Advertorial

Jaga Kesehatan Selama Pandemi dan Musim Hujan dengan Perangkat Canggih

Kompas.com - 23/02/2021, 18:02 WIB

KOMPAS.com – Pandemi virus corona ditambah cuaca ekstrem akibat musim hujan membuat masyarakat mesti ekstra hati-hati menjaga kesehatan.

Pasalnya, musim hujan membuat virus, bakteri, dan mikroorganisme penyebab penyakit berkembang biak lebih cepat.

Agar terhindar dari segala risiko penyakit, sistem imunitas pun tubuh harus diperkuat. Dengan begitu, tubuh dapat senantiasa sehat selama pandemi dan musim hujan.

Lantas, apa saja yang perlu dilakukan agar tubuh tetap sehat?

Asupan gizi seimbang

Tubuh membutuhkan beragam nutrien, seperti karbohidrat, lemak, protein, mineral, vitamin, dan serat. Untuk mendapatkannya, kamu bisa mengonsumsi makanan, mulai dari daging, sayuran, hingga buah-buahan.

Kendati demikian, mengonsumsi makanan tersebut tidak bisa sembarangan. Masing-masing nutrien tersebut harus terpenuhi dengan seimbang.

Selain itu, perbanyak juga konsumsi makanan kaya antioksidan guna menangkal radikal bebas yang bisa melemahkan sel kekebalan tubuh. Adapun sumber antioksidan pada makanan adalah cokelat, kopi, biji-bijian, kacang-kacangan, bit, kale, raspberrystrawberry, dan blueberry.

Istirahat cukup

Kurang istirahat menjadi salah satu penyebab sistem imunitas tubuh menurun. Sejumlah penelitian menemukan bahwa kebiasaan buruk tersebut bisa memicu gangguan kesehatan yang serius. Contohnya, gangguan pada ginjal, jantung, atau stroke.

Karena itu, jangan pernah mengabaikan istirahat. Selain mengoptimalkan fungsi imunitas, pakar tidur Michael Breus dalam laman Live Strong, Sabtu (18/4/2020), mengatakan bahwa tidur cukup yang dilakukan tepat waktu juga dapat memperpanjang usia.

Untuk durasi istirahat, orang dewasa membutuhkan tidur sekitar 7 sampai 8 jam tiap hari. Sementara, anak-anak, idealnya berkisar 10 jam atau lebih.

Kontrol stres

Stres yang tak terkendali akan membawa seseorang pada gaya hidup tidak sehat. Contohnya, merokok, minum alkohol, dan pola makan tidak seimbang.

Gaya hidup tersebut berdampak pada melemahnya sistem imunitas tubuh. Karenanya, selain cukup beristirahat, cobalah untuk mengelola stres dengan melakukan kegiatan-kegiatan menyenangkan atau meditasi.

Rajin olahraga

Tak sedikit penelitian membuktikan soal manfaat olahraga bagi tubuh. Karenanya, jangan lupa lakukan aktivitas fisik untuk menyempurnakan langkah-langkah di atas.

Adapun durasi yang dianjurkan untuk berolahraga menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) adalah 150 menit atau 2,5 jam setiap minggu.

Olahraga yang dipilih tak harus berat. Selama dilakoni dengan rutin, sekadar berjalan cepat atau joging sudah mampu menjaga kesehatan tubuh.

Agar tak bosan, kamu bisa sambil mendengarkan lagu menggunakan Galaxy Buds Live saat berolahraga. Earphone nirkabel besutan Samsung ini mampu menghasilkan suara dengan kualitas jernih dan seimbang, meski ukurannya hanya sebesar kacang mete.

Kamu juga bisa memakai Galaxy Smart Watch untuk mengontrol aktivitas olahraga. Jam pintar berdesain stylish ini punya teknologi yang mampu merekam aktivitas fisik, memonitor kadar oksigen dalam darah (SpO2), tekanan darah (electrocardiogram), detak jantung, dan memiliki sensor pendeteksi jatuh.

Nah, agar usaha dalam menjaga kesehatan dapat memberikan hasil optimal, kamu juga bisa manfaatkan Samsung Health untuk memonitor kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Aplikasi yang diluncurkan pada 2013 tersebut memiliki fitur pemantau detak jantung, kalori, jumlah langkah, dan jarak yang ditempuh per hari saat bersepeda maupun berlari.

Ada pula fitur Discover yang akan menghubungkan kamu dengan para ahli di bidang kesehatan, olahraga, dan gizi.

Selain itu, Samsung Health juga menyediakan rekomendasi makanan yang dapat dipersonalisasi sesuai profil pengguna.

Tertarik untuk memiliki perangkat canggih penunjang gaya hidup sehat dari Samsung? Kamu bisa kunjungi Samsung Official Store yang tersedia di Tokopedia.

Tak hanya lengkap, di toko resmi Samsung Indonesia tersebut, kamu berkesempatan menikmati promo menarik dari Tokopedia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau