Advertorial

Waspada Akun Palsu Atas Nama BCA, Ini Akun Resmi Contact Center BCA yang Perlu Diketahui

Kompas.com - 15/03/2021, 15:01 WIB

KOMPAS.com - PT Bank Central Asia (BCA) berkomitmen memberikan layanan terbaik bagi nasabah transaksi perbankan bagi nasabah melalui contact center HaloBCA. Layanan ini juga menjadi salah satu tonggak penting bagi keberlangsungan operasional perusahaan, terutama dalam mengantisipasi akun palsu yang mengatasnamakan BCA.

Terkait akun palsu tersebut, Executive Vice Presiden Secretariat and Corporate Communication BCA Hera F Haryn pun mengingatkan nasabah BCA untuk selalu berhati-hati.

Agar tidak tertipu, nasabah bisa memastikan nama akun sesuai dengan kanal resmi contact center HaloBCA.

BCA sendiri memiliki lima kanal resmi layanan informasi HaloBCA yang siap membantu nasabah selama 24 jam. Melalui kanal tersebut, nasabah bisa mendapatkan informasi sekaligus menyampaikan keluhan.

Adapun kanal komunikasi resmi yang pertama adalah nomor resmi HaloBCA, yakni 1500888. Nomor resmi tersebut tanpa prefix tambahan apa pun di bagian depan nomor.

Selain nomor tersebut, bisa dipastikan bukan nomor telepon milik BCA. Selain itu, pihak BCA juga tidak pernah mengajukan permintaan data pribadi yang bersifat rahasia atas alasan apa pun pada nasabah.

Kanal informasi resmi HaloBCA berikutnya adalah akun resmi Twitter BCA, yakni @halobca. Akun tersebut sudah dilengkapi logo verified atau centang biru dari Twitter.

Selain akun Twitter, BCA juga punya kanal komunikasi WhatsApp resmi dengan nomor 0811-1500-998. Sama seperti akun Twitter, WhatsApp resmi BCA juga dilengkapi dengan logo verified, yakni centang warna hijau.

Untuk memulai chat, nasabah dapat mengetik #HaloBCA di kolom komentar. Kemudian, customer service HaloBCA segera memberi respons jawaban.

Dua kanal resmi HaloBCA lainnya adalah webchat di www.bca.co.id dan alamat email halobca@bca.co.id. Nasabah BCA bisa terhubung dengan customer service BCA melalui dua kanal tersebut.

“Selain lima kanal komunikasi tersebut, bukan merupakan akun resmi BCA,” tegas Hera dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (15/3/2021).

Karena itu, lanjut Hera, untuk menghindari berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan bank atau pihak lain, pihaknya mengimbau nasabah untuk tidak mengunggah informasi pribadi di media sosial.

“Waspadai telepon, chat, SMS atau email yang mencurigakan serta cek ulang semua informasi yang didapat,” terangnya.

Sebagai informasi, pada akhir Desember 2020, BCA telah melayani 25 juta rekening nasabah dan memproses sekitar 32 juta transaksi per hari.

Layanan tersebut didukung oleh 1.248 kantor cabang, 17.623 anjungan tunai mandiri (ATM), serta layanan internet dan mobile banking.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau