Advertorial

Liburan Usai, Saatnya Tingkatkan Imun Tubuh agar Kembali Produktif Bekerja

Kompas.com - 25/01/2021, 22:48 WIB

KOMPAS.com – Libur Tahun Baru telah selesai. Sebagian besar masyarakat pun mulai kembali bekerja seperti sedia kala. Namun, setelah masa liburan selesai, biasanya muncul perasaan malas untuk kembali berkutat dengan rutinitas.

Jika merasakan hal tersebut, sebaiknya lawan rasa malas tersebut dengan segera. Pasalnya, rasa malas yang terus-menerus hinggap akan berdampak buruk terhadap produktivitas bekerja. Ujung-ujungnya dapat memengaruhi suasana hati.

Diberitakan Kompas.com, Sabtu (7/3/2020), suasana hati yang tidak bagus akan menyebabkan stres. Lalu, rasa stres yang berlebihan bisa menurunkan kekebalan tubuh. Akibatnya, Anda akan mudah terserang penyakit dan virus. Bukan tak mungkin, Anda juga bisa terserang virus Sars-CoV-2.

Oleh karena itu, tak ada salahnya melakukan antisipasi untuk meningkatkan mood sekaligus menjaga imunitas tubuh agar dapat segera produktif bekerja. Berikut tiga cara yang bisa Anda jalani.

  1. Bermeditasi agar rileks

Stres dapat muncul ketika seseorang terlalu cemas terhadap suatu masalah. Oleh karena itu, usahakan untuk selalu bersikap rileks dan santai saat sedang memikirkan sesuatu. Salah satu cara untuk memperoleh ketenangan adalah dengan melakukan meditasi.

Meditasi secara rutin baik untuk dilakukan sebab pikiran yang tenang dan rileks disinyalir dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh. Aktivitas meditasi pun bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Hal terpenting, Anda harus memilih tempat yang tenang agar kegiatan meditasi dapat berjalan lancar.

  1. Konsumsi makanan berserat

Tidak sedikit, pekerja kantoran yang terserang sick building syndrome (SBS) selama beraktivitas. SBS merupakan sebuah penyakit yang muncul karena tubuh terkontaminasi radikal bebas di dalam ruang tertutup dengan pendingin udara. Kondisi ini bisa terjadi apabila ruangan yang dimaksud tidak memiliki sistem sirkulasi udara yang baik atau sudah tercemar.

Karena sistem sirkulasinya kurang baik, radikal bebas dapat berputar dalam ruangan itu dan tanpa sadar, Anda ikut menghirup udara tersebut. Dengan begitu, lambat laun kesehatan akan terganggu.

Untuk mengantisipasinya, Anda bisa mengonsumsi makanan berserat yang mengandung antioksidan, seperti buah kiwi, jeruk, apel, sayuran hijau, polong-polongan, dan aneka jamur.

  1. Konsumsi suplemen

Meningkatkan daya tahan tubuh juga bisa dilakukan dengan mengonsumsi suplemen. Khusus untuk penyakit yang berkaitan dengan sistem pernapasan seperti Covid-19, suplemen dengan kandungan echinacea, elderberry, dan zinc terbukti efektif membantu mencegah infeksi virus.

Adapun salah satu suplemen yang bisa Anda konsumsi adalah Starmuno. Suplemen ini tersedia dalam bentuk tablet untuk dewasa dan sirup rasa anggur untuk anak-anak.

Salah satu kandungan yang menjadi keunggulan Starmuno adalah echinacea, yaitu tanaman herbal yang termasuk dalam famili tanaman bunga aster.

Perlu diketahui, salah satu ekstrak yang terdapat pada echinacea dinamakan polinacea. Ekstrak ini dinilai disinyalir memiliki manfaat bagi kesehatan karena mengandung echinacoside dan IDN5405, yakni zat fitokimia yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain echinacea, suplemen Starmuno juga mengandung black elderberry, yakni tumbuhan asal Eropa yang memiliki zat aktif flavonoid, anthocyanin, dan quercetin. Zat-zat tersebut efektif membantu meningkatkan imunitas sehingga meringankan dan mempercepat penyembuhan gejala infeksi virus saluran pernapasan.

Tak hanya itu, Starmuno juga dilengkapi vitamin C dan zinc picolinate. Sifat antioksidan yang terdapat pada vitamin C berperan meningkatkan daya tahan tubuh. Sementara, kandungan zinc picolinate dalam Starmuno telah teruji klinis membantu meredakan gejala infeksi virus saluran pernapasan, seperti Covid-19 lebih cepat.

(Dok. Kalbe) (Dok. Kalbe)

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang Starmuno dan cara membelinya, Anda bisa mengunjungi tautan berikut.

Itulah tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar dapat kembali produktif beraktivitas pascaliburan.

Selamat mencoba, ya!

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau