Advertorial

Bawa UMKM Naik Kelas, Program Inkubasi Bisnis Pertamina Diapresiasi Menparekraf

Kompas.com - 17/02/2021, 22:47 WIB
 Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Sandiago Salahuddin Uno pada acara Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021 yang berlangsung secara virtual, Selasa (16/2/2021). (Dok.Pertamina) Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Sandiago Salahuddin Uno pada acara Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021 yang berlangsung secara virtual, Selasa (16/2/2021).

KOMPAS.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia (RI) Sandiago Salahuddin Uno mengapresiasi program Inkubasi Bisnis Rumah BUMN (RB) Pertamina untuk melahirkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kelas dunia.

Pasalnya, banyak UMKM mitra binaan Pertamina telah berhasil go global. UMKM ini tidak hanya memasarkan produk unggulannya di dalam negeri, tetapi merambah pasar mancanegara melalui ekspor.

Adapun dalam program Inkubasi Bisnis RB tersebut, Pertamina memilih 53 UMKM dari 8000 lebih UMKM yang terdaftar di 30 RB Pertamina di Indonesia.

Setelah terpilih, para pelaku UMKM tersebut diberikan pengalaman dan pengetahuan baru untuk mengembangkan usahanya selama empat bulan, yakni mulai Oktober 2020 hingga Februari 2021.

Selama itu, mereka mendapatkan pengetahuan mulai ilmu bisnis, desain produk dan branding, pemasaran digital, personal branding dan entrepreneur leadership, hingga proses monitoring dan pemantauan kemajuan usahanya.

Dalam keterangan tertulisnya Kepada Kompas.com, Rabu (17/2/2021), Pertamina menyatakan, usai mengikuti program Ikubasi Bisnis RB, penjualan UMKM tersebut naik hampir Rp 2 miliar. Hal ini adalah sebuah prestasi yang luar biasa di tengah pandemi Covid-19.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bukan hanya itu, UMKM tersebut telah menghasilkan 82 persen branding dan packaging yang jauh lebih baik, sehingga meningkatkan penjualan.

“Terima kasih kepada Pertamina yang sudah melaksanakan rumah BUMN Pertamina, prestasi inkubasi master class perjalanan sukses sang pelopor,” ujar Sandi pada acara Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021 yang berlangsung secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Lebih lanjut, Sandi menyatakan, industri dan ekonomi kreatif telah berhasil membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Saat ini, hampir 34 juta rakyat Indonesia menggantungkan hidupnya di ekonomi kreatif dan pariwisata. Rinciannya 20 juta rakyat menggantungkan di sektor kreatif dan pariwisata 14 juta orang.

Maka dari itu, Sandi sangat berterimakasih kepada Pertamina karena sudah menginstitusionalisasikan model support sistem. Salah satunya melalui program Inkubasi Bisnis yang diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan usaha kecil.

“Jadikan pengalaman inkubasi sebagai modal optimisme, sebab optimisme adalah magnet untuk kesuksesan. Bangkit di saat sulit, menang melawan Covid, jangan lupa memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3M). Bersama kita akan berhasil mengalahkan pandemi Covid ini,” kata Sandi.

 Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati pada acara Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021 yang berlangsung secara virtual, Selasa (16/2/2021).(Dok.Pertamina) Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati pada acara Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021 yang berlangsung secara virtual, Selasa (16/2/2021).

Senada dengan Sandi, Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati manyatakan, UMKM menjadi tulang punggung ekonomi nasional.

Hal tersebut karena UMKM mampu menyerap tidak kurang dari 95 persen tenaga kerja di Indonesia, 56 persen total investasi, dan memberikan kontribusi sebesar 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Karena pentingnya posisi UMKM tersebut, Pertamina sebagai BUMN turut serta untuk memberikan pendampingan dan pembinaan sehingga usaha mereka terus maju dan naik kelas,” ujar Nicke.

Dukungan Pertamina itu, lanjut Nicke, merupakan bagian dari pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Hal ini selaras dengan tujuan nomor delapan sustainable development goals, yaitu menyediakan pekerjaan yang layak dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

Nicke menambahkan, Pertamina bangga atas capaian UMKM binaannya karena dapat menyelesaikan program inkubasi dengan baik dan berdampak positif.

Pasalnya peserta Inkubasi Bisnis RB Pertamina telah mengalami peningkatan penjualan 44 persen, peningkatan jumlah pekerja 18,5 persen, perubahan metode pemasaran ke arah digital hingga perubahan branding ke arah yang lebih modern.

Melihat dampak yang sangat besar, Nicke berharap agar program serupa bisa terus dijalankan dan di replikasi di tempat. Dengan demikian akan lebih banyak lagi UMKM naik kelas di Indonesia.

Untuk itu, ia menyatakan, Pertamina mendukung sepenuhnya langkah pemerintah untuk menggulirkan program-program pembinaan UMKM naik kelas di masa mendatang.

“Pertamina berharap, dengan acara ini (Anugerah Prestasi Inkubasi Bisnis 2021) UMKM Indonesia tetap dapat mempertahankan eksistensinya dan menjadi motor penggerak ekonomi di Indonesia,” ujar Nicke.