Advertorial

Disambut Antusias, Oppo Art Jakarta Virtual 2020 Diperpanjang Hingga Awal 2021

Kompas.com - 23/12/2020, 16:19 WIB

KOMPAS.com – OPPO Art Jakarta Virtual 2020 telah sukses digelar pada Oktober 2020 hingga November 2020. Sebanyak 800 karya seni telah dipamerkan kepada lebih dari 30.000 pengunjung.

Pameran seni virtual ini merupakan hasil kerja sama antara Art Jakarta dan OPPO Indonesia dalam menanggapi situasi pandemi Covid-19.

Seperti diketahui, pandemi Covid-19 membuat sejumlah kegiatan seni dan budaya tertunda. Pameran-pameran seni pun tidak dapat diselenggarakan karena adanya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Art Jakarta dan OPPO Indonesia menghadirkan OPPO Art Jakarta Virtual 2020 sebagai wadah para seniman untuk tetap melanjutkan karya serta memberi optimisme pada masyarakat. Selain itu, memastikan komunikasi dan kolaborasi di dalam komunitas seni tidak terputus.

Chief Creative Officer OPPO Indonesia Patrick Owen mengatakan, pihaknya bangga dapat bekerja sama dengan Art Jakarta menampilkan pengalaman pameran seni yang baru.

“Ini merupakan komitmen kami dalam mendukung industri seni dan kreatif agar pekerja seni tetap dapat menghadirkan karya-karya inspiratif,” ujarnya.

Kesuksesan OPPO Art Jakarta Virtual pada Oktober-November 2020 menyemangati kedua belah pihak, baik OPPO maupun Art Jakarta, untuk menggelar edisi keduanya.

Edisi kedua OPPO Art Jakarta Virtual 2020 dibuka pada Rabu (16/12/2020). Edisi kedua pameran virtual ini masih dapat “dikunjungi” hingga 15 Februari 2020 di akun Instagram @artjakarta.

OPPO Art Jakarta Virtual 2020 edisi kedua akan diisi dengan 400 karya baru setiap bulannya. Karya seni berasal dari 27 galeri seni di Indonesia dan 11 galeri dari mancanegara.

Beberapa galer peserta akan menampilkan pameran tunggal karya senimannya. Can’s Art Gallery menampilkan seniman dengan aliran pop surealis, Oky Rey Montha, CG Artspace akan menampilkan karya Justian Jafin, Puri Art Gallery akan menampilkan lukisan Sasya Tranggono, dan RUCI Art Space akan menampilkan karya Ruth Marbun.

Selain itu, pameran akan diselingi kegiatan seperti Art Talk, Artist’s Studio Visit, dan Collector’s Visit, dan Collector’s Collection—pameran karya yang dikurasi oleh kolektor dan pegiat seni.

“Kami, AGSI, sangat menyambut baik kegiatan OPPO Art Jakarta Virtual 2020 sebagai alternatif baru menyesuaikan kondisi pada saat ini. Kegiatan daring seperti ini merupakan langkah yang diperlukan oleh kami,” ujar Ketua Asosiasi Galeri Senirupa Indonesia Maya Sujatmiko.

Pada OPPO Art Jakarta Virtual 2020 edisi kedua, OPPO Indonesia bekerja sama dengan sepuluh seniman ternama Indonesia yaitu Aditya Novali, Agan Harahap, Agugn Prabowo, Arin Dwihartanto Sunaryo, Heri Dono, Mella Jaarsma, Naufal Abshar, R. E. Hartanto, Syagini Ratna Wulan, dan Uji “Hahan” Handoko melalui OPPO Find Art.

Karya digital dengan edisi terbatas dari ke sepuluh seniman ini dapat dibeli langsung oleh pengunjung OPPO Art Jakarta Virtual 2020 edisi kedua.

Di ruang pameran OPPO Find Art  juga akan hadir karya dari Agung Prabowo, Arin Dwihartanto Sunaryo, Naufal Abshar, RE Hartanto, dan Syagini Ratna Wulan.

Karya mereka yang berbentuk satu set karya orisinil dan ukiran di perangkat terbaru OPPO Find X2 akan dilelang dan hasilnya akan didonasikan kepada komunitas seniman Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau