Advertorial

Hari Jadi ke-33, NOVA Luncurkan Gerakan #PilihLokalAja untuk Bantu Pelaku UMKM

Kompas.com - 18/02/2021, 16:14 WIB

KOMPAS.com – Di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia terus mempromosikan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia sebagai wujud dukungan pemerintah kepada usaha mikro kecil menengah (UMKM). Tujuannya, untuk menjadikan produk UMKM Indonesia tuan rumah di negara sendiri.

Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) pada 2018 menunjukkan, jumlah pelaku UMKM Indonesia mencapai 64 juta. Selain itu, data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2019 menunjukkan bahwa sektor UMKM menyumbang 61,14 persen dari total produk domestik bruto (PDB) Indonesia.

Berdasarkan fakta itu, pemerintah optimistis Gerakan Bangga Buatan Indonesia bisa membuat UMKM percaya diri untuk bersaing ke kancah internasional, sekalipun di tengah pandemi Covid-19.

Untuk mewujudkan hal tersebut, peran perempuan dalam sektor UMKM juga perlu menjadi perhatian. Terlebih, berdasarkan data Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (2018), 50 persen dari 64 juta pelaku UMKM adalah perempuan.

Merespons hal itu, NOVA sebagai media perempuan meluncurkan movement #PilihLokalAja pada perayaan hari jadi ke-33. Rangkaian acara dalam kampanye ini bakal digelar secara daring pada 22-25 Februari 2021 di berbagai platform, seperti Instagram, YouTube, Facebook, dan radio Sonora FM.

Melalui gerakan tersebut, media yang merupakan bagian dari Grid Network tersebut mengajak masyarakat untuk membeli produk UMKM.

Bagi pelaku UMKM, gerakan #PilihLokalAja dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan produk secara lebih luas kepada masyarakat dan saling memberi dukungan kepada sesama pelaku usaha.

Bukan itu saja, NOVA juga memberikan edukasi kepada pelaku UMKM, khususnya perempuan. Hal ini sesuai dengan misi NOVA yang ingin mendorong perempuan untuk berani dan mandiri.

Edukasi tersebut bertujuan untuk membantu pelaku UMKM mengatasi berbagai kendala dalam menjalankan usaha, seperti masalah permodalan, pengelolaan keuangan, pemanfaatan teknologi untuk pemasaran, dan kiat memproteksi usaha.

Adapun gerakan #PilihLokalAja merupakan bagian dari kampanye NOVA bertajuk Pintar Atur Uang yang sudah berjalan sejak 2019.

Pada kampanye Pintar Atur Uang, NOVA mengajak perempuan agar bisa mengelola keuangan, baik pribadi maupun keluarga. Dengan demikian, tujuan keuangan yang sudah ditetapkan dapat tercapai.

Editor in Chief NOVA Indira Dhian Saraswaty mengatakan, sejak pandemi Covid-19 merebak, semakin banyak perempuan yang menyokong keuangan keluarganya dengan membuka atau meningkatkan usaha.

Bisnis lokal yang dikelola kaum perempuan pun cukup beragam dan berpotensi menjadi penggerak roda perekonomian negara.

"Sayangnya, masih banyak yang terhambat karena minim kemampuan mengelola keuangan, publikasi, dan promosi. Rangkaian kegiatan #PilihLokalAja adalah cara nyata NOVA mendukung upaya para pelaku UMKM perempuan,” kata Indira dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (17/2/2021).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau