Advertorial

Tinjau Satgas Nataru, Sejumlah Pejabta Pertamina Pastikan Layanan Tol Trans Jawa Berjalan Lancar

Kompas.com - 25/12/2020, 15:51 WIB
 Kunjungan kerja Direktur dan Komisaris Pertamina di sepanjang Tol Trans Jawa (Dok. Pertamina) Kunjungan kerja Direktur dan Komisaris Pertamina di sepanjang Tol Trans Jawa

KOMPAS.com - Sejumlah pejabat Pertamina melakukan peninjauan langsung layanan Pertamina oleh Satuan Petugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) di sepanjang Tol Trans Jawa sejak Kamis (24/12/2020) hingga Jumat (25/12/2020).

Mereka yang ikut melakukan peninjauan, di antaranya, Komisaris PT Pertamina (Persero) Condro Kirono dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Commercial &Trading Mas’ud Khamid.

Adapun beberapa lokasi yang dikunjungi adalah Rest Area KM 275, Rest Area KM 379, dan Rest Area 575.

Selain itu Tol Trans Jawa, Komisaris dan Direktur Pertamina juga meninjau salah satu unit operasi pendistribusian minyak di Jawa Tengah, yaitu Fuel Terminal Boyolali.

Pada sela-sela kunjungannya, Mas’ud Khamid mengatakan, sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang energi, Pertamina punya slogan ”Mendistribusi, Melayani, Mengedukasi dan Berbagi”. Ia pun menjabarkan makna di balik slogan itu.

“Pertamina Mendistribusi, artinya menjamin akan ketercukupan energi bagi masyarakat melalui produk-produk Pertamina, di antaranya BBM, LPG, Avtur dan lainnya,” tuturnya.

Kemudian, Pertamina Melayani berarti menyediakan pelayanan tambahan yang dijalankan Pertamina dalam masa Satgas Nataru seperti Pertashop, SPBU Modular, Mobil Siaga, Motorist, dan SPBU Kantong.

Lalu, Pertamina Mengedukasi dan Berbagi, artinya Pertamina berupaya dalam mengedukasi masyarakat untuk mengedepankan protokol Covid-19 dalam perjalanan.

“Selain itu, (kami) juga membagikan bingkisan kepada petugas SPBU Pertamina yang setia melayani masyarakat di masa libur Nataru dan bantuan lainnya,” jelas Mas’ud.

Membagikan bingkisan

Dalam kesempatan tersebut, Mas’ud beserta rombongan kunjungan kerja berkesempatan untuk membagikan bingkisan kepada petugas Pertamina yang secara simbolis diserahkan di SPBU Rest Area 379.

Selain itu, masuk dalam agendanya, penyerahan bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa renovasi gereja secara simbolis kepada Gereja Katolik Santo Lukas Gunung Payung di Kabupaten Temanggung dan Gereja Beth-El Tabernakel di Kabupaten Kendal.

“Bantuan ini kami berikan sebagai wujud kepedulian Pertamina dalam perayaan Natal 2020. Semoga bisa bermanfaat bagi jamaat dalam menjalankan kegiatan peribadatan,” kata Mas’ud.

Di sisi lain, Pejabat sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah, Marthia Mulia Asri mengatakan, Pertamina terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat pada masa Nataru, khususnya bagi yang ingin bepergian ke luar kota.

Untuk itu, sejumlah pelayanan tambahan di Tol Trans Jawa, khususnya yang berada di wilayah Regional Jawa Bagian Tengah sudah tersedia. Kini segala fasilitas dan layanan ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Saat ini (layanan sudah tersedia) di ruas tol A, yaitu Jakarta menuju Surabaya, terdapat SPBU regular di kilometer 379, 429, dan 519 serta di ruas tol B, yakni Surabaya menuju Jakarta di kilometer 519, 389, 360 dan 260,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga menambah layanan pengisian BBM berupa SPBU modular dan pertashop di 8 titik, yaitu di KM 252, 275, 456, dan 519 pada ruas A, serta KM 252, 294, 456 dan 519 pada ruas B.

Martha menambahkan, Pertamina juga telah menyiapkan Mobil Siaga dan Motoris untuk melayani masyarakat mengisi BBM dengan sistem pesan antar melalui aplikasi MyPertamina maupun Pertamina Call Center di nomor 135.

“Di sepanjang Tol Trans Jawa, kami sediakan tiga mobil siaga. Di antaranya, (ada) di pintu keluar tol Tegal, pintu keluar tol Weleri, dan pintu keluar tol Salatiga,” tambahnya.

Sementara itu, ada pula petugas pesan antar yang menggunakan sepeda motor. Jumlahnya mencapai 40 motoris untuk di luar jalan tol dan 7 motoris di dalam area tol.

“Layanan ini untuk memecah antrean di SPBU rest area,” sambungnya.

Kemudian, untuk menambah stok BBM di SPBU, Pertamina juga telah menyiapkan SPBU kantong dalam wujud mobil tanki yang disiagakan di sejumlah SPBU.

“Ada 47 SPBU kantong dengan kapasitas mobil tanki penuh sudah kami siagakan di titik-titik SPBU yang merupakan jalur mudik maupun area wisata yang berpotensi terjadi lonjakan kebutuhan,” ujar Marthia.