Advertorial

Libur Panjang Akhir Tahun, Konsumsi Bahan Bakar Berkualitas Milik Pertamina Meningkat Tajam

Kompas.com - 29/12/2020, 18:32 WIB

KOMPAS.com - Konsumsi bahan bakar minyak (BBM) Pertamina beroktan tinggi mengalami peningkatan signifikan di wilayah Sulawesi selama libur Natal 2020.

Berdasarkan data internal Pertamina, banyak masyarakat Sulawesi memilih untuk menggunakan BBM berkualitas dengan oktan tinggi.

BBM berjenis Pertamax, misalnya, mengalami peningkatan konsumsi sebesar 46 persen pada Rabu (23/12/2020) dan 40 persen pada Kamis (24/12/2020).

Unit Manager Communication Rel dan CSR MOR VII Laode Syarifuddin Mursali menjelaskan, peningkatan juga terjadi pada BBM berkualitas lainnya. Pada H-1 perayaan Natal, BBM jenis Pertalite naik sebesar 31 persen dari konsumsi harian normal.

“Kemudian, Pertamax Turbo naik di atas 5 persen dan Dexlite naik signifikan hingga tembus di atas 70 persen,” ujar Laode melalui rilis resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (29/12/2020).

Selain itu, peningkatan tersebut juga terjadi di beberapa destinasi wisata di Sulawesi. Toraja, misalnya. Konsumsi Pertamax di daerah tersebut meningkat hingga 72 persen dari konsumsi normal harian.

 “Sulawesi Utara memiliki banyak destinasi wisata. Konsumsi Pertamax naik di atas normal selama masa libur Natal dari 23–25 Desember yang sampai tembus hingga 94 persen atau hampir dua kali lipat dari konsumsi harian biasa. Bahkan, Pertamax Turbo naik 129 persen dari konsumsi normal,” tambahnya.

BBM berkualitas untuk perjalanan jauh

Laode menjelaskan, tingginya kebutuhan pemudik akan BBM berkualitas dan ramah lingkungan merupakan fenomena menarik. Ini artinya, pengendara menginginkan kendaraan prima agar dapat bepergian jauh.

Sebagai informasi, Pertamax Turbo memiliki research octane number (RON) 98 dan Pertamax dengan RON 92 untuk kendaraan mesin bensin. Sementara itu, Pertamina Dex dengan cetane number (CN) 53 untuk kendaraan mesin diesel. BBM tersebut membuat pembakaran pada mesin kendaraan lebih sempurna dan efisien.

 “Penggunaan Pertamax Series dan Dex Series cocok untuk perjalanan jauh karena keunggulannya, mesin menjadi lebih dingin, irit bahan bakar (efisiensi), keawetan mesin, dan meningkatkan performa mesin serta ramah lingkungan,” terangnya.

Salah satu pelanggan Pertamina, Maulana, yang ditemui di SPBU 7491802 Jl Poros Makale Rantepao, Toraja merasakan sendiri manfaat BBM berkualitas Pertamina.

“Untuk perjalanan jauh, saya pakai Pertamax. Sebab, lebih bertenaga dan irit jadi tidak khawatir selama di perjalanan. Alhamdulillah, mobil Freed saya ini belum ada kendala berarti selama memakai Pertamax,” ujarnya.

Hal senada juga diungkapkan konsumen lainnya Adi Putra Mokoginta. Ia bahkan menganjurkan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan jauh untuk menggunakan Pertamax

"Saya anjurkan untuk mengisi Pertamax. Mobil semakin irit dan tarikan semakin enteng," ungkap pria yang juga Ketua Komunitas Toyota Agya Club Manado ini.

Siaga menyambut libur Natal dan Tahun Baru

Pertamina Regional Sulawesi sudah mempersiapkan pasokan BBM sejak awal Desember 2020 untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi bahan bakar menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

Pertamina menyiagakan satu unit Mobile Dispenser di Makassar, tujuh titik SPBU Kantong di daerah Toraja, dan menyiapkan Motor Kemasan (PDS) sebanyak 22 titik yang tersebar di Sulawesi.

Dok. Pertamina Dok. Pertamina

Selain memastikan stok BBM, Pertamina juga memberikan promo menarik kepada pelanggannya.

Sampai dengan Kamis (31/12/2020), masyarakat bisa mendapat potongan harga bensin sebesar Rp 250 per liter untuk pembelian Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite dengan menggunakan aplikasi My Pertamina.

Apabila masyarakat memerlukan informasi terkait produk Pertamina ataupun membutuhkan pemesanan produk BBM, LPG, dan Pelumas Pertamina, Pertamina membuka layanan pelanggan melalui Pertamina Call Center 135.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau