Advertorial

Mengenal Maskne, Masalah Kulit yang Muncul di Era Covid-19

Kompas.com - 06/03/2021, 12:42 WIB
Ilustrasi wajah yang mengalami jerawat akibat menggunakan masker (iStock/Boyloso) Ilustrasi wajah yang mengalami jerawat akibat menggunakan masker (iStock/Boyloso)

KOMPAS.com – Di balik efektivitasnya melindungi diri dari paparan droplet selama pandemi Covid-19, penggunaan masker dapat memicu timbulnya maskne pada kulit wajah.

Adapun maskne merupakan akronim dari mask dan acne. Istilah ini merujuk pada timbulnya jerawat di area wajah yang tertutup oleh masker, seperti dagu, pipi bagian bawah, dan hidung.

Kondisi itu muncul akibat ketidakseimbangan mikroorganisme pada masker yang dipakai terlalu lama.

Seperti diketahui, selain mengganggu penampilan, jerawat juga menyebabkan rasa tidak nyaman pada kulit. Bahkan, tak jarang menimbulkan bekas berupa noda hitam.

Nah, berikut Kompas.com rangkumkan tips agar kamu terhindar dari risiko jerawat selama menggunakan masker.

Bijak menggunakan masker

Agar kulit wajah terhindar dari jerawat, kamu perlu memastikan masker yang digunakan berukuran pas, nyaman, dan berbahan lembut.

Selain itu, perhatikan juga durasi penggunaan masker. Istirahatkan wajah dari penggunaan masker selama 15 menit setiap empat jam. Jika masker sudah terlalu lembap, sebaiknya ganti dengan yang baru.

Khusus masker kain, kamu bisa cuci benda itu setelah selesai digunakan. Menurut American Academy of Dermatology (AAD), pencucian sebaiknya menggunakan detergen cuci hipoalergenik yang bebas pewangi.

Rangkaian produk perawatan dasar kulit wajah harian dari Dianika (Dok. Dianika) Rangkaian produk perawatan dasar kulit wajah harian dari Dianika (Dok. Dianika)

Rawat kulit dengan tepat

Merawat kulit adalah kunci utama memiliki kulit sehat, termasuk terhindar dari risiko maskne.

Dilansir dari Healthline, Senin (30/5/2020), membersihkan dan melembapkan wajah, serta melindunginya dari sinar ultraviolet (UV) adalah perawatan dasar yang wajib dilakukan supaya kulit aman dari jerawat.

Agar langkah-langkah tersebut membuahkan hasil maksimal, produk perawatan yang digunakan juga mesti tepat. Misalnya, menggunakan rangkaian skincare dari Dianika.

Dianika adalah merek skincare lokal yang memadukan tren perawatan dari Jerman dan Korea. Brand ini memanfaatkan bahan alami untuk komposisi produk-produknya. Sebut saja argan oil, Phragmites kharka extract, Olea europaea oil, soja seed extract, dan Aloe barbadensis leaf extract.

Produk perawatan kulit wajah Dianika (Dok. Dianika) Produk perawatan kulit wajah Dianika (Dok. Dianika)

Untuk kebutuhan perawatan wajah dasar sehari-hari, Dianika memiliki tiga rangkaian produk sebagai berikut.

  1. Dianika Facial Foam

Untuk membersihkan wajah, kamu bisa menggunakan Dianika Facial Foam. Tak sekadar mengangkat kotoran, produk ini juga memberikan manfaat lain berkat tiga bahan alami yang terkandung di dalamnya.

Pertama, aloe vera. Selain melembapkan, kandungan ini juga berfungsi sebagai anti-inflamasi yang mampu mengurangi efek kemerahan kulit akibat jerawat, bahkan menyembuhkan luka jerawat.

Tak hanya itu, cooling effect yang dimiliki lidah buaya mampu memberikan sensasi dingin dan meredakan kemerahan pada kulit yang mengalami sunburn alias terbakar sinar matahari.

Kedua, chamomile (kamomil). Kandungan ini membantu menenangkan kulit wajah yang mengalami iritasi dan inflamasi. Dengan kata lain, Dianika Facial Foam bisa digunakan pada wajah berjenis kulit sensitif.

Ketiga, red clay. Tak hanya berperan sebagai oil control, kandungan ini juga mampu mengeksfoliasi alias mengangkat sel-sel kulit mati pada lapisan epidermis.

Selain mengandung tiga bahan tersebut, Dianika Facial Foam juga bebas kandungan sodium laureth sulfate (SLES).

Sebagai informasi, SLES adalah bahan pembentuk busa yang umum digunakan pada produk sabun maupun sampo. Namun, jika kadarnya di atas batas aman, yakni 1 persen, kandungan ini dapat menyebabkan kulit menjadi kering. Bahkan, kandungan SLES dapat mengiritasi kulit berjenis sensitif.

Adapun ciri sabun wajah yang mengandung SLES ditandai dengan kulit terasa kesat setelah produk digunakan. Sementara, pada Dianika Facial Foam, efek tersebut tidak akan muncul. Sebaliknya, kulit terasa lembut dan lembap sehingga aman untuk jenis kulit sensitif.

Untuk menghindari maskne, segera cuci wajah menggunakan Dianika Facial Foam setelah selesai beraktivitas.

  1. Dianika Nutritive Essence

Menjaga kulit tetap lembap menjadi salah satu cara mendapatkan kulit sehat. Karena itu, menjaga kelembapan kulit juga penting, termasuk bagi pemilik kulit wajah berminyak.

Untuk melembapkan kulit, kamu bisa gunakan Dianika Nutritive Essence usai mencuci wajah dengan sabun dan menggunakan toner.

Selain berfungsi melembapkan, kandungan anti-inflammation agent pada produk esens bertekstur ringan itu juga bisa membantu mengatasi masalah jerawat.

Tak berhenti sampai di situ, Dianika Nutritive Essence juga bisa membantu mencerahkan wajah berkat kandungan triple brightening agent yang terdiri dari ethyl ascorbic acid, tranexamoyl dipeptide, dan niacinamide.

  1. Dianika Sun Daily Care

Dalam perawatan wajah sehari-hari, penggunaan tabir surya tidak bisa dilewatkan begitu saja. Pasalnya, sinar ultra violet (UV), plus radikal bebas yang terdapat di udara adalah salah satu penyebab berbagai permasalahan kulit.

Untuk pilihan tabir surya, kamu dapat menggunakan Dianika Sun Daily Care. Adapun pengaplikasian produk ini dilakukan minimal 15 menit sebelum beraktivitas, terutama di luar ruangan.

Selain dapat melindungi kulit dari sinar UV, produk tabir surya itu juga mampu mengurangi bintik hitam dan kerusakan kulit akibat paparan UVA dan UVB karena mengandung brightening agent.

Bukan itu saja, Dianika Sun Daily Care juga bisa melembapkan kulit karena kandungan olive oil, sodium hyaluronate, dan beta glucan.

Nah, bagi kamu yang ingin mencoba rangkaian skincare dari Dianika atau mencari tahu informasi produk lebih lanjut, silakan kunjungi tautan ini