Advertorial

Vitamin C Saja Tak Cukup, Uya Kuya Rekomendasikan Konsumsi Ini agar Imunitas Terjaga

Kompas.com - 08/03/2021, 11:27 WIB
Dok. Amunizer Dok. Amunizer

KOMPAS.com - Presenter kondang Tanah Air, Uya Kuya, kembali ramai dibicarakan publik lantaran dituduh melakukan aksi settingan saat diberitakan terinfeksi Covid-19.

Mencoba mengklarifikasi tudingan tersebut, pria bernama asli Surya Utama itu berbagi kisah sebagai penyintas Covid-19 saat menjadi bintang tamu di program Podcast Deddy Corbuzier.

Uya menampik tudingan melakukan aksi prank terkait Covid-19 karena menurutnya infeksi virus corona bukanlah hal yang dapat dijadikan lelucon. 

"Ada yang bilang 'settingannih prank'. Itu sih gila ya. Orang kalau bikin settingan, apalagi Covid-19 dibikin becandaan, itu hal bodoh," ungkap Uya sebagaimana dikutip lewat kanal YouTube Deddy Corbuzier, Kamis (4/3/2021).

Bahkan, lanjut Uya, dirinya sempat dikabarkan meninggal dunia akibat Covid-19. Informasi ini ramai dibahas di berbagai jejaring media sosial.

Akibat virus corona yang menginfeksi dirinya, ayah Cinta Kuya itu harus dirawat intensif di sebuah rumah sakit (RS) karena kondisi kesehatannya cukup parah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Meski tak alami gangguan penciuman (anosmia), Uya merasakan demam tinggi, muntah-muntah, dan mual. Karena itu, Uya hanya dapat menerima asupan obat dan makanan melalui infus.

"Itu (sakit Covid-19) hal terberat yang pernah gue alami selama hidup. Waktu di RS, jadi ada infus obat, ada juga infus makanan, ditusuk kanan kiri gue," tuturnya.

Setelah dinyatakan sembuh, Uya Kuya merasakan gejala lanjutan atau dikenal dengan istilah long covid.

Adapun gejala lanjutan yang dirasakan Uya adalah cenderung menjadi pelupa, bahkan lupa harga mobil yang sudah dijual sebelum alami Covid-19. Menurut Uya, Covid-19 berpengaruh terhadap kemampuan mengingat seseorang.

"Sebelum sakit sempat jual mobil, sudah deal dengan orang, tapi sampai sekarang lupa deal berapa," kata Uya.

Perhatikan asupan makanan

Seperti diketahui, Uya sempat dirawat di RS selama sembilan hari. Usai dinyatakan negatif, Uya menjalani isolasi mandiri di sebuah apartemen.

Uya mengatakan, secara keseluruhan, perjuangannya melawan penyakit itu dilakukan selama hampir satu bulan.

Setelah menjalani proses pemulihan, pria berusia 45 tahun itu semakin memperhatikan makanan yang dikonsumsi.

Pola makan Uya juga semakin teratur. Ia pun mengonsumsi banyak makanan berprotein tinggi.

“Sejak sakit sampai akhirnya sembuh, gue sekarang milih-milih apa yang harus dikonsumsi, enggak sembarangan lagi. Banyak hal-hal yang gue ketahui setelah gue mengalami Covid-19,” imbuhnya.

Suplemen tambahan

Tak hanya itu, Uya juga memperkaya pengetahuan terkait asupan makanan yang baik bagi imunitas tubuh dengan membaca artikel-artikel kesehatan.

Uya menilai, masyarakat Indonesia menganggap bahwa mengonsumsi vitamin C saja sudah cukup. Padahal, selain vitamin C, sejumlah nutrisi lain juga dibutuhkan untuk memperkuat imunitas.

Dok. Amunizer Dok. Amunizer

“Bukan hanya vitamin C saja yang dibutuhkan. Saat dirawat di RS, gue diberi nutrisi lain, seperti zinc, vitamin D, dan makanan dengan kandungan tinggi antioksidan agar imun tubuh semakin bagus,” jelasnya.

Uya menjelaskan, dalam artikel yang ia baca, di Wuhan, China terdapat tanaman yang dipercaya mampu meningkatkan imunitas tubuh, yaitu phyllanthus.

“Ternyata, Indonesia punya tanaman itu. (Di sini) namanya daun meniran. Tanaman ini dipercaya dan dipakai orang-orang (di) Wuhan untuk meningkatkan kekebalan tubuh (serta) sebagai antibakteri dan antivirus,” jelasnya.

Meski begitu, ia tidak perlu repot mengolah daun meniran untuk mengonsumsi dan mendapatkan khasiatnya. Pasalnya, terdapat suplemen yang mengandung berbagai vitamin, termasuk daun meniran.

“Setiap hari gue minum Amunizer. Biasanya setelah makan siang. Gue minum ini karena semua kandungan yang gue sebut tadi ada di suplemen ini,” ujarnya.

Adapun Uya mengetahui suplemen ini dari campaign Amunizer untuk Indonesia Bangkit, yaitu gerakan berbagi Amunizer gratis untuk pasien berstatus orang tanpa gejala (OTG). Amunizer tersebut bisa diperoleh di seluruh Indonesia melalui tautan ini.

Sebagai informasi, Amunizer adalah suplemen herbal untuk daya tahan tubuh. Suplemen ini mengandung vitamin C 1000 miligram (mg) yang berguna meningkatkan daya tahan tubuh secara intensif.

Selain itu, ada pula kandungan daun meniran (phyllanthus) sebagai antibakteri dan mampu mencegah virus serta elderberry yang mengandung antioksidan yang tinggi untuk menangkal radikal bebas

.

Sementara, zinc berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, forsythia mencegah infeksi bakteri, dan lonicera untuk mengobati saluran pernafasan akibat virus influenza.

“Itulah kenapa gue sekarang merasa jadi lebih segar. Ini (Amunizer) bagus banget untuk meningkatkan imunitas tubuh,” katanya.

Karena itu, mengonsumsi Amunizer bisa jadi pilihan untuk menjaga daya tahan tubuh tetap fit. Anda bisa mendapatkan Amunizer di e-commerce melalui tautan ini.