Advertorial

KB Financial Group Salurkan Bentuk Kepedulian untuk Masyarakat Terdampak Gempa Sulawesi Barat

Kompas.com - 08/02/2021, 19:41 WIB

KOMPAS.com – Grup finansial terbesar di Korea Selatan dan pemilik saham mayoritas Bank Bukopin, KB Financial Group (KBFG), menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Sulawesi Barat.

Total dana sebesar 200 juta won atau setara dengan Rp 2,5 miliar disalurkan melalui Palang Merah Indonesia (PMI) pada Rabu (3/2/2021).

Adapun seremoni penyerahan donasi dilaksanakan melalui webinar, Senin (8/2/2021). President Director Bank Bukopin Rivan A Purwanto, Chief Strategy Officer Bank Bukopin Ji Kyu Jang, Corporate Secretary Bank Bukopin Meliawati, dan CEO KB Finansia Multi Finance Yap Tjay Hing turut hadir dalam seremoni tersebut.

Donasi diterima secara simbolis oleh Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan didampingi oleh pengurus lainnya.

Rivan mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian KBFG dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana.

 “Saya mewakili KBFG menyampaikan turut berduka dan prihatin atas bencana yang melanda masyarakat Sulawesi. Kami berharap, bantuan ini dapat membantu proses recovery Sulawesi Barat beserta masyarakatnya pascagempa bumi,” ujar Rivan dalam rilis yang diterima Kompas.com, Senin.

Hal serupa juga diutarakan Yap Tjay Hing. Ia berharap, bantuan dari KBFG dapat meringankan beban masyarakat terdampak gempa.

“Melalui bantuan ini, kami berharap bisa menolong korban bencana agar segera dapat kembali beraktivitas seperti sedia kala,” tuturnya.

Sementara itu, Chairman KBFG Yoon Jong-gyu, melalui keterangan tertulis, juga menyampaikan belasungkawa yang mendalam. Pihaknya berharap, masyarakat terdampak bencana bisa secepat mungkin kembali ke kehidupan sehari-hari.

“Saya turut berduka yang mendalam kepada penduduk lokal Indonesia yang kehilangan rumah mereka karena gempa bumi. KB Financial Group akan terus melakukan yang terbaik dalam berbagai aktivitas untuk memenuhi peran tanggung jawab sebagai warga korporasi Indonesia,” tutur Jong-gyu.

Sebagai pelaku usaha di Indonesia, KBFG kerap menunjukkan partisipasi aktif dalam tanggung jawab sosial bagi masyarakat Indonesia.

Pada 2018, KBFG turut berperan dalam proses pemulihan usai gempa bumi yang melanda Donggala, Sulawesi Tengah. Hal ini ditunjukkan dengan memberikan donasi senilai Rp 700 juta yang disalurkan melalui PMI.

“Bank Bukopin sendiri tidak lepas dari dampak gempa bumi yang terjadi di Mamuju. Kantor cabang pembantu ikut terdampak sebagai akibat gempa bumi. Beruntung, tidak terdapat karyawan maupun karyawati Bank Bukopin yang menjadi korban dalam bencana tersebut,” kata Meliawati.

Meliawati menambahkan, untuk operasional dan pemulihan kantor, termasuk menjaga kondisi kesehatan dan keamanan di tengah Covid-19, pihaknya telah menyalurkan bantuan dari kantor terdekat, yakni Polewali, Pare-pare, Makassar, dan Palu, serta kantor pusat.

“(Bantuan dan dukungan ini) menjadi penyemangat rekan-rekan di Mamuju untuk tetap beraktivitas,” tutur Melawati.

Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai layanan Bank Bukopin maupun KreditPlus bagi pelanggan yang terdampak gempa bumi di Mamuju, Sulawesi Barat, dapat menghubungi email corsec@bukopin.co.id dengan nomor telepon 021-7988266. Selain itu, dapat juga menghubungi cs@kreditplus.com atau nomor 021-2933 3648.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau