Advertorial

Ini Tips Hemat agar Dompet Tak “Boncos” Tiap Akhir Bulan

Kompas.com - 18/03/2021, 22:00 WIB

KOMPAS.com - Apa yang kerap Anda rasakan ketika mendekati akhir bulan? Gundah, cemas, atau khawatir? Jika merasakan hal tersebut, Anda tak sendirian karena kondisi ini dialami oleh hampir setiap orang.

Karena kurang bijak mengatur pendapatan, gaji bulanan seolah hanya menumpang lewat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Alhasil, ikat pinggang harus dikencangkan tiap menjelang akhir bulan.

Saat hal tersebut terjadi, biasanya Anda akan kerap menengok dompet, bolak-balik cek saldo tabungan, bahkan tergoda mengajukan pinjaman online (pinjol).

Hal tersebut juga menandakan bahwa Anda mengalami kecemasan terkait kondisi keuangan. Bila dibiarkan, kesehatan mental Anda menjadi taruhannya.

Agar tetap tenang dan kondisi finansial tetap terjaga, berikut ini tips berhemat yang dapat Anda praktikkan tiap bulan.

Memasak sendiri

Memasak sendiri merupakan salah satu cara sederhana untuk menghemat pengeluaran sekaligus meningkatkan kesehatan diri.

Hal itu diungkapkan dalam penelitian bertajuk “Cooking at Home: A Strategy to Comply With U.S. Dietary Guidelines at No Extra Cost” yang dimuat dalamAmerican Journal of Preventive Medicine(2017).

Penelitian itu menyebutkan bahwa sering memasak di rumah mendorong pola konsumsi seseorang menjadi lebih sehat tanpa meningkatkan pengeluaran.

Sebaliknya, kebiasaan membeli makanan di luar berdampak pada pola makan yang tak sehat serta pengeluaran jadi lebih tinggi.

Sebagai ilustrasi, jika biaya makan Anda Rp 50.000 per hari, Anda bisa lebih hemat dengan berbelanja sayuran, telur, dan bumbu rempah untuk dimasak sendiri di rumah.

Anda bisa membeli satu papan tempe seharga Rp 7.000, bahan sayur sop Rp 10.000, telur tiga butir Rp 5.400, dan minyak goreng pouch 1 liter Rp 14.000.

Minyak goreng tersebut pun bisa digunakan sebagai persediaan memasak selanjutnya. Pengeluaran ini bisa lebih hemat jika Anda melakukan belanja mingguan atau bulanan.

Dengan uang tersebut, Anda yang masih tinggal sendiri bisa mengonsumsi sayur dan lauk-pauk tersebut untuk tiga kali makan dalam sehari. Sebagai catatan, bahan penyedap dan bumbu rempah sudah Anda sediakan.

Bila dihitung, memasak sendiri bisa menghemat Rp 10.000-15.000 per hari. Bila dikonversi per bulan, pengeluaran Anda hemat Rp 300.000-450.000.

Belanja sesuai prioritas

Agar keuangan tetap sehat, Anda juga perlu menetapkan daftar belanja yang harus menjadi prioritas.

Buat daftar belanja sesuai kebutuhan utama, mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan harian. Coret daftar belanjaan yang bukan termasuk kebutuhan utama. Kemudian, sesuaikan daftar belanja tersebut dengan penghasilan bulanan agar tidak tekor.

Saat Anda berbelanja, baik bulanan maupun mingguan, pastikan Anda tidak tergoda dengan barang lain yang tidak ada di dalam daftar.

Manfaatkan promo atau diskon

Promo maupun diskon perlu Anda manfaatkan saat berbelanja mingguan atau bulanan. Biasanya, marketplace mengadakan promo pada waktu tertentu untuk memanjakan pelanggannya. Misalnya, promo Waktu Indonesia Belanja (WIB) dari Tokopedia.

Promo WIB menghadirkan berbagai tawaran menarik untuk pelanggan, seperti promo kejar diskon, cashback spesial, bebas ongkos kirim sepuasnya, dan promo menarik lainnya.

Dengan memanfaatkan promo tersebut, Anda bisa mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari dengan harga miring, mulai dari sampo, sabun mandi, vitamin, daging, buah-buahan, susu, hingga skin care.

Selain potongan harga, Anda juga bisa menyaksikan acara WIB TV Show yang ditayangkan pada pukul 20.00 sampai 21.30 di SCTV dan channel YouTube resmi Tokopedia.

Pada Maret 2021, Tokopedia TV Show menghadirkan penampilan dari sejumlah selebritas papan atas baik dari Tanah Air maupun internasional.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau