Advertorial

Berhasil Terapkan Home-Based Learning saat PJJ, Global Jaya School Kini Siap Lakukan Pembelajaran Tatap Muka

Kompas.com - 22/04/2021, 13:38 WIB

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 telah mengubah dinamika kehidupan masyarakat, termasuk dalam sektor pendidikan.

Dalam satu tahun terakhir, peserta didik di berbagai jenjang pendidikan melakukan metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau home-based learning (HBL).

Mengutip pemberitaan Kompas.com, Senin (15/03/2021), lebih dari 600.000 sekolah di Indonesia meniadakan pembelajaran tatap muka di masa pandemi. Sekitar 60 juta anak pun menjalani PJJ atau belajar dari rumah.

Bagi sebagian orang, metode pembelajaran tersebut memberikan tantangan tersendiri. Mulai dari guru atau pendidik, peserta didik, hingga orangtua atau wali siswa mesti beradaptasi dengan teknologi karena semua pembelajaran dilakukan secara online.

Guru harus menemukan cara mengajar yang lebih kreatif sehingga pembelajaran bisa efektif. Orangtua yang tadinya menyerahkan urusan belajar kepada guru harus aktif berperan sebagai fasilitator pembelajaran anak-anak mereka.

Pada akhirnya, peserta didik menjadi pihak yang paling terdampak dengan sistem PJJ. Hal tersebut dikuatkan dengan studi dari Global Save the Children pada Juli 2020 yang dilakukan di 46 negara, termasuk Indonesia. Studi itu menemukan bahwa 4 dari 10 anak kesulitan dalam memahami pelajaran selama menjalani PJJ.

PJJ juga menyebabkan kelelahan dan gangguan kesehatan, terutama mata. Hal ini disebabkan anak terlalu lama menatap layar komputer atau ponsel.

Tantangan yang tak kalah berat juga terjadi pada proses pendidikan anak usia dini. Pasalnya, kelompok anak usia dini berada pada periode usia emas pertumbuhan otak dan fisik. Oleh karena itu, pendidikan pada kelompok usia ini harus bisa memastikan seluruh aspek perkembangan terstimulasi dengan baik.

Peserta didik Global Jaya School belajar dengan metode home-based learning berbasis bermain Dok. Global Jaya School Peserta didik Global Jaya School belajar dengan metode home-based learning berbasis bermain

Semua tantangan tersebut berhasil ditangani dengan baik oleh Global Jaya School (GJS). Selama pandemi, seluruh kegiatan belajar dari rumah (HBL) tetap berlangsung secara efektif dengan dukungan dari berbagai pihak, terutama orangtua siswa.


Sebagai informasi, Global Jaya School merupakan lembaga pendidikan, mulai dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA), dengan program Primary Years, Middle Years, dan Diploma.

Global Jaya School telah menerapkan kurikulum International Baccalaureate (IB School). Sistem pendidikan ini mengaplikasikan kerangka kurikulum yang bersifat holistik dan mendorong perkembangan siswa secara seimbang di berbagai area.

Sistem pendidikan IB School juga memupuk serta mendorong keingintahuan dan kecintaan siswa untuk belajar. Proses belajar mengajar ini bukan hanya relevan dengan konteks lokal, melainkan juga global. Hasilnya, proses tersebut dapat membantu mengembangkan siswa untuk memiliki wawasan internasional.

Sekolah tatap muka

Berdasarkan tren angka kasus Covid-19 terbaru dan program vaksinasi yang sedang berjalan, pemerintah pun optimistis untuk kembali membuka sekolah pada 2021.

Wacana pembukaan sekolah ini pun disambut baik oleh pihak sekolah, termasuk Global Jaya School. Sekolah ini telah mempersiapkan diri dengan maksimal.

Demi menjamin keamanan dan kesehatan siswa, Global Jaya School mengambil langkah komprehensif untuk mempersiapkan pembelajaran tatap muka secara efektif di tengah pandemi virus corona.

Global Jaya School telah mempersiapkan sistem pembelajaran, protokol kesehatan, dan berbagai fasilitas untuk mendukung pembelajaran ketika sekolah kembali dibuka, termasuk untuk anak-anak usia dini.

Untuk diketahui, kegiatan pembelajaran anak-anak usia dini di Global Jaya School bersifat holistik dan mengusung metode pembelajaran berbasis bermain atau play based-learning.

Global Jaya School tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada aspek lain yang menumbuhkembangkan well-being siswa.

Tak hanya itu, saat ini, Global Jaya School juga memberikan program gratis uang pangkal untuk tingkat TK.

Informasi selengkapnya mengenai Global Jaya School dapat Anda temukan dengan mengunjungi laman resmi Global Jaya School dan akun Instagram@gjs_society serta menghubunginya secara langsung di nomor Whatsapp 081112023747.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau