Advertorial

Buat yang Belum Tahu, Begini Cara Mengecek Pengajuan Peserta Banpres Produktif

Kompas.com - 22/11/2020, 19:22 WIB
Ilustrasi dana bantuan langsung tunai (Dok Shutterstock) Ilustrasi dana bantuan langsung tunai

KOMPAS.com – Banyak yang belum tahu cara mengecek kepesertaan pengajuan Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) atau dikenal Banpres Produktif.

Paahal, diterima atau tidaknya peserta dapat dengan mudah diketahui. Setelah mendaftar,

Dikutip Kompas.com, Selasa (20/10/2020), pengecekan status penerima bantuan dari pemerintah untuk UMKM via bank penyalur BRI bisa dilakukan secara online.

Peserta dapat mengakses laman https://eform.bri.co.id/bpum. Lalu, masukkan nomor KTP dan tulis perhitungan matematika yang tertera untuk proses verifikasi. Lalu, klik proses inquiry.

Di laman tersebut akan muncul pemberitahuan apakah yang bersangkutan berhak mendapatkan bantuan atau tidak.

Melalui layanan ini, masyarakat tak perlu lagi datang ke BRI untuk memastikan apakah dirinya sebagai penerima bantuan UMKM atau tidak.

Bantuan untuk yang terdampak pandemi

Sebagai informasi, pemerintah memberikan berbagai bantuan kepada masyarakat selama pandemi Covid-19. Salah satunya Banpres Produktif.

Deputi Bidang Pembiayaan Kemenkop UKM Hanung Harimba Rachman menjelaskan syarat untuk mendapatkannya adalah sebagai berikut.

“Memiliki usaha berskala mikro, peserta adalah Warga Negara Indonesia (WNI) dan bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI/Polri, pegawai BUMN/BUMD, serta tidak sedang memiliki pinjaman di bank dan Kredit Usaha Rakyat (KUR),”ujarnya seperti diberitakan Kompas.com Jumat, (16/10/2020).

Bagi masyarakat yang memenuhi syarat tersebut, kata Sahrul, bisa menyurati atau menelepon dinas Koperasi dan UMKM di daerah.

"Caranya surati atau telepon dinas yang menangani Koperasi dan UMKM untuk diusulkan menjadi calon penerima BPUM. Dinas akan melakukan verifikasi dan mengusulkan kepada Kemenkop UKM," kata Hanung.

Adapun pendaftaran peserta paling lambat hingga akhir November 2020.