Advertorial

Perlu Tahu, Ini Perbedaan Kategori Ponsel Berdasarkan Segmentasinya

Kompas.com - 23/11/2020, 18:54 WIB
Ilustrasi: Dok. Shutterstock Ilustrasi: Dok. Shutterstock

KOMPAS.com – Bicara soal smartphone seolah tak pernah ada habisnya. Setiap tahun, berbagai brand ponsel bersaing ketat mengeluarkan seri terbaru.

Adapun fitur yang diperbarui pada smartphone seri teranyar biasanya berkenaan dengan teknologi dan desain. Termasuk di dalamnya, kualitas kamera, kapasitas baterai, display layar, dan performa chipset.

Namun, dengan berbagai penawaran fitur tersebut, produk-produk ponsel terbagi dari tiga kategori, yakni entry-level, middle-level, dan flagship.

Tujuan pengategorian tersebut untuk memudahkan pemasaran gadget sesuai dengan target pasarnya.

Nah, agar lebih paham apa perbedaan kategori-kategori ponsel, simak penjelasan berikut.

Entry-level

Ponsel dengan kategori entry-level ditujukan untuk menyasar konsumen yang memiliki bujet terbatas. Ponsel dibanderol dengan harga terjangkau dan spesifikasi standar untuk komunikasi.

 

Biasanya, handphone (HP) yang masuk kategori ini banyak diburu pengguna ponsel seri lama, yakni mereka yang mengandalkan fitur SMS dan telepon tetapi ingin beralih menggunakan smartphone.

Meski begitu, bukan berarti smartphone dengan kategori ini hanya diburu oleh pengguna awam saja. Pengguna yang sudah mengenal dan terbiasa menggunakan gadget biasanya memakai dan mencari ponsel kategori ini untuk alat komunikasi tambahan. 

Artinya, gadget dengan kategori ini bukan dipakai sebagai ponsel utama. Gunanya untuk chatting, browsing, mendengarkan musik, dan memutar video. 

Smartphone kategori entry-level kini tak bisa dianggap remeh. Dengan harga Rp 1 juta sampai Rp 2 jutaan, Anda sudah bisa membawa pulang ponsel dengan kapasitas kamera utama 13 megapiksel dibekali RAM 2 GB dan memori internal 32 GB. 

Middle-level

Ponsel kelas menengah atau biasa disebut kelas mainstream adalah segmen pasar untuk kalangan yang cukup paham tentang gadget dengan kebutuhan yang lebih tinggi dari pengguna entry-level.

Artinya, spesifikasi pada smartphone sudah di atas standar kebutuhan berkomunikasi.

Ponsel sudah dilengkapi dengan fitur-fitur yang dibutuhkan saat ini atau tengah menjadi tren. Misalnya, kamera dengan resolusi 8-13 megapiksel, prosesor Snapdragon 712, RAM 4-8 GB, memori internal 128 GB, dan layar 6,4 inci Full HD+ Super AMOLED.

Beberapa produsen smartphone juga melengkapi teknologi kamera depan yang cukup baik untuk kebutuhan selfie sebagai daya tarik.

Spesifikasi lainnya juga disesuaikan dengan kebutuhan pengguna terhadap ponsel sehingga gadget tak hanya dapat memenuhi kebutuhan komunikasi saja, tetapi juga hiburan dan alat pendukung pekerjaan. 

Untuk harganya, smartphone kategori ini dibanderol dengan harga Rp 3,8 jutaan untuk varian 4/128 GB dan Rp 6 jutaan untuk varian 8/128 GB.

Karena itu, ponsel dalam kategori ini paling banyak diburu orang. Meskipun harganya lebih tinggi dibandingkan entry-level, orang banyak mengincar ponsel ini karena harga jualnya tak jauh dari harga beli.

Jadi, jika sewaktu-waktu ingin membeli handphone dengan teknologi teranyar, mereka tak akan merasa rugi.

Flagship

Smartphone flagship merupakan identitas tertinggi dalam kategori sebuah brand ponsel.

Sesuai julukannya, smartphone flagship dijadikan andalan oleh produsen ponsel untuk memasarkan produk-produknya.

HP flagship biasanya diotaki dengan prosesor canggih dengan kapasitas RAM 8 GB  sampai 12 GB.

Kualitas kameranya pun tak main-main. Selain punya megapiksel yang tinggi, smartphone kelas flagship biasanya mengadopsi teknologi artificial intelligence (AI) untuk memudahkan pengguna menghasilkan jepretan yang memuaskan.

Dengan teknologi ini, foto yang dihasilkan tetap akurat baik dalam kondisi cahaya terang maupun gelap.

Dari segi harga, smartphone flagship dibanderol dengan harga fantastis mulai dari Rp 7 juta hingga Rp 16 juta.

Pasar yang menggunakan ponsel ini biasanya adalah orang yang fokus terhadap teknologi ponsel dan punya kebutuhan khusus untuk itu. Misalnya, orang-orang dengan hobi fotografi, gamer, ataupun mereka yang ingin memakainya sebagai alat kerja.

Nah, itulah kategori segmentasi ponsel yang perlu dipahami sebelum memutuskan memilih atau membeli smartphone. Dengan mengetahui kategorinya, Anda bisa menyesuaikan kebutuhan dan bujet yang dimiliki.

Jika Anda tertarik memiliki smartphone spesifikasi premium dengan harga terjangkau, Realme X2 Pro bisa jadi pilihan. Sesuai dengan segmennya, Realme X2 Pro membawa komponen kelas atas dengan mengedepankan sisi desain, performa, dan kamera.

Di punggung X2 Pro terdapat empat kamera dengan konfigurasi serupa dengan milik Realme XT, yakni kamera utama 64 megapiksel, kamera telephoto 13 megapiksel, kamera ultra wide angle 8 megapiksel, dan kamera 2 megapiksel depth sensor.

Selain itu, Realme X2 Pro juga mengunggulkan fitur pengisi daya cepat 50W Super VOOC yang diklaim bisa mengisi daya baterai 4.000 mAh yang tertanam di dalamnya hingga penuh dalam waktu kurang lebih 35 menit.

Sementara itu, jika Anda tertarik membeli smartphone harga kompetitif dengan spesifikasi yang cukup tinggi, Realme 5 Pro patut dipertimbangkan.

Dengan bentang layar 6,3 inci, Realme 5 Pro dibenami baterai berkapasitas besar  5.000 mAh dan resolusi kamera 16 megapiksel.

Anda bisa mencari kedua seri smartphone Realme tersebut di berbagai platform belanja online seperti Tokopedia.

Untuk mengetahui informasi lebih lanjut, Anda bisa mengunjungi Realme Official Store di Tokopedia. Di laman itu, Anda bisa mengetahui spesifikasi dan harga produk-produk Realme.