering dikonsumsi masyarakat sehari-hari.

Selain mudah didapatkan dan harganya cukup terjangkau, telur ayam juga menjadi sumber gizi yang baik untuk tubuh. Telur ayam merupakan sumber protein, vitamin, dan nutrisi lainnya.

Diberitakan Kompas.com, Kamis (23/1/2020), setidaknya terdapat 11 kandungan vitamin dan nutrisi yang berbeda dalam satu butir telur. Beberapa kandungan tersebut di antaranya vitamin B2, D, E, zat besi, fosfor, folat, dan yodium.

Jika diperhatikan, ternyata telur ayam yang dijual di pasaran memiliki jenis yang berbeda-beda, mulai dari warna cangkang hingga kandungan gizinya. Berikut Kompas.com telah merangkum empat jenis telur ayam yang biasa ditemukan di pasaran.

  1. Telur ayam negeri

Telur ayam negeri merupakan salah satu jenis telur yang populer di Indonesia. Telur jenis ini memiliki warna cangkang yang kecoklatan dengan permukaan sedikit kasar ketika diraba.

Jika dilihat dari bagian kuning telurnya, telur ayam negeri memiliki warna kuning cerah. Sementara itu, bagian putihnya lebih encer karena kadar air yang cukup tinggi.

Untuk kandungan gizinya, seperti diinformasikan Kompas.com, Minggu (6/9/2020), satu butir telur ayam negeri memiliki 12,5 gram protein, 10 gram lemak, 1 gram karbohidrat, dan 150 kalori.

  1. Telur ayam kampung

Telur ayam kampung biasanya memiliki ukuran lebih kecil dari telur ayam negeri. Rata-rata satu butir telur ayam kampung memiliki berat 27-56 gram.

Telur ini memiliki warna cangkang putih cenderung krem. Permukaan cangkangnya juga lebih halus dibandingkan telur ayam negeri.

Berbeda dengan telur ayam negeri, kuning telur ayam kampung berwarna oranye. Bagian putihnya memiliki tekstur kental akibat kadar air yang rendah. Karena itu, bagian putih telur ayam kampung biasanya akan lebih padat dan keras ketika direbus.

Dari segi nutrisi, 100 gram telur ayam kampung memiliki 13 gram protein, 10 gram lemak, 150 kalori, dan 1,5 gram karbohidrat. Kandungan vitamin E telur jenis ini dua kali lipat lebih banyak dari telur ayam negeri.

  1. Telur omega 3

Telur omega 3 menjadi salah satu jenis telur yang cukup populer. Seperti namanya, telur jenis ini memiliki kandungan omega 3 atau asam lemak baik lebih banyak dari jenis telur ayam biasa. Karena itu, telur omega 3 biasanya dijual dengan harga yang lebih mahal.

Kadar omega 3 yang tinggi tersebut berasal dari pakan ternak yang diberikan ke ayam petelur, seperti limbah ikan atau limbah udang. Jenis pakan ternak tersebut juga mengandung omega 3 yang tinggi.

Jika dilihat dari cangkangnya, telur omega 3 memang tidak bisa dibedakan dengan telur ayam biasa. Namun, perbedaan akan terlihat pada bagian putih dan kuning telurnya.

Karena kandungan omega 3, bagian kuning pada telur ini berwarna lebih oranye kekuningan. Selain itu, bagian putihnya juga lebih kental daripada telur ayam biasa.

Dengan penambahan zat gizi berupa omega 3 tersebut, telur ayam tidak hanya berfungsi sebagai sumber protein hewani, tapi juga menjadi pangan fungsional karena memiliki nutrisi tertentu yang dibutuhkan tubuh.

  1. Telur ayam organik

Telur organik dihasilkan dari ayam yang dipelihara secara organik. Untuk menghasilkan jenis telur ini, ayam diberikan pakan khusus yang bebas dari bahan kimia, seperti herbisida, pestisida, dan pupuk komersial.

Karena pakan yang harus bebas bahan kimia itu, proses pemeliharaan ayam menjadi sangat sulit. Maka tak heran harga telur ayam organik terbilang cukup mahal.

Secara kasat mata, bagian cangkang telur organik serupa dengan telur ayam biasa. Namun, telur ini bisa dibedakan dengan melihat bagian kuningnya yang berwarna cenderung oranye. Selain itu, telur jenis ini dijual dengan label khusus, seperti stiker sertifikasi, di bagian kemasannya.

Telur ayam organik memiliki kandungan protein lebih tinggi dari telur ayam biasa karena nutrisi dari pakan alaminya. Telur ini pun memiliki rasa cenderung lebih gurih dan berlemak.

Itulah empat jenis telur ayam yang biasa dijual di pasaran. Dengan mengetahui perbedaan tersebut, kamu bisa memilih jenis telur sesuai dengan kebutuhan.

Untuk kamu yang memiliki perhatian khusus terhadap produk halal, kamu bisa berbelanja di kanal khusus Tokopedia, yakni Tokopedia Salam.

Melalui kanal tersebut, kami bisa mendapatkan berbagai produk yang terjamin kehalalannya. Mulai dari makanan minuman halal, produk kecantikan halal, fashion muslim, hingga produk kesehatan halal.

Tak hanya itu, Tokopedia Salam juga punya fitur penunjang ibadah umat Islam serta instrumen investasi, seperti zakat mal, cek jadwal salat, donasi, reksa dana syariah, dan investasi emas.