Advertorial

BCA Dorong UMKM Jadi Global Player

Kompas.com - 07/05/2021, 15:29 WIB

KOMPAS.com – Sebagai salah satu institusi keuangan yang lekat dengan masyarakat, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memberikan kesempatan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memasuki pasar ekspor melalui sesi business matching virtual.

Untuk diketahui, business matching merupakan bagian dari rangkaian kegiatan BCA UMKM Fest yang diadakan pada 16 April hingga 8 Mei 2021.

Pada sesi business matching, BCA bekerja sama dengan Kedutaan Besar, Konsulat Jenderal, International Trade Promotion Center (ITPC), dan bank koresponden untuk menghadirkan 100 calon buyer dari 30 negara di lima benua.

Executive Vice President (EVP) Commercial and Small to Medium-sized Enterprises (SME) Business BCA Freddy Iman mengatakan, melalui business matching, BCA membuka jalan yang luas bagi pelaku UMKM untuk bangkit di tengah pandemi. Tidak hanya di negeri sendiri, tetapi juga mampu bersaing secara global.

“Kegiatan seperti ini dapat mendorong pelaku UMKM lain untuk bangkit dan bersemangat menciptakan inovasi baru,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (7/5/2021).

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menuturkan, kehadiran UMKM menjadi salah satu tonggak perekonomian bangsa di tengah masa pemulihan ekonomi nasional (PEN).

“Sebagai bagian dari sistem keuangan nasional, BCA senantiasa mendorong UMKM agar cepat tumbuh, memiliki daya saing, dan segera pulih dari masa sulit,” ujar Jahja.

Selain itu, bank dengan kode emiten BBCA tersebut juga menggagas program Bangga Lokal. Program ini selaras dengan program Bangga Buatan Indonesia yang dicanangkan pemerintah. 

“Kami membantu mengurasi produk UMKM dengan mempersiapkan proses onboarding ke platform digital dan membantu pengembangan bisnis melalui beragam solusi perbankan BCA,” kata Jahja.

Ia juga berharap, penyelenggaraan BCA UMKM Fest 2021 memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

“Kami percaya bahwa tujuan yang mulia akan menghasilkan hal yang baik pula,” ujarnya.

Dampingi UMKM sampai menemukan buyer

Adapun rangkaian acara business matching tersebut dimulai dengan proses kurasi untuk memastikan pelaku UMKM telah siap memasarkan produknya ke pasar ekspor.

Kemudian, calon buyer dapat memilih kelompok produk yang sesuai, seperti food and beverage, sea products, furniture, fashion, art, machinery, dan raw materials. Setelah itu, akan dijadwalkan meeting sesuai dengan waktu yang telah disepakati.

Selama sesi tersebut berlangsung, tim BCA akan menjadi moderator, translator bila ada pelaku UMKM yang terkendala bahasa, dan mendampingi proses presentasi.

Tidak hanya itu, BCA juga memberikan fasilitas free shipment bagi UMKM yang sudah deal dengan buyer untuk pengiriman sampel produk ke luar negeri.

Tercatat, sebanyak 35 pelaku UMKM telah mengikuti 49 sesi business matching dengan 86 buyer asing hingga Rabu (28/4/2021). Adapun 19 sesi di antaranya telah berhasil match dan sedang mengirimkan sampel produk ke negara calon buyer, seperti Amerika Serikat (AS), Belanda, Brazil, Perancis, Finlandia, dan Malaysia.

Beberapa UMKM lokal yang telah melakukan kesepakatan untuk pengiriman sampel adalah Amura Griya yang akan mengirimkan sampel produk Jamur Crispy ke Perancis, Artha Jaya Marindo dengan produk ikan asap ke Belanda, dan Rendang Katuju dengan sampel rendang ke Brazil.

Khusus Rendang Katuju, ITPC Sao Paulo juga berkomitmen untuk mendukung fasilitas billboard di lokasi strategis di ibu kota Brazil. Hal ini dilakukan untuk memudahkan komunikasi dan mengiklankan Rendang Katuju.

Pada business matching tersebut, BCA juga membantu mempersiapkan solusi perbankan bagi UMKM yang berhasil melakukan ekspor. Namun, bila pelaku UMKM belum berhasil menemukan buyer dalam sesi business matching, BCA akan tetap melakukan pendampingan, salah satunya melalui program Bangga Lokal.

Sebagai informasi, business matching dalam rangkaian kegiatan UMKM Fest merupakan salah satu inovasi dan dukungan BCA dalam mendorong kebanggaan atas produk Indonesia melalui memajukan UMKM dan membuka peluang ekspor bagi UMKM.

Hal tersebut menegaskan komitmen BCA untuk mendukung program pemerintah dalam menciptakan 500.000 eksportir baru.

Menurut data Kementerian Keuangan, kinerja ekspor Indonesia mencapai 18,35 miliar dolar AS atau naik hingga 30,47 persen year over year (yoy) pada Maret 2021. Kenaikan ini menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia dan dunia mulai kembali pulih dan bangkit.

Lebih lanjut, pada business matching tersebut, Menteri Keuangan Sri Mulyani berharap, para pelaku UMKM bisa saling bertukar pengalaman dan perkembangan bisnis di BCA UMKM Fest.

“Saya berharap, para pelaku UMKM juga dapat saling mengenal dan melihat bagaimana (cara) meningkatkan kualitas produk, pembukaan akses pasar baru, dan secara kreatif bisa menangani hingga menanggulangi dampak Covid-19,” ujarnya.

Untuk informasi lebih mengenai BCA UMKM Fest 2021, Anda bisa mengunjungi website umkmfest.bca.co.id. Melalui laman tersebut, pengunjung dapat mengeksplorasi 18.000 produk unggulan dari 1.700 merchant.

Tidak hanya itu, pengunjung juga akan mendapatkan potongan harga, program lelang, dan subsidi ongkos kirim (ongkir).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau