Advertorial

Dirut Pertamina Turun Langsung Memastikan Penanganan Pemadaman di Kilang Balongan

Kompas.com - 30/03/2021, 13:08 WIB

KOMPAS.com - Usai menggelar konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina Jakarta, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati langsung menuju ke lapangan untuk memastikan penanganan insiden tangki T-301 di area Kilang Balongan berjalan dengan baik, Senin (29/3/2021).

Kunjungan tersebut juga dilakukan untuk melihat secara langsung dampak insiden terhadap operasional kilang, penanganan masyarakat yang tinggal di area sekitar kilang, serta memastikan keamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM).

Nicke menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi di area tangki penyimpanan BBM. Luas area yang terdampak sekitar 2 hektare (ha) dari total 180 ha area Kilang Balongan.

"Kalau dilihat tadi (setelah) keliling lapangan, area lain aman dan hingga Senin sore api sudah mulai mengecil," ujar Nicke dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Dari 72 tangki di area kilang dengan total kapasitas 1,35 juta kiloliter (kl), lanjut Nicke, ada empat tangki yang terdampak oleh insiden tersebut. Empat tangki tersebut berkapasitas 100.000 kl atau sekitar 7 persen dari total kapasitas penyimpanan di Kilang Balongan.

"Kami akan lakukan upaya ekstra untuk segera memadamkan api," jelasnya.

Nicke menambahkan, Pertamina terus berupaya memadamkan seluruh titik api di area terdampak dengan memompa air laut. Untuk itu, Pertamina mendatangkan bantuan pompa submersible dari Refinery Unit (RU) IV Cilacap.

"Ketika nanti api sudah bisa dipadamkan, kami baru dapat melakukan start-up untuk mengoperasikan kilang. Tentu kami harus pastikan semuanya aman," ujar Nicke.

Nicke pun meminta kepada semua pihak untuk menunggu hasil investigasi Pertamina dan aparat yang telah melihat langsung ke lokasi. Pertamina juga mengumpulkan semua informasi, baik internal maupun dari masyarakat setempat, untuk menjadi bahan investigasi.

"Saat ini, Pertamina masih fokus untuk penanganan dan dampak insiden. Kami pastikan masyarakat aman," ujarnya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau