Advertorial

Untuk Indonesia, Pertamina Bikin Gerakan Donor Plasma From Survivor to Savior

Kompas.com - 30/01/2021, 17:51 WIB

KOMPAS.com – Untuk mendukung pemerintah menangani dampak Covid-19, PT Pertamina (Persero) mendorong sekaligus memfasilitasi pekerja Pertamina serta keluarga ikut serta dalam aksi donor plasma konvalesen.

Adapun gerakan tersebut mengusung tema From Survivor to Savior – Dari Penyintas menjadi Penyelamat, Dari Pertamina untuk Indonesia.

Aksi donor plasma konvalesen dari pekerja Pertamina penyintas Covid-19 terlaksana serentak di sejumlah kota, seperti Jakarta, Medan, Plaju, Cilacap, Semarang, Yogyakarta, Balikpapan, dan Makassar, pada Jumat (29/1/2021).

Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relation Pertamina Agus Suprijanto mengatakan, tercatat lebih dari 100 orang pekerja Pertamina, baik di kantor pusat, unit operasi, dan anak perusahaan yang telah mendonor serta terdaftar sebagai calon pendonor plasma konvalesen.

“Jumlah tersebut diharapkan akan meningkat dengan kampanye edukasi yang masif sehingga gerakan ini akan terus berkelanjutan. Tidak hanya untuk pekerja Pertamina, tetapi juga menyebar kepada masyarakat luas,” ujar Agus dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Sabtu (30/1/2021). 

Adapun pekerja Pertamina yang telah mendonorkan plasma, Ade Barkah, mengaku antusias telah berpartisipasi dalam aksi donor tersebut.

Setelah selesai mendonorkan plasma darahnya di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Ade mengajak pekerja, keluarga, dan masyarakat untuk mendukung gerakan donor plasma konvalesen.

“Kepada masyarakat di seluruh Indonesia yang sudah sembuh dari Covid 19, ayo donorkan plasma darah untuk mendukung pasien lain yang sedang dalam proses penyembuhan,” terang Ade.

Selain donor plasma konvalesen, Pertamina juga mengambil bagian dalam mempersiapkan fasilitas kesehatan.

Hal itu dilakukan melalui alih fungsi beberapa aset Pertamina menjadi safe house dan rumah sakit darurat khusus Covid-19 dengan kapasitas hampir 500 tempat tidur.

"Pertamina juga memberikan dukungan dengan (memberikan) beragam bantuan untuk tenaga medis dan masyarakat dengan kontribusi lebih dari Rp 1 triliun,” terang Agus.

Di kesempatan yang sama, Pertamina menyerahkan pula bantuan dua unit alat apheresis fasilitas kepada Palang Merah Indonesia (PMI). Alat ini digunakan untuk kegiatan donor plasma konvalesen .

Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi mengapresiasi manajemen dan pekerja Pertamina yang telah melaksanakan donor dan memberikan bantuan alat pengambilan plasma konvalesen.

“Pertamina dengan PMI, khususnya PMI DKI Jakarta telah menjalin kerja sama yang cukup erat. Di masa pandemi tetap rutin melaksanakan program donor darah dan saat ini dilengkapi dengan donor Plasma Konvalesen,” kata Rustam.

Rustam berharap kerja sama dengan Pertamina dapat terus berlanjut agar masyarakat yang membutuhkan semakin terbantu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau