Advertorial

Dorong Milenial Terjun Bisnis, IPB University Gelar Ideanation 2020

Kompas.com - 24/11/2020, 19:45 WIB

KOMPAS.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Bisnis (SB) IPB University kembali menyelenggarakan Ideanation 2020 dengan tajuk “How About Your Future? #StartNow”. 

Acara tersebut digelar secara virtual melalui zoom meeting yang tersambung melalui siaran langsung Youtube, Sabtu (7/11/2020). 

Ideanation memberikan berbagai pandangan dan wawasan terkait kondisi dunia yang dinamis. Lewat acara ini, kalangan milenial mendapatkan ragam sudut pandang mengenai cara menghadapi perubahan. 

Sebagai informasi, acara tersebut merupakan wadah untuk memunculkan berbagai ide kreatif dan ajang motivasi para calon pelaku wirausaha di masa mendatang yang masih ragu dalam berbisnis. 

Seperti pada tahun sebelumnya, Ideanation diselenggarakan dalam satu rangkaian agenda acara, seperti kompetisi bisnis, bazaar online, dan main event. Adapun main event terdiri dari talk showworkshop, dan entertainment session

Pada puncak acara, Ideanation menghadirkan pebisnis sekaligus influencer Dennis Hadi. Selain dikenal berbisnis makanan dan minuman sehat seperti @hadikitchen_id, @saladbar.hadikitchen, @bioboostofficial, @jusnshake, dan @flimtyfiber, Dennis juga memiliki brand baju dan celana khusus olahraga @positivewear.id

Tak hanya aktif menjalankan usaha, Dennis juga produktif menulis buku motivasi berjudul Kerja Keras Dibayar Tunai!

Selain Dennis, pengisi acara lainnya yang turut hadir dalam acara ini antara lain pendiri komunitas Menjadi Manusia Adam Alfares Abednego, instagram expert sekaligus digital marketer Niko Julius, dan stand-up comedian Ridwan Remin.  

Dennis Hadi dan Adam Alfares mengisi sesi industri kreatif. Keduanya  memberikan wawasan dan motivasi kepada para peserta

Sejumlah peserta pun mengaku terkesan dengan penyelenggaraan Ideanation 2020, baik dari sisi pembicara maupun topik yang dibahas. 

“Adam Alfares dari sisi pembahasan sociopreneur sangat berkesan. Aku jadi bisa lihat dari sudut pandang yang berbeda,” kata salah satu peserta dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (17/11/2020). 

Adapun talk show bersama Dennis Hadi ini juga memberikan kesan positif bagi peserta. Salah satu peserta mengaku baru menyadari bahwa Dennis memaksimalkan platform offline untuk menguatkan branding,  sedangkan platform  online menguatkan penjualan. 

“Di era kolaborasi ini bukan berarti kita hanya bermitra, melainkan juga duduk bersama dan saling mengemukakan pemikiran untuk memecahkan masalah,” ujar peserta lainnya. 

Dalam sesi workshop, Niko Julius mengangkat topik digital marketing. Sesi ini disambut antusias para peserta. 

Meski tergolong sebagai materi bisnis yang berbobot, peserta dapat memahaminya dengan mudah. 

“Ini sesi paling ngeluarin outcome banget sih, karena kan aku juga punya bisnis yang base-nya Instagram juga. So I’m glad it helps me a lot,” tambah peserta lain. 

Sebagai penutup acara, Ridwan Remin memotivasi generasi muda untuk memulai bisnis dari sekarang. Motivasi tersebut dibungkus dengan lawakan sehingga penonton bisa tergerak sekaligus terhibur. 

“Ini materinya sudah pernah diulang, tapi gue tetep aja ngakak sama Kak Ridwan,” respons salah satu peserta. 

Sebagai informasi, Ideanation berkolaborasi bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) untuk menggalang dana. Donasi ini akan diberikan kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. 

Setelah acara selesai, seluruh sesi Ideanation dapat ditonton kembali melalui platform Youtube akun Sekolah Bisnis IPB University.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau