Advertorial

5 Hal Ini Wajib Diketahui Orangtua Saat Dampingi Anak Belajar dari Rumah

Kompas.com - 20/01/2021, 22:10 WIB
 Ilustrasi belajar di rumah bersama anak (Dok. Shutterstock) Ilustrasi belajar di rumah bersama anak

KOMPAS.com - Memasuki semester ganjil tahun ajaran 2020/2021, sistem pembelajaran jarak jauh (PJJ) masih dilakukan secara daring. Hal ini lantaran pandemi Covid-19 belum berakhir.

Saat menjalani PJJ, orangtua memiliki peran penting dalam memantau progres pendidikan anak.

Orangtua pun harus memastikan agar anak dapat mengikuti PJJ dengan baik.

Agar proses belajar di tengah pandemi tetap efektif, orangtua perlu memahami lima hal penting berikut saat mendampingi anak belajar di rumah.

  1. Jalin komunikasi dengan anak

Menjalin komunikasi yang intensif dengan buah hati sangat penting saat mendampingi anak belajar dari rumah.

Hal itu bisa dimulai dengan mengobservasi kondisi anak untuk memahami apa yang dirasakannya selama belajar dari rumah. Dengan demikian, orangtua dapat mengetahui beban dan emosi mereka.

Setelah memperhatikan sikap anak, ajaklah mereka berkomunikasi. Bahas dan diskusikan apa saja kendala yang mereka temui saat proses belajar, termasuk pelajaran apa yang mereka sukai.

Gunakan intonasi yang lembut dan ramah saat berkomunikasi. Pasalnya, belajar dari rumah bukan hal mudah bagi anak.

Jalinan komunikasi yang bagus dapat membangun bonding atau ikatan antara orangtua dan anak. Proses belajar dari rumah pun bisa terasa menyenangkan.

  1. Kerja sama dengan pasangan

Bekerja sama dengan pasangan menjadi salah satu cara terbaik untuk mendampingi anak belajar dari rumah. Kedua orangtua bisa saling terlibat dengan cara membagi tugas di tengah kesibukan masing-masing.

Ibu dan ayah perlu membuat kesepakatan dalam mendampingi anak menjalani PJJ. Tentukan jadwal pendampingan yang disesuaikan dengan aktivitas harian sehingga bisa membimbing secara bergantian.

  1. Konsultasi dengan guru

Komunikasi yang lancar antara orangtua dan guru merupakan salah satu kunci sukses anak belajar dari rumah.

Orangtua bisa mulai untuk menjalin komunikasi dengan guru. Diskusikan saja apabila menemui kendala saat mendampingi anak belajar dari rumah. 

Jangan sampai komunikasi dengan guru hanya sebatas menanyakan apa saja tugas sekolah untuk anak.

Mencoba proaktif dengan bertanya pada guru tentang kebiasaan belajar si anak saat di kelas serta meminta saran cara efektif mendampingi anak belajar dari rumah akan menjadi insight bagi orangtua untuk melakukan pendampingan yang tepat.

  1. Atur jadwal

PJJ yang telah berlangsung hampir sepuluh bulan bisa membuat anak mengira sedang libur panjang. Pemahaman ini bisa membuat motivasi anak untuk belajar jadi menurun.

Karena itu, orangtua perlu menerapkan jadwal aktivitas harian untuk buah hati dan melibatkan mereka dalam menyusun jadwal tersebut. Cara ini bisa membuat anak lebih mudah menerima dan mengikuti jadwal yang telah disepakati.

Misalnya, orangtua bisa meminta pendapat pada anak tentang pukul berapa ia mau bangun tidur, mandi, belajar, makan, istirahat, dan bermain. Buat kesepakatan dengan anak perihal jadwal tersebut dan beri arahan agar ia menjalaninya secara teratur.

  1. Lengkapi kebutuhan belajar anak

Kelengkapan sarana juga salah satu yang harus diperhatikan orangtua. Tanpa dukungan fasilitas yang tepat, proses belajar dari rumah yang dijalani si kecil jadi tak maksimal.

Adapun dua kebutuhan penting selama menjalani PJJ adalah internet dan gadget. Keberadaan internet yang cepat dan stabil dapat memperlancar PJJ melalui platform video conference.

Begitu pula dengan gadget. Perangkat ini merupakan sarana penting yang harus disiapkan orangtua. Untuk menunjang belajar anak dari rumah, orangtua perlu menyiapkan smartphone yang mumpuni. Samsung Galaxy A11, misalnya.

Smartphone yang baru diluncurkan pada pertengahan 2020 ini menawarkan berbagai fitur andal agar belajar dari rumah yang dilakukan anak lebih maksimal.

Untuk mendukung konferensi video, Samsung Galaxy A11 sudah memiliki kamera depan mumpuni dengan resolusi sebesar 8 MP (f/2.0).

Kamera depan tersebut juga ditunjang oleh layar luas dengan bentang 6,4 inci dan resolusi HD Plus. Dengan spesifikasi kamera dan layar ini, konferensi video bisa dilakukan dengan nyaman karena gambar yang dihasilkan jernih dan layarnya luas.

Melengkapi kamera depan, Samsung membenamkan tiga buah kamera belakang yang terdiri dari kamera utama 13 MP, kamera ultra wide 5 MP, dan kamera depth sensor 2 MP. Tiga kamera ini dapat menghasilkan foto dan video bagus untuk kebutuhan mengirimkan tugas maupun aktivitas harian anak saat PJJ.

Dari segi performa juga tak main-main. Galaxy A11 memiliki kapasitas RAM 3 GB dan didukung dengan chipset Snapdragon 450 Octa-Core berkecepatan hingga 1,8 Ghz.

Dengan spesifikasi tersebut, anak dapat mengakses berbagai aplikasi penunjang pembelajaran online dengan lebih lancar.

Selain itu, Galaxy A11 punya kapasitas memori internal yang cukup lapang, yakni 32 GB. Bahkan, pengguna bisa menambah ruang penyimpanan dengan kartu microSD hingga 512 GB.

Dengan begitu, anak dapat menyimpan berbagai data, seperti foto, video, dan e-book pembelajaran lebih banyak.

Dari sisi daya, Galaxy A11 dilengkapi baterai berkapasitas 4.000 mAh dan sudah didukung fast charging 15 watt. Dengan kapasitas tersebut, orangtua tak lagi khawatir kehabisan baterai saat anak sedang mengikuti kelas secara online.

Dengan berbagai fitur-fitur canggih tersebut, harga Galaxy A11 sangat terjangkau, yakni mulai Rp 1.899.000.

Mempertimbangkan seberapa sering Samsung Online Store resmi memiliki penawaran dan penawaran pada produknya, Galaxy A11 adalah smartphone yang sangat berharga. Tak heran apabila Galaxy A11 masuk ke dalam nominasi “Smartphone dengan Harga Terjangkau untuk Sekolah Dari Rumah (SFH)” di ajang PoP-ID.