Advertorial

Kalsel Dilanda Banjir Bandang, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Kalsel Aman

Kompas.com - 16/01/2021, 19:25 WIB

KOMPAS.com – Pertamina melalui Marketing Operation Region (MOR) VI Kalimantan memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquified petroleum gas (LNG)di Kalimantan Selatan (Kalsel) tersedia meskipun sedang dilanda bencana banjir bandang.

Seperti diberitakan sebelumnya banjir bandang melanda sejumlah daerah di Kalsel sejak 4 hari lalu. Dampaknya sejumlah infrastruktur mengalami kerusakan, seperti jembatan putus, jalanan tergenang air dengan volume tinggi sehingga mengakibatkan kegiatan perekonomian terhenti.

Agar stok SPBU di Kalsel tetap terjaga, Pertamina mengalihkan distribusi BBM dari Integrated Terminal Banjarmasin ke Fuel Terminal Pulang Pisau dan Fuel Terminal Kotabaru. Hal ini dilakukan karena beberapa akses distribusi di beberapa titik terendam banjir.

Sebagai langkah antisipasi, Unit Manager Communication Relation dan CSR Pertamina Kalimantan, Susanto August Satria mengatakan pihaknya menambah pasokan BBM di Kalsel.

Pasokan BBM yang ditambah yakni untuk Terminal Bahan Bakar Minya (TBBM) Pulang Pisau sebanyak 48 kiloliter atau 8 persen dan 78 kiloliter atau 11 persen untuk TBBM Kota Baru.

Terlihat beberapa truk Pertaminan mengangkut liquified petroleum gas (LNG) di Kalimantan Selatan (kalsel). Pertamina memastikan stok BBM dan LNG di Kalsel aman meski dilanda banjir bandang (DOK. Pertamina) Terlihat beberapa truk Pertaminan mengangkut liquified petroleum gas (LNG) di Kalimantan Selatan (kalsel). Pertamina memastikan stok BBM dan LNG di Kalsel aman meski dilanda banjir bandang

Sementara itu , untuk layanan SPBU, Pertamina memastikan sebanyak 111 SPBU di Kalsel tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan BBM masyarakat setempat.

Tidak hanya BBM, penambahan pasokan LNG juga dilakukan. Pertamina menambah 78 metrik ton (26.000 tabung) pengiriman LNG dari Depot LPG Balikpapan ke Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) di Kabupaten Tanah Laut dan Tanah Bumbu. Jumlah ini naik 18,6 persen dari penyaluran normal.

Karena itu, Satria mengimbau masyarakat setempat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying produk Pertamina,terutama LPG 3 kilogram (kg). Ia menjamin stok di Depot LPG Mini di Kalsel aman.

“Sebanyak 74 agen dan 1.620 pangkalan tetap beroperasi untuk memastikan kebutuhan LPG di Kalsel aman,” tutur Satria.

Satria meminta masyarakat melapor melalui call center Pertamina 135 atau email ke pcc@pertamina.com, jika menemui terhambatnya penyaluran BBM dan LPG di lapangan.

Sementara itu, lanjut dia, untuk membantu kebutuhan masyarakat terdampak banjir, Pertamina juga terus berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencada Daerah (BPBD) setempat.

Ia memastikan Pertamia melalui program Pertamina Peduli akan memberikan bantuan yang dibutuhkan saat ini di lokasi bencana.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau