Advertorial

Mata Lelah Saat WFH? Ini Cara Menjaga Kesehatan Mata yang Perlu Dilakukan

Kompas.com - 24/01/2021, 17:48 WIB

KOMPAS.com - Penerapan work from home (WFH) memaksa sebagian besar pekerja untuk lebih banyak menatap layar gadget. Laptop dipakai untuk alat bekerja, sedangkan smartphone digunakan untuk interaksi dan berkomunikasi.

Lama-kelamaan, kondisi tersebut dapat memengaruhi kesehatan mata, terlebih bagi mereka yang sudah memiliki gangguan kesehatan mata sebelumnya.

Perlu diketahui, gawai mengeluarkan sinar biru (blue light) yang bisa menyebabkan ganguan kesehatan mata seseorang. Bila terlalu lama terpapar sinar biru, mata bisa mengalami computer vision syndrome (CVS).

CVS dapat menyebabkan mata lelah, perih, dan floaters. CVS juga dapat memberi dampak jangka panjang seperti membuat mata jadi minus (rabun jauh).

Gejala tersebut dialami Regie Manopo (32), salah satu karyawan perusahaan e-commerce di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Lantaran pandemi, perusahaannya menerapkan WFH penuh sejak pertengahan April hingga Desember 2020.

“Setelah enam bulan WFH, tepatnya Oktober, mata mulai sering terasa capek dan perih. Setiap melihat layar laptop, kepala jadi sakit,” kata Regie kepada Kompas.com saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (19/1/2020). 

Diakui Regie, sebelum pandemi, durasi kerja di kantor normalnya sembilan jam per hari. Sementara, selama pandemi, jam kerja meningkat hingga 13 jam per hari. Menurutnya, jam kerja yang bertambah menjadi salah satu sebab keluhan mata yang dialaminya.

Gejala-gejala tersebut akhirnya mengganggu konsentrasi kerja. Ia pun memutuskan memeriksakan diri ke dokter mata.

“Hasil diagnosis dokter, ternyata yang gue alami adalah floaters. Selama ini (saat melihat) sering muncul bayangan berukuran kecil dan melayang-layang,” ungkapnya.

Untuk meringankan gejala itu, lanjut Regie, dokter memberikan obat tetes dan vitamin untuk mata.

Kesehatan mata

Karena itu, menjaga kesehatan mata selama bekerja dari rumah merupakan hal penting. Melansir laman resmi Gleneagles Hospital, berikut tips penting untuk menjaga kesehatan mata selama WFH.

Pertama, sesuaikan posisi layar. Pastikan bahwa monitor berada tepat di hadapan Anda atau sekitar sejauh satu lengan. Posisikan bagian atas layar sedemikian rupa hingga berada pada atau tepat di bawah ketinggian mata. 

Posisi ini diperlukan untuk memastikan bahwa Anda tidak menatap ke atas layar. Sebab, posisi tersebut dapat meningkatkan ketegangan mata.

Kedua, atur kecerahan dan kontras layar gadget. Sesuaikan tingkat kecerahan layar hingga nyaman, yaitu hampir sama dengan tingkat kecerahan di sekeliling.

Pengaturan ini dapat membantu meningkatkan kontras pada layar gadget Anda sehingga tegangan mata berkurang.

Ketiga, terapkan aturan 20-20-20. Artinya, setiap menatap layar gawai selama 20 menit, alihkan pandangan mata ke benda yang berjarak 20 kaki atau 6 meter selama 20 detik.

Keempat, istirahat sejenak. Setiap 30 menit, penting untuk meninggalkan layar sepenuhnya. Anda bisa jalan-jalan di sekitar ruangan sambil meregangkan lengan dan kaki. 

Lakukan peregangan ringan untuk leher, bahu, dan punggung untuk membuatnya rileks. Kegiatan ini dapat membantu menurunkan risiko sakit kepala ataupun sakit leher, punggung, dan bahu yang berhubungan dengan penggunaan komputer dalam waktu lama.

Itulah hal-hal yang bisa Anda upayakan untuk menjaga kesehatan mata. Agar lebih optimal, Anda juga bisa mengimbanginya dengan memberikan vitamin untuk mata.

Hal tersebut bisa Anda lakukan dengan menjalankan Program 12 hari Realfood Bright Sight—program sehat Realfood terbaru, yang diformulasi khusus untuk membantu menutrisi mata, yang efektif dikonsumsi selama 12 hari berturut-turut untuk merasakan benefitnya secara maksimal.

Program Fit With Realfood Bright Sight, terdiri dari berbagai kandungan bermanfaat, salah satunya semi-concentrated sarang burung walet yang bertekstur cair, diperkaya dengan Vitamin A.

Selain asam sialat yang merupakan kandungan utama sarang burung walet untuk menjaga kesehatan, terdapat juga vitamin A, E, dan B2.

Program Realfood Bright Sight bisa membantu Anda mencegah terjadinya mata merah, gatal, kering, kerusakan retina dan lensa mata, menurunkan risiko katarak, serta membuat mata tetap basah sekaligus meningkatkan imunitas tubuh. Terdapat juga kandungan Epidermal Growth Factor (EGF) yang membantu menghambat proses penuaan dini serta menjaga kesehatan lambung.

Perlu diketahui, Realfood bukan sekadar sarang burung walet karena diformulasikan secara khusus dan diperkaya dengan berbagai kandungan dalam bentuk program sehat 12 hari yang disesuaikan dengan kebutuhan.

Selain program yang telah disebutkan, Realfood juga punya program lainnya, yakni Hair Power, Stay Fit, Forever Young, Forever Young+, Wonder Mom, Royal Wellness, Pure Wellness, Ever Glow, dan Ever Glow+.

Adapun Realfood telah tersertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) serta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Realfood juga diproduksi secara modern dan higienis dengan standar internasional ISO 22000.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau