Advertorial

Jelang Libur Natal 2020, Pertamina Sebut Konsumsi BBM Naik hingga 400 Persen

Kompas.com - 28/12/2020, 19:35 WIB

KOMPAS.com – Memasuki periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Pertamina mencatat adanya kenaikan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di sepanjang jalur Tol Trans-Jawa.

Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, dan CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) Marthia Mulia Asri, selama periode 23-25 Desember 2020, konsumsi BBM tertinggi terdapat di dua SPBU Rest Area Tol arah Surabaya dengan angka mencapai 636 kiloliter (KL) per hari.

“Konsumsi BBM di SPBU KM 379 A mencapai 192 KL per hari. Angka tersebut meningkat lebih dari 400 persen dari angka di awal Desember hanya 40 KL per hari. Peningkatan yang sama juga terjadi di KM 429 A, dari semula 50 KL per hari menjadi 212 KL per hari atau lebih dari 400 persen,” ungkap Marthia, dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Senin (28/12/2020).

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa kenaikan konsumsi secara spesifik terdapat pada produk gasoline yakni Pertamax Turbo dan Pertamax.

“Konsumsi Pertamax Turbo meningkat hingga 80 persen. Sebelumnya di bulan November hanya berkisar 9 KL per hari, kali ini mencapai 16 KL per hari. Sementara Pertamax peningkatannya sebesar 51 persen atau dari konsumsi sebelumnya sebesar 44 KL per hari menjadi 67 per hari,” ujar Marthia.

Kenaikan konsumsi ini disebut Marthia sebagai imbas dari perjalanan jauh di masa liburan panjang sekaligus menjadi bentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya penggunaan BBM berkualitas selama perjalanan.

“Masyarakat sudah mulai sadar akan produk BBM yang berkualitas dan sesuai untuk mesin kendaraan dengan teknologi saat ini, yaitu RON 98 untuk Pertamax Turbo dan RON 92 untuk Pertamax,” tambahnya.

Selain kenaikan pada jenis gasoline, BBM jenis gasoil juga ikut mengalami kenaikan konsumsi yang signifikan, terutama pada produk Pertamina Dex dan Dexlite.

“Pertamina Dex meningkat sebesar 119 persen dari semula 12 KL per hari menjadi 27 KL per hari. Sementara, Dexlite meningkat dari 6 KL per hari menjadi 11 KL per hari,” terang Marthia.

Marthia menambahkan, setidaknya terdapat beberapa manfaat yang akan dirasakan pemilik kendaraan saat menggunakan kedua varian tersebut. Di antaranya, performa mesin yang prima dan kadar gas emisi yang lebih rendah.

“Tidak hanya meningkatkan performa mesin kendaraan, pemilihan Pertamax Series dan Dex Series juga memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas lingkungan, karena kadar gas buang emisi yang dihasilkan lebih sedikit,” tambahnya lagi.

Kian diminati semenjak pandemi

Jika merunut dari masa sebelum pandemi, Martha menyebut bahwa pemilihan BBM jenis gasoline dan gasoil berkualitas di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta cukup mengalami kenaikan yang signifikan.

“Untuk jenis gasoline, Pertamax Turbo meningkat hampir 200 persen. Pada Januari-Februari lalu, (konsumsi) sebanyak 56 KL per hari, kali ini sudah berada di angka 166 KL per hari. Produk Pertamax juga meningkat hingga 15 persen, sebelumnya 2.517 KL per hari, naik menjadi 2.916 KL per hari,” terang Marthia.

Kondisi serupa juga turut terjadi untuk varian BBM Pertamina Dex dan Dexlite.

“Pertamina Dex meningkat melebihi 80 persen, semula hanya 66 KL per hari. Namun saat ini, sudah mencapai 123 KL per hari. Sementara, Dexlite meningkat 25 persen, (dari) semula 104 KL per hari menjadi 130 KL per hari,” ujarnya.

Guna mendukung kesadaran masyarakat untuk beralih menggunakan BBM berkualitas selama periode liburan, Pertamina akan terus memberikan edukasi seputar pentingnya menggunakan bahan bakar yang sesuai dengan spesifikasi mesin kendaraan, baik untuk BBM jenis gasoline maupun jenis gasoil.

“Terlebih menjelang libur tahap kedua, yaitu jelang pergantian tahun,” tutur Marthia.

Harga khusus melalui aplikasi

Tidak hanya memberikan pelayanan prima melalui cabang SPBU, Pertamina juga turut memberikan promosi harga melalui pembelian via aplikasi MyPertamina.

Promosi ini mencakup produk-produk BBM, seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex.

“Untuk pelanggan yang bertransaksi melalui aplikasi MyPertamina akan lebih hemat Rp 250 untuk setiap liternya,” kata Marthia.

Melalui transaksi nontunai lewat aplikasi, masyarakat juga dapat menikmati promo ini hingga akhir Desember 2020.

“Masyarakat bisa memanfaatkan program di masa libur ini karena berlaku hingga 31 Desember 2020,” ujarnya lagi.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang informasi, layanan pesan antar, serta kritik dan saran, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau