Advertorial

Orangtua Perlu Tahu, Ini 5 Cara Efektif yang Bisa Dilakukan Anak Saat Belajar dari Rumah

Kompas.com - 15/01/2021, 10:53 WIB
 Orangtua memiliki peran penting dalam membimbing anak belajar dari rumah. (DOK. iSTOCKPHOTO) Orangtua memiliki peran penting dalam membimbing anak belajar dari rumah.

KOMPAS.com – Bagi sebagian anak, kegiatan pembelajaran jarak jauh (PJJ) terasa membosankan. Tidak adanya tatap muka dengan guru untuk bertanya secara langsung terkait pelajaran atau teman belajar kelompok untuk berdiskusi menjadi beberapa alasannya.

Selain itu, sekolah dari rumah juga terkadang menyita waktu karena tidak adanya jadwal khusus yang memisahkan waktu belajar, bermain, dan istirahat. Alhasil, PJJ jadi kurang efektif.

Sebagai orangtua, ada baiknya Anda mulai mencari cara untuk membuat kegiatan belajar anak di rumah lebih efektif. Untuk referensi, berikut Kompas.com ulas lima cara yang bisa Anda terapkan.

  1. Buat kelompok belajar

Saat belajar dari rumah, sebagian besar pelajar mungkin merindukan bercengkerama dengan teman sekelas. Tak hanya itu, interaksi dengan teman biasanya juga dimanfaatkan sebagai ajang diskusi dan belajar bersama.

Untuk menghadirkan suasana itu, sebaiknya beri saran kepada anak untuk membuat kelompok belajar dalam lingkup kecil. Kegiatan diskusi pun bisa dilakukan secara virtual dengan video call. Dengan belajar bersama, mungkin anak akan lebih bersemangat menuntut ilmu.

  1. Jaga komunikasi dengan guru

Meskipun belajar dari rumah, menjaga komunikasi dengan guru jadi hal wajib. Sebagai orangtua, Anda harus sering berkonsultasi dengan guru tentang perkembangan belajar anak di rumah.

Tak hanya itu, Anda juga bisa memberi saran kepada anak untuk selalu berkomunikasi dengan guru bila menemukan kesulitan dalam memahami pelajaran atau tugas yang diberikan. Dengan komunikasi yang baik, proses belajar pun akan semakin efektif.

  1. Manfaatkan teknologi

Di era digitalisasi, kehadiran teknologi dapat membantu kegiatan PJJ. Namun, terkadang tak sedikit pelajar yang memiliki hambatan dalam melakukan kegiatan tersebut.

Kamera smartphone yang beresolusi rendah, memori internal yang terlalu sedikit, atau baterai yang tidak tahan lama merupakan beberapa contoh masalah yang kerap ditemui.

Untuk itu, sebaiknya gunakan smartphone yang memiliki spesifikasi andal untuk menunjang belajar anak dari rumah, seperti yang dimiliki Samsung Galaxy A11.

Pasalnya, Samsung Galaxy A11 memiliki kapasitas RAM 3 GB dan ditenagai prosesor Snapdragon 450 Octa-Core berkecepatan hingga 1,8 Ghz. Dengan spesifikasi ini, kendala smartphonengelag saat melakukan video call atau membuka aplikasi belajar akan sukar ditemui.

Selain itu, smartphone yang dibanderol dengan harga Rp 1 jutaan untuk pelajar ini juga dilengkapi memori internal dengan kapasitas 32 GB dan bisa ditambahkan memori eksternal sebesar 512 GB.

Kapasitas tersebut sudah lebih dari cukup untuk menyimpan berbagai data pembelajaran, seperti video, foto, infografik, atau e-book.

Samsung Galaxy A11 juga dilengkapi kamera depan beresolusi 8 MP (f/2.0) dan tiga buah kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13 MP, kamera ultra wide 5 MP, serta kamera depth sensor 2 MP.

Kelebihan lainnya, Samsung Galaxy A11 memiliki layar berukuran 6,4 inci dengan resolusi HD Plus. Dengan spesifikasi ini, pandangan layar akan semakin lebar sehingga nyaman saat melakukan tatap muka secara virtual.

Terakhir, smartphone ini memiliki baterai berkapasitas 4.000 mAh dengan pengisian daya cepat sebesar 15 watt. Pengguna pun tak perlu waswas kehabisan daya baterai saat melakukan video call karena bisa diisi ulang dengan cepat.

Dengan berbagai fitur dan spesifikasi yang ditawarkan, harga Galaxy A11 mulai Rp 1.899.000 dengan harga yang sangat terjangkau. Mempertimbangkan seberapa sering Samsung Online Store resmi memiliki penawaran & penawaran pada produknya, Galaxy A11 adalah smartphone yang sangat berharga.

Berkat berbagai teknologi andalnya, Samsung Galaxy A11 pun masuk menjadi salah satu nominasi pada kategori “Smartphone dengan Harga Terjangkau untuk Sekolah Dari Rumah (SFH)” di ajang Pop ID.

  1. Atur jadwal harian

Cara selanjutnya yang bisa orangtua lakukan adalah membuat jadwal untuk anak secara teratur. Meskipun belajar di rumah, tak semestinya anak harus terus-menerus belajar dan mengerjakan tugas.

Berikan pula porsi waktu untuk bermain, berolahraga, melakukan aktivitas hobi, makan, dan istirahat agar pikiran tetap fresh dan kesehatan anak tetap terjaga.

  1. Mendekorasi tempat belajar

Agar belajar jadi lebih menyenangkan, Anda juga bisa mendekorasi ruang belajar anak jadi lebih nyaman. Pastikan meja belajar yang digunakan cukup luas dan rapi. Selain itu, gunakan pula kursi yang nyaman.

Sebagai tambahan, letakkan aksesori pendukung, seperti tanaman hias atau akuarium kecil sebagai penyejuk ruangan.

Dengan cara-cara tersebut, diharapkan kegiatan anak dalam mengikuti pembelajaran dari rumah jadi lebih menyenangkan dan efektif.