Advertorial

Pertamina Jateng-DIY Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Selama Masa PPKM Jawa-Bali 2021

Kompas.com - 13/01/2021, 14:18 WIB
 PT Pertamina wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan BBM dan LPG akan tetap aman selama masa PPKM 11-25 Januari 2021. (DOK. PT Pertamina Persero) PT Pertamina wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan BBM dan LPG akan tetap aman selama masa PPKM 11-25 Januari 2021.

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LPG) aman sepanjang pelaksanaan penerapan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali pada 11-25 Januari 2021.

Pejabat Sementara (Pjs) Unit Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Marthia Mulia Asri mengatakan, pihaknya juga akan memperketat protokol kesehatan (prokes) di seluruh fasilitas Pertamina.

“Khusus di wilayah operasi Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), ketahanan stok produk kami per 10 Januari sebelum PPKM adalah hingga 11 hari untuk BBM bersubsidi, sementara produk BBM nonsubsidi hingga 16 hari,” ujar Marthia dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (13/1/2021).

Selain itu, Marthia menjelaskan, konsumsi BBM sebelum masa PPKM di Jawa Tengah dan DIY untuk produk gasoline mencapai angka 11.656 kiloliter (kl) per hari.

“Sedangkan, gasoil mencapai 4.869 kl per hari dan LPG berada di angka 4.232 metrik ton (MT),” jelas Marthia.

Marthia memaparkan, meski konsumsi BBM sempat mengalami kenaikan pada libur panjang Natal dan Tahun Baru, stok BBM dan LPG dijamin akan tetap aman.

“Kami juga sudah menyelesaikan masa Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 10 Januari lalu,” imbuhnya.

Marthia menambahkan, selain mengamankan stok, Pertamina juga kembali melakukan pengetatan protokol Covid-19, khususnya di fasilitas publik yang dimiliki Pertamina.

Selama pandemi Covid-19, sambung Marthia, pihak stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Pertamina rutin melakukan penyemprotan disinfektan.

“Selain itu, kami menekankan prosedur dan kelengkapan untuk mengenakan masker, sarung tangan, dan face shield. Kami juga selalu menyediakan tempat cuci tangan,” paparnya.

Lebih lanjut, Marthia menjelaskan, Pertamina terus mengimbau konsumen dan pelanggan setianya untuk disiplin menerapkan prokes di berbagai SPBU dan fasilitas Pertamina lainnya.

Konsumsi BBM dan LPG di daerah PPKM

 PT Pertamina wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan BBM dan LPG akan tetap aman selama masa PPKM 11-25 Januari 2021. (DOK. PT Pertamina Persero) PT Pertamina wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memastikan persediaan BBM dan LPG akan tetap aman selama masa PPKM 11-25 Januari 2021.

Marthia menyebut, terdapat beberapa daerah operasi Pertamina yang mengikuti aturan PPKM.

Untuk wilayah Jawa Tengah, daerah yang dikenakan PPKM adalah Semarang Raya, Solo Raya, dan Banyumas Raya.

“Wilayah Semarang Raya terdiri dari Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kota Salatiga, Kabupaten Kendal, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Grobogan,” katanya.

Mathia melanjutkan, untuk wilayah Semarang Raya, rata-rata konsumsi harian BBM produk gasoline sebelum PPKM berada di angka 2.219 kl per hari.

“Untuk produk gasoil, tingkat konsumsi hariannya sebesar 1.194 kl per hari dan LPG berada di angka 781 MT per hari,” terang Marthia.

Sementara itu, wilayah Solo Raya yang terdiri dari Kota Surakarta, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Boyolali, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Klaten, dan Kabupaten Wonogori, mencatat tingkat konsumsi harian yang tidak jauh berbeda.

“Rata-rata konsumsi harian di Solo Raya sebelum PPKM, di antaranya BBM jenis gasoline berada di angka 2.211 kl per hari,” ungkapnya.

Marthia melanjutkan, tingkat konsumsi harian BBM jenis gasoil berada di angka 872 kl per hari, dan konsumsi harian LPG berada di angka 799 MT per hari.

Terakhir, di wilayah Banyumas Raya, tingkat konsumsi harian BBM jenis gasoline berada di angka 1.567 kl per hari.

“(Konsumsi) yang jenis gasoil sendiri berada di angka 548 kl per hari dan LPG sebesar 629 MT per hari,” sambungnya.

Sebagai catatan, wilayah yang termasuk Banyumas Raya adalah Kabupaten Banyumas, Kabupaten Purbalingga, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Banjarnegara, dan Kabupaten Kebumen.

Dalam kesempatan yang sama, Marthia menuturkan, pihaknya akan tetap menyiagakan dan memonitor stok BBM dan LPG di daerah yang menjalankan PPKM.

“Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi seputar produk dan layanan dari Pertamina, bisa menghubungi Pertamina Call Center di nomor 135 atau melalui aplikasi MyPertamina atau website www.pertamina.com,” jelasnya.