Advertorial

Terapkan Inovasi Secara Berkesinambungan, Kilang Pertamina Tingkatkan Kinerja Operasional

Kompas.com - 11/03/2021, 13:11 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) melalui subholding refining and petrochemical, PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), terus berupaya meningkatkan pencapaian kinerja yang positif di operasional kilang.

Kinerja positif diwujudkan dengan efisiensi pengelolaan kilang. Selain itu, Corporate Secretary PT KPI Ifki Sukarya menjelaskan bahwa pencapaian positif di operasional kilang juga tidak terlepas dari implementasi inovasi dan ide terobosan secara berkesinambungan oleh lebih dari 5.400 pekerja kilang.

“Inovasi pekerja ini telah menghasilkan downstream value creation dengan financial impact lebih dari dua kali lipat di atas target seharusnya,” ujar Ifki dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Kamis (11/3/2021).

Beberapa inovasi yang dilakukan Pertamina di bisnis kilang mencakup inovasi proses, optimasi dan arus minyak, value protection, energy saving, penerapan Health Safety Security and Environment (HSSE) dan pemenuhan regulasi, serta capability building.

Value creation yang dihasilkan mencapai sekitar 115 juta dollar Amerika Serikat (AS) atau lebih dari 230 persen di atas target.

Beberapa kinerja operasi kilang yang dicapai antara lain, Pertamina berhasil menyerap minyak mentah dan produk intermediate untuk diolah di kilang dengan angka realisasi penyerapan lebih dari 7 persen di atas target.

 Ide terobosan secara berkesinambungan diimplementasikan oleh lebih dari 5.400 pekerja kilang. (DOK. Pertamina) Ide terobosan secara berkesinambungan diimplementasikan oleh lebih dari 5.400 pekerja kilang.

Tak hanya itu, produk kilang yang dihasilkan juga mengalami peningkatan lebih dari 11 persen dari target yang ditetapkan.

Kilang PT KPI juga menghasilkan produk-produk utama kilang lebih tinggi hampir 4 persen di atas target. Produk produk-produk utama tersebut adalah Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Premium, kerosene, avtur, solar dan biosolar, Dexlite, Pertadex, paraxylene, dan benzene.

"Pencapaian kinerja operasional di Kilang Pertamina merupakan buah dari upaya sinergis dan kolaboratif dari sumber daya manusia yang ada di lingkungan Kilang Pertamina. Hal ini semakin diperkuat dengan penerapan hasil inovasi secara berkesinambungan," imbuh Ifki.

Disamping itu, sebagai wujud nyata komitmen PT KPI terhadap pengelolaan lingkungan, sepanjang 2020 PT KPI berhasil mendapatkan pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLHK) Republik Indonesia dalam ajang Proper. Kilang PT KPI berhasil memperoleh 3 Proper Emas dan 2 Proper Hijau.

Adapun capaian tersebut diperoleh dari program unggulan Kilang Pertamina Cilacap yang dikelola PT KPI. Program tersebut meliputi Sistem Desalinasi Air Berbasis Masyarakat (Sidesi Mas) di Dusun Bondan, Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut dan program Masyarakat Mandiri Pemanfaatan Nipah Menjadi Bioetanol (Mak Mintol) di Desa Ujung Alang, Kecamatan Kampung Laut.

"Kilang Pertamina bersinggungan erat dengan lingkungan sekitar termasuk masyarakat. Melalui pengelolaan lingkungan yang baik, kami optimistis dapat menjaga kesinambungan pengelolaan kilang demi pencapaian kinerja operasi yang semakin baik," ujar Ifki

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau