Advertorial

6 Tips Pintar Memilih Smartphone untuk Ngevlog, Cocok buat Kreator Konten

Kompas.com - 23/02/2021, 18:37 WIB
Ilustrasi seorang kreator konten membuat vlog dengan smartphone. (DOK. Shutterstock) Ilustrasi seorang kreator konten membuat vlog dengan smartphone.

KOMPAS.com - Menjadi kreator konten dengan membuat video blog (vlog) ternyata tak perlu bermodalkan kamera DSLR atau mirrorless yang mahal. Sebab, kamera pada smartphone pun sudah cukup untuk membuat konten yang menarik.

Terlebih, kualitas kamera smartphone terkini sudah dilengkapi dengan teknologi dan fitur canggih. Hal ini dapat membantu para vlogger yang memiliki bujet terbatas.

Meski demikian, tidak semua smartphone punya kamera dengan kualitas baik. Vlogger mesti pintar-pintar memperhatikan kualitas kamera, mulai dari resolusi lensa, fitur video yang dimiliki, sampai teknologi bawaannya. Biasanya hal ini tergantung juga pada merek smartphone itu sendiri.

Selain itu, penting juga mempertimbangkan besaran bujet dalam membeli gawai untuk vlogging. Jangan tergiur dengan smartphone murah. Sebab, harga murah belum tentu bisa memberikan kualitas kamera dan fitur yang menunjang untuk video maupun fotografi.

Supaya tidak salah beli, berikut hal-hal yang perlu dipertimbangkan dalam membeli smartphone terbaik untuk ngevlog.

  1. Kualitas kamera

Smartphone keluaran terkini memiliki resolusi kamera yang relatif besar dan sudah menunjang untuk kebutuhan aktivitas fotografi maupun vlogging.

Agar mendapatkan hasil maksimal, Anda bisa memilih ponsel yang memiliki kamera lebih dari satu di bagian belakang. Pasalnya, kamera tambahan seperti kamera makro dan ultra wide memiliki fungsi penunjang untuk mempercantik hasil foto maupun video.

Kamera makro, misalnya, berguna untuk memotret obyek dengan jarak sangat dekat supaya bisa mendapatkan detail dan fokus yang tinggi.

Sementara, kamera lensa ultra wide berguna untuk pengambilan gambar dengan jangkauan sudut yang luas.

Untuk ukuran resolusi, pilih ponsel dengan lensa kamera utama minimal 13 megapiksel (MP). Dengan resolusi tersebut, foto atau video hasil tangkapan kamera dapat lebih jelas.

Penting juga untuk memperhatikan kualitas kamera depan smartphone. Sebab, kamera depan menentukan kejernihan gambar saat melakukan video call atau video selfie maupun swafoto.

  1. Stabilitas pengambilan gambar

Salah satu masalah yang kerap dialami para vlogger adalah hasil rekaman yang goyang, terlebih bila tidak menggunakan tripod.

Hal tersebut bisa jadi mengurangi kenyamanan penonton menikmati video. Pasalnya, gambar yang bergoyang bisa membuat penonton pusing saat menyaksikan video tersebut.

Karenanya, antisipasi hal itu dengan memilih smartphone yang mempunyai fitur Optical Image Stabilization (OIS) guna memberikan daya stabilitas tinggi saat pengambilan gambar.

  1. Perekaman Video 4K dan resolusi HD

Smartphone yang dipakai untuk vlogging setidaknya harus mampu merekam video dengan resolusi 4K atau minimal HD. Selain kualitas gambar yang tajam, perekaman video 4K akan mempermudah dalam proses editing.

Seperti diketahui, tak selamanya tangkapan dari rekaman video yang diambil selalu baik. Karena itu, editor video biasanya akan mengedit dengan cara memperbesar video atau melakukan zoom.

Sayangnya, jika resolusi video kecil, hasil pengeditan pun berpotensi buruk karena gambar pecah. Berbeda bila video yang disunting memiliki resolusi 4K atau HD.

  1. Frame rate video

Frame rate video juga harus diperhatikan ketika memilih kamera smartphone. Biasanya ukuran frame rate sebuah kamera smartphone diukur dengan satuan frames per second (FPS). Semakin tinggi nilai FPS, pergerakan video yang dihasilkan akan semakin halus.

Untuk diketahui, standar dari frame rate video untuk hasil bagus ialah 2160p @ 30 FPS (4K), 1080p @ 30/60 FPS, dan 720p @ 120/240/960 FPS. Khusus untuk ukuran 960 FPS, kamera video tersebut bisa digunakan untuk membuat video slow motion.

  1. Kapasitas baterai dan fitur fast charging

Aktivitas vlogging atau perekaman gambar selama berjam-jam memakan daya baterai yang tidak sedikit. Tidak jarang, aktivitas ini membuat baterai smartphone cepat habis.

Dua hal yang bisa Anda pertimbangkan adalah memilih smartphone dengan kapasitas baterai di atas 4.000 mAh serta sudah didukung fitur pengisian daya cepat (fast charging).

Spesifikasi daya ponsel seperti itu mampu menunjang aktivitas vlogging. Anda pun tidak akan khawatir kehabisan baterai di tengah pembuatan konten. Pun bila Anda harus mengisi ulang dan punya waktu sebentar, baterai ponsel bisa terisi penuh dalam waktu singkat berkat fitur pengisian daya cepat.

  1. Fitur fotografi dan video kekinian

Untuk menghasilkan foto dan video berbeda dari yang lain, kehadiran fitur fotografi serta videografi kekinian tidak kalah penting.

Anda dapat memilih ponsel pintar yang sudah dibekali artificial intelligence (AI) pada sistem kameranya. Teknologi AI mampu memproses gambar hasil jepretan maupun rekaman jadi lebih bagus.

Teknologi tersebut dapat mengatur speed, exposure, saturasi, kedalaman warna, dynamic range, white balance, hingga kontras gambar dengan otomatis.

Misalnya, saat malam hari, teknologi AI dapat mendeteksi kondisi cahaya sehingga video yang dihasilkan tidak gelap.

Aktivitas vlogging pun jadi mudah karena Anda tidak perlu mengeset pengaturan tertentu atau mengedit untuk menerangkan gambar. Semua sudah dijalankan otomatis lewat teknologi AI.

Salah satu ponsel yang menggunakan teknologi AI pada kameranya adalah Oppo Reno5 5G. Ponsel terbaru Oppo ini memiliki fitur Al Mixed Portrait, Dual-view Video, dan AI Highlight Video.

Fitur AI Mixed Portrait dapat menggabungkan dua video sekaligus, yakni video portrait dengan video latar belakang.

Sementara, fitur Dual-view Video memungkinkan video direkam melalui kamera depan dan belakang secara bersamaan. Dengan fitur ini, tidak akan ada momen penting yang terlewatkan.

Adapun fitur AI Highlight Video berguna mendeteksi kondisi cahaya secara otomatis dan menerapkan pengaturan yang sesuai. Fitur ini cocok digunakan bila kondisi cahaya berubah-ubah.

Selain teknologi AI, ponsel seri Oppo Reno 5G tersebut juga dilengkapi empat kamera belakang, yakni kamera utama beresolusi 64 MP (f/1.7), kamera ultra wide 8 MP (f/2.2), kamera makro 2 MP (f/2.4), dan kamera mono 2 MP (f/2.4).

Kamera tersebut sudah dilengkapi teknologi stabilizer gambar sehingga hasil rekaman tidak mudah goyang sekalipun mengambil dengan mode zoom.

Kamera Oppo Reno5 5G juga mendukung perekaman video 4K (30 FPS), 1080p @ 60 FPS/30 FPS, dan 720p @ 60 FPS/30 FPS. Untuk video gerak lambat, kamera ponsel ini mampu menghasilkan video beresolusi 1080p @ 120 FPS dan 720p @ 240 FPS.

Kemampuan videografi ponsel itu juga ditunjang dengan baterai berkapasitas 4.300 mAh dan dilengkapi fitur pengisian cepat 65W SuperVOOC 2.0. Proses pengisian baterai hingga penuh hanya membutuhkan waktu 35 menit.

Ponsel Oppo Reno5 5G sudah dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp 6.999.000. Anda bisa membeli ponsel tersebut di e-commerce, seperti Tokopedia.

Selain Oppo Reno5 5G, berbagai pilihan handphone Oppo terbaru bisa kamu dapatkan di marketplace tersebut. Salah satunya ponsel rekomendasi lainnya adalah Oppo A15. Ponsel ini sudah mendukung spesifikasi minimal untuk keperluan vlogging, seperti kamera utama 13 MP, kamera makro dan depth sensor masing-masig 2 MP, baterai 4.230 mAh, serta teknologi AI.