Advertorial

Sigap Tangani Warga Terdampak Insiden Balongan, Pertamina Dirikan Posko Layanan Medis

Kompas.com - 29/03/2021, 21:38 WIB

KOMPAS.com - PT Pertamina (Persero) memastikan warga terdampak insiden kebakaran tangki T-301 di area Kilang Balongan, Indramayu, Jawa Barat, mendapat penanganan medis terbaik.

Upaya tersebut diwujudkan Pertamina dengan mendirikan posko pelayanan kesehatan di Gelanggang Olahraga (GOR) dan Lapangan Fustal Bumi Patra. Tim medis gabungan yang berasal dari Medical Refinery Unit (RU) VI Balongan, Rumah Sakit Pertamina (RSP) Balongan, dan RSP Klayan Cirebon pun disiagakan di fasilitas itu.

Pelayanan tim medis di fasilitas tersebut menggunakan skema satu dokter setiap sif dan empat perawat yang berjaga selama 24 jam. Sementara, untuk mobilisasi pasien dan petugas medis, Pertamina menyiapkan satu unit ambulans.

Seperti diketahui, insiden kebakaran di Kilang Balongan yang terjadi pada Senin (29/3/2021) dini hari mengakibatkan sedikitnya 20 orang terluka. Enam di antaranya telah dirujuk ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) di Jakarta untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Senior Vice President Corporate Communication and Investor Relations Pertamina Agus Suprijanto mengatakan, fokus utama Pertamina saat ini adalah menangani pasien terdampak insiden dengan baik. Inilah yang mendorong pihaknya mengirimkan korban ke RSPP.

“RSPP merupakan rumah sakit rujukan terbaik untuk luka bakar yang dimiliki Pertamina saat ini,” kata Agus dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin.

Hal senada juga disampaikan Direktur RSPP dr Syamsul Bahri. Ia mengatakan, RSPP memiliki tim khusus untuk menangani luka bakar berdasarkan standard operating procedure (SOP) yang tepat.

Syamsul menambahkan, tim RSPP juga telah berkoordinasi secara intensif dengan RSP Balongan dan RSP Cirebon. Hal ini dilakukan agar warga di sekitar lokasi kilang yang terdampak bisa memperoleh penanganan medis yang baik.

“Kami akan mengupayakan perawatan terbaik untuk pasien. Sebelum pasien dirujuk ke RSPP, pasien kami tangani dengan baik agar tingkat keparahan luka tidak berlanjut,” kata Syamsul.

Selain itu, Pertamina juga menyiapkan tempat khusus di RSPP untuk anggota keluarga menunggu selama korban menjalani perawatan.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau