Advertorial

Tinjau Kilang Balongan, Dewan Komisaris Pertamina Dukung Upaya Pemadaman Api dan Penanganan Warga Terdampak

Kompas.com - 30/03/2021, 19:45 WIB

KOMPAS.com – Dewan Komisaris PT Pertamina (Persero) mendukung penuh upaya perseroan dalam penanganan insiden kebakaran tangki T-301 di kilang minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat. 

Hal itu ditunjukkan lewat kunjungan Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama dan Komisaris Condro Kirono ke lokasi kejadian, Senin (29/3/2021).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya didampingi Chief Executive Officer (CEO) Refining and Petrochemical Subholding Pertamina Djoko Priyono.

Pada kesempatan itu, Basuki mengapresiasi tim Pertamina, baik dalam upaya pemadaman api maupun penanganan warga terdampak.

"Saya mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Pertamina untuk penanganan insiden dan dampaknya kepada masyarakat," ujar Basuki dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (30/3/2021).

Selain itu, Dewan Komisaris Pertamina juga meminta agar dilakukan evaluasi menyeluruh atas insiden tersebut. Tujuannya, supaya kejadian serupa bisa dihindari dan tidak terulang.

Setelah memantau penanganan kebakaran, Dewan Komisaris berkunjung ke fasilitas utama kilang. Hal ini untuk memastikan Kilang Balongan dalam kondisi aman karena tangki yang terbakar berada jauh dari kilang.

Pada kesempatan yang sama, Djoko turut menyampaikan kabar terkini terkait penanganan insiden serta kondisi warga yang terdampak.

Untuk diketahui, Pertamina berhasil mengisolasi api sehingga tidak merambat ke tangki lain.

"Sejak kejadian, dilakukan penyemprotan pada tangki yang terbakar menggunakan foam. Api berhasil dilokalisasi dengan bund wall di sekitar tangki T-301," terang Djoko.

Selain itu, Djoko juga meyakinkan Dewan Komisaris bahwa Pertamina akan memberikan perhatian penuh bagi warga terdampak dengan menyiapkan tempat yang nyaman sebagai lokasi pengungsian sementara.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau