Advertorial

Membumikan Pancasila Lewat Lorong Waktu Si Aa

Kompas.com - 17/12/2020, 14:18 WIB

KOMPAS.com – Guna menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila kepada anak, Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menggandeng Rans Entertainment meluncurkan animasi Lorong Waktu Si AA.

Lorong Waktu Si AA bercerita tentang petualangan Aa yang diperankan oleh Rafathar dalam menembus lorong waktu untuk melihat langsung terjadinya sejarah dan budaya di Indonesia.

Kepala BPIP Yudian Wahyudi mengatakan, animasi ini dibuat dalam rangka mewujudkan amanat Presiden Joko Widodo.

"Saya kebetulan punya dua orang cucu yang sangat suka menonton animasi. Dengan adanya animasi Lorong Waktu Si AA, selain menghibur, mereka juga akan mendapat pengetahuan tentang nilai-nilai Pancasila," kata Yudian dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Rabu (16/12/2020).

Melihat Lorong Waktu Si AA punya tujuan positif, pemilik Rans Entertainment Raffi Ahmad optimistis bahwa animasi tersebut bakal efektif dalam memperkuat pemahaman tentang Pancasila.

Raffi mengatakan, anak juga bisa mengetahui tentang sejarah, budaya, dan adat di berbagai daerah di Indonesia.

"Lewat lorong waktu yang ada di film itu, Rafathar nantinya bisa pergi ke Bandung belajar tentang budaya dan sejarah Jawa Barat. Kemudian, pergi lagi ke Sumatra untuk mempelajari budaya dan sejarah setempat, bahkan bisa lompat ke tahun 1945 untuk tahu sejarah kemerdekaan Indonesia," jelas Raffi.

Rencananya, kata Raffi, Lorong Waktu Si AA akan tayang secara berseri pada platform digital, Sabtu (19/12/2020). Selain itu, tak menutup kemungkinan animasi tersebut bakal ditayangkan di televisi (TV) swasta.

"Bisa jadi nanti tayang di TV juga. Ini mengingat stasiun TV yang tengah bekerja sama dengan Rafathar menunjukkan ketertarikan karena menayangkan program sejenis, yaitu Si AA," katanya.

Agar nilai-nilai Pancasila bisa tersebar lebih luas, Raffi mengungkapkan bahwa pihaknya akan mengadakan lomba yang terkait Pancasila.

"Lomba ini bisa bersifat perorangan atau keluarga dengan teknis membaca teks Pancasila menggunakan pakaian adat daerah," terangnya.

Anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Doli Kurnia menyambut positif peluncuran animasi Lorong Waktu Si AA. Langkah sosialisasi nilai Pancasila dari BPIP ini dinilai tepat, mengingat anak-anak memang menyukai tontonan animasi.

"Kami dukung upaya membumikan Pancasila sejak dini di masyarakat untuk menguatkan kecintaan generasi muda terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)," kata Doli.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau