Advertorial

Jaga Imunitas Tubuh Selama Pandemi mulai dari Perlindungan Kulit

Kompas.com - 31/03/2021, 08:00 WIB
Kulit yang sehat mampu cegah virus masuk ke dalam tubuh. Dok. Natur-EKulit yang sehat mampu cegah virus masuk ke dalam tubuh.

KOMPAS.com – Selama pandemi Covid-19, menjaga kesehatan tubuh menjadi hal yang wajib dilakukan semua orang. Salah satunya adalah dengan meningkatkan imunitas tubuh agar tetap dalam kondisi prima.

Berbagai upaya pun dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh, mulai dari berolahraga, mengonsumsi makanan bernutrisi, hingga asupan suplemen multivitamin.

Sebelum melakukan berbagai upaya tersebut, Anda perlu memahami bahwa sistem imunitas manusia pada dasarnya terbagi menjadi dua, yaitu innate immunity dan adaptive immunity.

Dikutip dari laman National Centre for Biotechnology Information, innate immunity atau imunitas nonspesifik merupakan pertahanan pertama tubuh terhadap kuman yang masuk ke dalam tubuh. Sistem pertahanan ini disokong oleh kulit, selaput lendir, dan silia saluran napas sebagai penyaring mikroorganisme, seperti bakteri dan virus.

Namun, ketika virus sudah terlanjur masuk ke dalam tubuh, adaptive immunity atau imunitas spesifik bekerja untuk mengatasi virus tersebut.

Pada adaptive immunity, limfosit B dan T berperan penting dalam menghasilkan antibodi untuk melawan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh.

Kedua sistem pertahanan tubuh tersebut sama-sama berperan penting sehingga wajib dijaga ketangguhannya. Caranya adalah dengan memberikan asupan gizi yang seimbang serta konsumsi berbagai vitamin dan mineral esensial.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk menjaga sistem imunitas nonspesifik, seperti kulit, Anda bisa mengonsumsi vitamin E . Vitamin ini terbukti memiliki banyak manfaat bagi kulit, seperti menjaga kelembapan kulit dan sebagai antioksidan dalam melawan radikal bebas.

Kadar vitamin E (alpha-tocopherol) dalam tubuh pun wajib dijaga. Pasalnya, menurut penelitian, radikal bebas seperti matahari, polusi, debu , dan AC dapat mengurangi kandungan vitamin E di setiap lapisan kulit.

Agar vitamin tetap terjaga, Anda dapat melengkapi konsumsi suplemen makanan dengan vitamin E topikal dalam bentuk oles, seperti losion. Kombinasi suplemen vitamin E dalam bentuk siap minum dan krim telah terbukti selama lebih dari 50 tahun dapat menjaga serta merawat ketahanan kulit dengan optimal.

Selain itu, mengonsumsi vitamin E juga tidak boleh sembarangan. Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Indonesia merekomendasikan batas maksimal dosis vitamin E sebanyak 400 international units (IU) per hari.

Meski demikian, konsumsi vitamin E harus disesuaikan dengan usia dan kondisi kulit. Dengan begitu, vitamin E akan memberikan hasil yang maksimal untuk kulit.

Vitamin E dosis 100 IU per hari direkomendasikan untuk mereka yang memiliki masalah kulit, seperti kulit kusam, berminyak, dan berjerawat. Biasanya, kondisi tersebut dialami seseorang pada usia di bawah 25 tahun.

Sementara itu, bagi mereka usia 25 tahun ke atas dan memiliki kulit yang mudah kering, dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin E dengan dosis 300 IU per hari.

Kemudian, Anda yang beraktivitas di luar ruangan memerlukan asupan vitamin E dengan dosis 300 IU per hari.

Suplemen vitamin E berbentuk kapsul lunak lebih mudah dikonsumsi.Dok. Natur-E Suplemen vitamin E berbentuk kapsul lunak lebih mudah dikonsumsi.

Selain dosis, dalam memilih suplemen vitamin E, masyarakat juga harus memerhatikan bahan-bahan yang terkandung di dalamnya. Vitamin E dengan kandungan bahan alami atau d-alpha-tocopherol sangat dianjurkan.

Suplemen dengan kandungan d-alpha-tocopherol dapat diserap tubuh dua kali lebih baik dibandingkan dengan vitamin E sintesis atau dl-alpha-tocopherol.

Kandungan alami yang biasa terdapat dalam suplemen vitamin E adalah ekstrak biji gandum dan ekstrak biji bunga matahari.

Selain itu, pilih suplemen vitamin E berbentuk kapsul lunak, seperti Natur-E. Sebab, vitamin E dalam suplemen tersebut akan lebih mudah dan efektif diserap oleh tubuh.

Natur-E merupakan suplemen vitamin E yang telah dipercaya selama lebih dari 40 tahun di Indonesia. Natur-E memiliki empat varian suplemen vitamin E yang dapat disesuaikan dengan usia dan kondisi kulit.

Natur-E 100 IU direkomendasikan untuk Anda yang berusia di bawah 25 tahun dan memiliki masalah kulit, seperti kusam, berminyak, dan berjerawat .

Sementara itu, untuk Anda yang memiliki kulit sangat kering karena beraktivitas di dalam dan luar ruangan, dianjurkan untuk mengkonsumsi Natur-E 300 IU. 

Anda yang berusia di atas 35 tahun, dapat mengonsumsi Natur-E Advanced Supplement. Produk ini dapat membantu mengurangi kerutan dan garis halus yang biasanya muncul pada usia tersebut.

Rangkaian produk Natur-E dapat menjaga dan merawat kulit agar tetap sehat.Dok. Natur-E Rangkaian produk Natur-E dapat menjaga dan merawat kulit agar tetap sehat.

Suplemen Natur-E Advanced juga memiliki kandungan zat astaxanthin yang berasal dari ganggang merah. Zat ini telah teruji klinis dapat meningkatkan subpopulasi sel limfosit T dan B. Dengan demikian, imunitas tubuh, khususnya adaptive immunity, pun dapat ditingkatkan.

Selanjutnya, terdapat varian Natur-E lain yang dapat meningkatkan fungsi kerja limfosit, yaitu Natur-E White Suplemen. Varian ini dapat membantu merawat dan menutrisi kulit dari dalam agar sehat dan lebih cerah secara alami.

Natur-E White Suplemen juga mengandung glutathione yang dibutuhkan oleh sistem kekebalan tubuh. Glutathione dibutuhkan oleh limfosit untuk melindungi sel-sel imun melalui mekanisme antioksidan.

Selain suplemen, Natur-E juga memiliki rangkaian hand and body lotion dan perawatan wajah, seperti face cream, face mist, serum, serta  day and night cream. Rangkaian produk ini cocok untuk melengkapi perawatan kulit di rumah.

Semua produk Natur-E telah melewati serangkaian tes menyeluruh dengan quality control yang baik. Maka dari itu, produk Natur-E dijamin halal dan aman digunakan dalam jangka panjang.