Advertorial

Peduli Korban Longsor Sumedang, Pertamina Salurkan Bantuan LPG dan BBM Dexlite

Kompas.com - 16/01/2021, 14:21 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) Regional Jawa Bagian Barat memberikan bantuan 60 tabung liquefied petroleum gas (LPG) Bright Gas 12 kilogram (kg) untuk posko dapur umum korban bencana tanah longsor di Desa Cihanjuang, Kabupaten Sumedang.

Bantuan tersebut diserahkan pada Rabu (13/1/2021), di Posko Gabungan Penanggulangan Bencana Alam Cimanggung, di Gedung SMAN 1 Cimanggung.

Sementara itu, bantuan BBM jenis Dexlite disalurkan mulai Kamis (14/1/2021), untuk operasional empat hari kerja alat berat ekskavator. Alat ini nantinya digunakan untuk proses pencarian dan evakuasi korban longsor.

Dalam acara penyerahan bantuan, Pertamina diwakili Sales Branch Manager Rayon III Bandung Faris Aceriza. Sementara itu, pihak penerima diwakili Asisten Sekretaris Daerah Bidang Administrasi Sumedang Nasam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dilanda bencana tanah longsor, Sabtu (9/1/2021).

Selain pengungsi, dapur umum tersebut juga memberikan pelayanan kepada para personil Tim Search and Rescue (SAR). Mereka terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Tentara Republik Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Sumedang.

Dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com Jumat (15/1/2021), Manager Communication, Relations, and Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Bagian Barat, Eko Kristiawan mengatakan, Pertamina turut prihatin dan peduli atas bencana yang menimpa warga Kecamatan Cimanggung.

“Kami berharap, pasokan tabung LPG dapat mendukung penyiapan makanan bagi para pengungsi dan Tim SAR yang saat ini masih bekerja melakukan pencarian korban,” ujar Eko.

Lebih lanjut, Eko mengatakan, pihaknya akan senantiasa memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. Termasuk menyuplai energi untuk mendukung kebutuhan utama proses evakuasi.

Eko menurutkan, selama masa tanggap darurat di Kecamatan Cimanggung, Pertamina memastikan pasokan BBM dan LPG tetap aman.

“Karena pangkalan Pertamina di Sumedang tidak ikut terdampak longsor, maka pasokan BBM dan LPG masih tetap aman,” kata Eko.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau