Advertorial

Visualabs, Cara Pengusaha Muda Rico Huang Bantu UMKM

Kompas.com - 03/03/2021, 09:10 WIB

KOMPAS.com - Sudah kenyang merasakan jatuh-bangun menggeluti usaha hingga akhirnya meraih kesuksesan pada usia muda tak lantas membuat Rico Huang berpuas diri.

Perjalanannya menjadi pebisnis sukses sehingga bisa membeli Ferrari California pada usia 24 tahun diawali dari bisnis berjualan casing handphone (HP).

Sayangnya, bisnis kecil yang dirintis saat ia duduk di bangku SMP itu mengalami kebangkrutan akibat tak sanggup bersaing harga dengan kompetitor lain.

“Dari situlah muncul jiwa entrepreneur dalam diri saya. Selagi masih muda, habisin jatah gagal supaya jatah sukses lebih cepat datang,” ucap Rico, seperti dikutip dari Kompas.com (18/02/2020).

Menurut Rico, jatuh berkali-kali adalah hal yang biasa baginya. Meski begitu, kegagalan tak membuat Rico berputus asa. Ia kemudian mencoba bangkit dengan memulai bisnis casing HP custom.

Saat itu, casing HP custom memang tengah menjadi primadona. Banyak orang tertarik untuk membeli casing dengan gambar yang sesuai dengan keinginan sendiri.

Tidak hanya casing HP, Rico kemudian merambah bisnis custom kaos, topi, mug, dan jaket. Lama-kelamaan, ia mulai membentuk platform jualan online, Dropshipaja.com. Dari situ, lini bisnis Rico terus berkembang.

Dari UMKM untuk UMKM

Perjalanan Rico sebagai pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) inilah yang membuatnya begitu tertarik membantu UMKM Indonesia mengembangkan bisnisnya.

Sejak 2013, pria kelahiran Jakarta ini fokus untuk membantu para pelaku UMKM agar bisa mendapatkan pundi-pundi uang melalui jualan online.

Rico pun semakin menguatkan visinya untuk membantu lebih banyak UMKM di Indonesia dengan terlibat sekaligus memberikan pendanaan untuk Visualabs Indonesia pada 2021.

Keterlibatan Rico dalam Visualabs diharapkan bisa membantu UMKM untuk bisa naik kelas ke tahap selanjutnya dan memiliki pendapatan yang semakin besar.

Sebagai informasi, Visualabs adalah sebuah perusahaan creative agency yang membantu UMKM agar memiliki konten berkualitas dan profesional. Bantuan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari foto produk hingga copywriting.

Dengan konten berkualitas dan profesional, UMKM diharapkan memiliki daya jual dan branding yang kuat sehingga penjualan dapat meningkat, terlebih di masa pandemi akibat Covid-19 seperti saat ini.

UMKM go digital

Go digital bukan perkara yang mudah bagi pelaku UMKM pemula. Sebab, biasanya mereka memiliki keterbatasan waktu dan sumber daya.

Menilik situasi tersebut, tak heran bila masih sedikit UMKM yang hadir di ekosistem digital. Padahal, pemanfaatan teknologi dan media sosial berperan besar dalam meningkatkan penjualan dan membangun brand UMKM. Di sinilah pelaku UMKM bisa memanfaatkan jasa creative agency yang mendukung bisnis UMKM secara online.

Meski kerap dianggap bisnis kecil-kecilan, UMKM harus ditangani layaknya bisnis besar, termasuk untuk pembuatan konten. Pasalnya, konten yang profesional akan meningkatkan kepercayaan calon pelanggan terhadap produk yang dipasarkan.

Misalnya, ketika melihat “toko” UMKM di Instagram, calon pelanggan akan lebih menyukai tampilan toko yang dikemas dengan apik dan profesional.

Upaya tersebut dapat dimaksimalkan dengan memanfaatkan jasa creative agency yang mendukung bisnis UMKM secara online, seperti yang dilakukan Visualabs.

Melalui Visualabs, Rico Huang siap memberikan “tangan ekstra” miliknya untuk memajukan UMKM Indonesia.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau