Advertorial

Selenggarakan Kegiatan Pemuda Indonesia Mengaji, BKPRMI Diapresiasi Kemenpora

Kompas.com - 14/04/2021, 20:23 WIB

KOMPAS.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengapresiasi kegiatan Pemuda Indonesia Mengaji (PIM) yang diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) pada 13 April hingga 28 Oktober 2021.

Selain mengaji, kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan 1 juta hafiz Quran pemuda Indonesia dan menggerakkan 10.000 rumah tahfidz BKPRMI di seluruh Indonesia.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengapresiasi langkah dari BKPRMI tersebut. Pasalnya, lembaga tersebut juga aktif memperjuangkan kesejahteraan para guru mengaji melalui komunikasi yang dibangun dengan pemerintah daerah mengenai kenaikan insentif.

"Saya mendukung langkah BKPRMI. Sebab, 60 persen pemuda Islam Indonesia tidak bisa mengaji. Kami mengapresiasi dan berterima kasih atas peran BKPRMI di tengah masyarakat. Saya lihat fungsi BKPRMI, di mana ada masjid, di situ BKPRMI bisa berjalan, " ujar Amali dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (14/4/2021).

Apresiasi juga datang dari Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora Asrorun Niam. 

Asrorun mengatakan, kegiatan tersebut berhasil menggerakkan pemuda di Indonesia untuk ikut serta dalam kegiatan mengaji.

“Harus diapresiasi. Karena gerakan ini (PIM) sudah mulai langka di negeri ini. Kami juga berpesan kepada BKPRMI untuk menjadikan momentum ini sebagai solusi memberantas buta aksara di Indonesia, terutama bagi remaja, pemuda, dan lanjut usia (lansia). Menurut hasil penelitian, hampir 60 persen umat Islam tak bisa membaca Alquran dengan baik,” ujar Asrorun.

Asrorun menambahkan, pihaknya juga telah menyerahkan bantuan berupa 2.500 Alquran dan sajadah untuk mendukung kegiatan pemuda remaja masjid di DKI Jakarta.

Di sisi lain, Ketua Umum DPP BKPRMI Said Aldi Al Idrus mengatakan, kegiatan PIM tersebut akan terus berlanjut di seluruh Indonesia.

"Di awal Ramadhan, pemuda mengaji dimulai di Masjid Menpora ini setiap setelah Ashar. Ini dimulai dari masjid Kemenpora dan terus berjalan sampai (hari ke) 29 Ramadhan di seluruh provinsi," jelasnya. 

Said menambahkan, sejumlah kegiatan lain yang akan dilaksankan beberapa bulan ke depan, antara lain melantik 2 juta Pemuda Mengaji, Festival Pemuda Islam, Festival Anak Saleh, dan Festival Pemuda Islam ASEAN.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau