Advertorial

Tips Parenting di Masa Pandemi, Begini Caranya agar Semakin Dekat dengan Anak

Kompas.com - 05/12/2020, 20:57 WIB
Menikmati tayangan bersama anak dengan Samsung Tab A7 (dok. Samsung) Menikmati tayangan bersama anak dengan Samsung Tab A7

KOMPAS.com – “Harta yang paling berharga adalah keluarga, istana yang paling indah adalah keluarga.” Penggalan lirik tersebut mungkin tak asing di telinga generasi 90-an.

Ya, lirik tadi berasal dari lagu pembuka sinetron legendaris Keluarga Cemara. Sinetron yang tayang pada 1990-an tersebut coba mengajarkan makna bahagia bersama keluarga.

Tak peduli apa pun kondisinya, kebahagian bersama keluarga adalah sebuah kemewahan dan momen tak tergantikan.

Makna tersebut memiliki relevansi dengan kondisi saat ini. Di tengah keadaan sulit akibat pandemi virus corona, ada hikmah tersendiri berupa banyaknya waktu berkumpul bersama keluarga.

Hal ini akan berdampak positif, terutama bagi anak yang sedang dalam masa pertumbuhan dan membutuhkan kehadiran orang tua.

Menurut penelitian berjudul “The Role of Parents In Early Childhood Learning 2014” yang dimuat dalam laman child-encyclopedia.com, hubungan anak dan orangtua memiliki pengaruh besar pada aspek perkembangan anak.

Jika hubungan itu dapat dibangun dengan optimal, dampaknya menjadi positif untuk anak. Ini akan berpengaruh pada harga diri, prestasi sekolah, perkembangan kognitif, dan perilaku anak.

Perlu diketahui, perkembangan keterampilan kognitif dan interaksi sosial dapat menjadi modal keberhasilan anak untuk proses belajarnya di sekolah.

Adapun gaya pengasuhan yang cocok untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal itu dikenal dengan sebutan pola asuh responsif.

Nah, masa pandemi ini menjadi kesempatan bagi orangtua untuk menghabiskan waktu dan mengajarkan berbagai hal baik kepada anaknya.

Agar anak mampu berkembang secara optimal, berikut ini kegiatan dan perilaku yang bisa dilakukan oleh orangtua.

Menjadi teladan baik

Anak, terutama yang berada di masa tumbuh kembang adalah peniru yang baik. Baginya, sosok orang tua adalah teladan. Karenanya, anak akan senantiasa meniru apa yang coba dilakukan oleh orangtuanya.

Maka dari itu, jika Anda ingin memiliki anak yang memiliki perilaku baik, peduli sesama dan bertanggung jawab, Anda harus mampu mencontohkan hal tersebut dalam bentuk perilaku sehari-hari.

Makan bersama

Mungkin bagi sebagian orang yang memiliki keterbatasan waktu, makan bersama jadi jarang dilakukan.

Banyaknya waktu yang tersedia selama di rumah saja seperti sekarang menjadi momen tepat untuk melakukan hal ini.

Sebagai informasi, momen makan bersama memiliki manfaat penting. Sebab, di saat itu, seluruh anggota keluarga dapat terhubung satu sama lain secara emosional.

Anda dapat menggunakan momen ini untuk lebih memahami anak dengan cara mendengarkan cerita mengenai aktivitasnya.

Family time

Family time atau meluangkan waktu khusus dengan berkegiatan bersama keluarga merupakan hal sederhana, tetapi bisa jadi sangat bermakna untuk anak.

Momen ini dapat membantu anak untuk belajar percaya diri dan bersosialisasi dengan lingkungan.

Di masa pandemi, orang tua bisa lebih banyak meluangkan waktu khusus bersama anak dengan kegiatan sederhana seperti, menonton tayangan favorit bersama, membuat prakarya, atau sekadar ngobrol santai ditemani kudapan favorit. Dengan begitu, orang tua akan memiliki kesempatan berkomunikasi lebih banyak dengan anak.

Komunikasi yang sehat dan rutin antara anak dan orangtua diharapkan dapat mengasah keberaniannya dalam berinteraksi ketika berada di luar rumah.

Memberi apresiasi

Ada banyak hal positif yang didapat anak ketika ia mendapatkan apresiasi. Selain membuatnya bahagia, anak akan merasa lebih percaya diri karena merasa dihargai.

Karenanya, ketika anak melakukan perbuatan baik, berikan apresiasi berupa hal yang menyenangkan baginya.

Ketika ia sudah belajar dengan giat dan mendapatkan hasil positif, misalnya, Anda dapat memberikannya reward dengan mengajaknya melakukan kegiatan seru seperti bermain game.

Anak-anak sekarang sangat suka bermain game yang ada di gadget. Nah, sesekali, Anda boleh menawarkannya sebagai reward. Meski demikian, bermain game juga perlu pantauan orang tua.

Jika ingin lebih tenang ketika anak bermain gadget, pilihlah yang memiliki fitur khusus anak seperti Samsung Tab A7.

Gadget ini memiliki fitur Samsung Kids yang memungkinkan orang tua dapat mengatur ekosistem di dalam gadget agar cocok untuk usia anak.

Dengan begitu, orang tua akan lebih tenang ketika anak menjelajahi dunia digital. Samsung Kids dapat pula berfungsi menjadi ruang kelas digital untuk anak bermain dan mengembangkan kreativitasnya.

Mencoba hal baru

Mengajarkan hal-hal baru kepada anak mampu membantunya menumbuhkan sikap keberanian. Hal ini, mengingat sebagian anak dalam masa pertumbuhan tidak memiliki rasa percaya diri untuk mencoba suatu hal yang belum pernah mereka lakukan.

Anda bisa mulai mengajarkan hal baru dengan memberikan referensi hal-hal yang ingin dicoba melalui Youtube.

Banyak hal yang dapat dipelajari melalui platform online tersebut, mulai dari belajar memasak, kesenian, hingga kegiatan seperti olahraga.

Agar lebih puas dalam mempelajarinya, gunakan juga Samsung Tab A7. Layar dari perangkat ini didesain premium dengan bezel tipis 10,5 mm sehingga ringkas jika ingin dibawa-bawa.

Selain itu, Tab A7 memiliki ukuran layar 10,4 inci dengan resolusi 2000×1200 piksel. Ini membuat kualitas gambar yang ditampilkan sangat jernih.

Anda juga akan dibantu oleh fitur Parental Control yang ada di tablet ini. Dengan fitur tersebut, orangtua dapat memantau aktivitas anak dan mengatur durasi pemakaian saat menggunakan tab tersebut.

Samsung Tab A7 membuat proses parenting jadi semakin menyenangkan. Selain dapat memantau penggunaannya, tab ini juga dilengkapi fitur Samsung Kids yang akan membantu mengasah kreativitas anak.

Yuk, manfaatkan waktu di rumah saja dengan anak sebagai momen bahagia dan mendekatkan diri dengannya. Dengan begitu, momen tersebut akan dikenang sebagai momen berharga dalam hidupnya.

Maka tak salah kalau lirik dari lagu tema Keluarga Cemara berisikan kalimat “Terima kasih Emak, terima kasih Abah. Untuk tampil perkasa bagi kami putra-putri yang siap berbakti,” sebagai rasa terima kasih anak yang sudah mendapatkan momen keluarga yang berharga sepanjang proses tumbuh kembangnya.