Advertorial

Gagah dan Canggih, Kesan Pertama Usai Menjajal SUV Premium Hyundai Palisade

Kompas.com - 29/01/2021, 15:59 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - All New Palisade keluaran terbaru dari PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) telah resmi meluncur pada Januari 2021.

Mobil berjenis sport utility vehicle (SUV) tersebut memiliki tiga varian, yakni Palisade Prime dan Palisade Signature dalam bentuk front-wheel drive (dua roda) dengan harga masing-masing Rp 777 juta dan Rp 888 juta, serta Palisade Signature all-wheel drive (AWD) yang dibanderol Rp 1,078 miliar.

Untuk mengetahui kecanggihan fitur serta ketangguhan SUV premium dari Hyundai, Tim Kompas.com berkesempatan melakukan test drive Palisade AWD, Minggu (25/1/2021). Sebagai informasi, jenis mobil tersebut merupakan varian tertinggi dibandingkan dua Palisade lain.

Jurnalis otomotif Kompas.com yang terjun langsung menjajal Palisade AWD, Stanly Ravel, mengatakan bahwa secara tampilan mobil, tersebut terlihat besar karena memiliki panjang hampir lima meter.

Dengan ukuran tersebut, kata Stanly, Palisade terlihat lebih berwibawa, elegan, dan gahar dibandingkan mobil SUV pada umumnya.

“Terlihat kece sekali mobil ini. Dari depan, headlamp mobil ini berbeda juga dengan mobil lainnya dan dinamakan dengan crocodile eyes yang membuatnya terlihat menarik. Grill-nya pun hadir dengan aksen krom yang menegaskan kesan mewah pada tampilan Palisade,” tutur Stanly.

Kegagahan Palisade AWD juga terlihat berkat sokongan velg berukuran lebih besar dibandingkan dua jenis Palisade lainnya. Sebagai informasi, Palisade Prime AWD memiliki velg berdiameter 20 inci, sedangkan dua jenis Palisade lainnya yang menggunakan velg ring 18 inci.

Sementara itu, pada bagian belakang, tampilan Palisade AWD tampak seperti SUV keluaran Amerika yang memiliki bodi besar dengan kehadiran dua exhaust.

“Tidak hanya itu, untuk membuka bagasinya tidak diperlukan kunci. Dengan fitur Smart Power Tailgate, pengemudi cukup berdiri dekat bagasi sambil membawa kunci dan pintu bagasi akan terbuka secara otomatis,” jelas Stanly.

Soal mesin, Stanly mengatakan, mobil pabrikan Korea Selatan tersebut menggunakan turbo diesel dengan kapasitas 2.200 cc.

“Tenaganya itu 200 pferdestarke (PS). Ini tuh torsinya badak banget, (mencapai) 440 Nm. Mungkin buat orang yang suka Hyundai tahu betul hal ini. Mesin ini sama jenisnya dengan Hyundai Santa Fe,” imbuhnya.

Untuk bagian dalam mobil, interior Hyundai Palisade AWD terbilang lengkap. Semua fitur fungsi dan pengendalian sudah tersemat pada bagian setir.

“Nah, bagian (dashboard) mobil ini kalau saya bilang sudah seperti kokpit pesawat. Semua tombol sudah tersedia sehingga memudahkan pengendara,” ujar Stanly.

Stanley menerangkan, terdapat sedikit keunikan pada Hyundai Palisade, yakni tuas persneling yang tidak tersedia di bagian tengah seperti mobil pada umumnya.

“Fungsi tersebut juga digantikan lewat tombol. Bisa dilihat juga, handbrake pun juga tidak ada di tengah dekat jok, tapi di sebelah kanan dekat setir. Begitu pula dengan paddle shift-nya. Palisade ini punya delapan percepatan. Di sini juga ada tombol autohold yang berfungsi menggantikan rem tangan atau kaki saat sedang di lampu merah. Jadi, langsung pencet saja kalau lagi berhenti,” jelas Stanly.

Saat coba mengendarai mobil tersebut, Stanly menjelaskan mengenai kehadiran fitur Drive Mode atau mode berkendara yang terdiri dari comfort, eco, sport, dan smart.

Fitur tersebut dilengkapi dengan algoritma yang membuat perpindahan gigi pada tiap drive mode berjalan secara otomatis disesuaikan berdasarkan pola berkendara pengemudi.

“Kalau mode sport lebih presisi handling-nya. Sementara smart, lebih menyesuaikan dengan kebiasaan pengendara. Ini saya coba di mode comfort, pedal gasnya jadi lebih lembut,” kata Stanly.

Pada bagian tengah speedometer, terdapat layar kecil berukuran 3,1 inci yang berfungsi memberikan informasi, seperti distribusi torsi, tekanan angin ban, hingga prediksi jarak tempuh berdasarkan kapasitas bensin.

Palisade juga dibekali Multi-Terrain Mode “pintar”, yakni snow, mud, dan sand. Mode tersebut berfungsi untuk menyesuaikan kinerja komponen mesin dengan kondisi jalanan.

Saat menelusuri jalanan berlumpur, misalnya, pengemudi bisa mengaktifkan mode mud. Mode ini akan mengontrol torsi ke roda secara otomatis saat salah satu roda mengalami selip.

“Ini kan jalanan berlumpur. Saat saya aktifkan mode muddownhill brake control-nya langsung aktif. Ketika turunan di jalanan berlumpur ini, kecepatannya jadi diatur secara bertahap. Lebih aman jadinya,” terang Stanly.

Soal keamanan, semua jenis Hyundai Palisade memiliki fitur Safe Exit Assist (SEA). Fitur ini dapat mendeteksi kendaraan dari belakang dan secara otomatis dapat mengunci pintu untuk mencegah keluarnya penumpang.

Kemudian, ada pula fitur Rear Occupant Alert (ROA) yang berfungsi memberi peringatan kepada pengemudi pada saat keluar dari mobil bahwa masih ada penumpang di belakang.

Tak ketinggalan, mobil SUV tersebut telah dilengkapi dengan tujuh port USB, wireless charger, dan touch display audio berukuran 8 inci, serta tombol quiet mode untuk mematikan speaker bagian belakang.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau