Advertorial

Pastikan Stok LPG Aman, Pertamina Pasok 43.300 Tabung Tambahan untuk Sulbar

Kompas.com - 17/01/2021, 16:56 WIB
 Pihak Pertamina menjamin ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat terdampak gempa di dua kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar). Penyiagaan LPG ini telah dilakukan sejak Jumat (15/1/2021) lalu. (DOK. Humas PT Pertamina). Pihak Pertamina menjamin ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat terdampak gempa di dua kabupaten di Sulawesi Barat (Sulbar). Penyiagaan LPG ini telah dilakukan sejak Jumat (15/1/2021) lalu.

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan liquefied petroleum gas (LPG) bagi masyarakat terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar).

Pertamina bahkan telah menyiagakan penambahan pasokan LPG 3 kilogram (kg) hingga sebesar 130 metrik ton (MT) atau sekitar 43.300 tabung untuk masyarakat di sekitar lokasi terdampak sejak Jumat (15/1/2021) lalu.

Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations PT Pertamina Agus Suprijanto mengatakan, pihaknya telah menyiapkan pula tambahan 10 mobil tangki LPG untuk bersiaga di sekitar lokasi bencana.

“Penambahan 10 mobil tangki LPG ini akan membantu meningkatkan stok LPG 3 kg sebesar 100 persen dari rata-rata normal harian, yaitu sebesar 65 MT,” ujar Agus seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (17/1/2021).

Di samping itu, Agus menerangkan, Pertamina telah menyiapkan satu stasiun pengisian dan pengangkutan (SPPBE) bulk Elpiji (LPG) dan enam agen LPG 3 kg di Kabupaten Mamuju.

“Begitu pula pelayanan tiga agen LPG 3 kg di Kabupaten Majene yang tetap beroperasi secara normal,” jelasnya.

Adapun untuk sarana dan fasilitas (sarfas) beserta agen, lanjut Agus, tetap akan menyediakan pelayanan seperti biasa.

“Termasuk 207 pangkalan LPG 3 kg di Mamuju dan 162 LPG 3 kg di Majene. Sampai saat ini, stok kami terpantau aman,” kata Agus.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, Pertamina akan terus mengamankan distribusi LPG di wilayah terdampak bencana dengan memperkuat pasokan dari Depot LPG Donggala dan Integrated Terminal Makassar.

“Kami juga akan terus memantau situasi terkini dan berkoordinasi dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan aparat terkait untuk memastikan penyaluran LPG berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Untuk informasi terkait pelayanan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, masyarakat dapat menghubungi call center Pertamina 135.