Advertorial

Hindari Food Waste, Ini 4 Cara Simpan Makanan Lebih Awet Selama Bulan Puasa

Kompas.com - 08/05/2021, 10:00 WIB
Ilustrasi food waste. Dok. ShutterstockIlustrasi food waste.

KOMPAS.com – Setiap orang di Indonesia membuang rata-rata 6 kilogram (kg) makanan per tahun, sebagaimana dilaporkan Economist Intelligence Unit (IEU) pada 2018.

Dengan kata lain, total makanan yang terbuang (food waste) dari seluruh masyarakat Indonesia dalam setahun mencapai 1,6 juta ton.

Hal senada juga dilaporkan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian (Kementan). Penelitian BKP di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) menemukan bahwa sampah makanan pada skala rumah tangga mencapai 113 kg per tahun atau 28 kg per orang per tahun.

“Sampah yang paling banyak dibuang adalah sayuran sebesar 7,3 kg dan buah 5 kg per orang per tahun,” ujar Kepala Bidang Ketersediaan Pangan BPK Rachmi Widiriani seperti dikutip dari Kompas.id, Sabtu (21/10/2020).

Angka tersebut cenderung meningkat selama bulan Ramadhan. Pasalnya, antusiasme masyarakat untuk berbelanja dan mengonsumsi makanan juga meningkat. Namun, tak jarang, makanan justru berakhir menjadi food waste karena dibeli secara berlebihan.

Sampah makanan sebenarnya bisa dihindari dengan memperpanjang kesegaran dan umur simpan makanan. Salah satu caranya, dengan menyimpannya di dalam lemari es atau kulkas.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Agar makanan awet lebih lama, ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyimpannya di dalam kulkas.

Menyegel bahan makanan

Penyegelan makanan, misalnya dengan vakum, dapat memperpanjang umur simpan buah dan sayuran hingga 50 persen. Sementara untuk produk ikan, penyegelan bisa memperpanjang umur makanan selama 6 sampai 18 hari.

“Penyegelan makanan dengan vakum dapat menghilangkan kadar oksigen sehingga reaksi oksidatif dalam makanan selama penyimpanan berkurang,” ujar dosen Republic Polytechnic’s School of Applied Science Singapura, dr Antara Chakraborty, seperti diberitakan Kompas.com, Minggu (29/10/2020).

Pemvakuman juga dapat mencegah pertumbuhan mikroorganisme aerobik, seperti bakteri dan jamur. Dokter Antara mengingatkan, sebelum disegel, pastikan bahan makanan sudah dibersihkan.

Letakkan produk susu di tempat paling dingin

Kebanyakan orang menyimpan produk susu (diary) di pintu lemari es karena mudah untuk dikeluarkan. Nyatanya, produk susu, baik susu UHT dalam kemasan, keju, maupun butter, justru lebih cepat rusak karena lokasi ini tidak cukup dingin.

Akan lebih baik lagi jika susu diletakkan tepat di bagian belakang yang merupakan tempat paling dingin di kulkas.

Pisahkan bahan mengandung etilen dan tidak

Beberapa buah dan sayuran melepaskan gas pematangan yang dikenal sebagai etilen. Sementara, beberapa bahan makanan tertentu justru lebih sensitif terhadap etilen dibandingkan produk lain.

Sebagai contoh, apel dikenal sebagai penghasil etilen, sedangkan pisang peka terhadap gas. Menyimpan keduanya dalam wadah yang sama dapat membuat pisang lebih cepat berubah warna menjadi coklat dan lembek.

Untuk menghindari hal itu, kemaslah buah dan sayuran penghasil etilen, seperti alpukat, kiwi, tomat, dan paprika, ke dalam kantong sebelum memasukkannya ke kulkas. Agar semakin awet, simpan jenis buah yang mengandung etilen dan tidak secara terpisah.

Cermat memilih lemari es

Sebagai sarana penyimpanan, kualitas kulkas atau lemari es turut menentukan kualitas makanan. Jadi, pilihlah lemari es yang mampu menjaga kelembapan dengan tepat sehingga bahan makanan tetap segar, misalnya lemari es Electrolux seri UltimateTaste 300.

Seri terbaru dari brand terkemuka Swedia itu hadir dengan fitur TasteLockAuto dan TasteSeal. Dengan fitur ini, Electrolux seri UltimateTaste 300 mampu menjaga kelembapan udara dan memastikan bahan makanan, mulai dari buah, sayur, hingga daging tetap awet dan segar selama tujuh hari.

Dengan bahan makanan yang segar, kelezatan makanan pun akan tetap terjaga dan limbah makanan, terutama saat bulan puasa, bisa dihindari. Kampanye great taste, less waste untuk hidup lebih ramah lingkungan pun dapat diterapkan.

Keunggulan fitur TasteLockAuto juga telah dibuktikan dalam penelitian yang dilakukan oleh Indonesian Nutrition Association (INA).

Penelitian itu membandingkan ketahanan bahan makanan yang ditaruh di dalam kulkas dengan empat merek berbeda. Adapun bahan makanan yang dites adalah seledri, stroberi, dan jamur.

“Hasilnya, tiga bahan makanan yang diletakkan di dalam kulkas Electrolux seri UltimateTaste memiliki kesegaran dan kandungan nutrisi yang lebih terjaga dibandingkan bahan makanan yang ditaruh di kulkas merek lain,” ujar Ketua Indonesian Nutrition Association yang juga merupakan ahli gizi, dr Luciana Sutanto, seperti diberitakan Antaranews, Selasa (20/4/2021).

Sebagai informasi, fitur TasteLockAuto yang disematkan pada kompartemen buah dan sayur itu dilengkapi dengan lembaran high density polyethylene (HDPE) pintal yang menjaga uap air dan gas agar tidak mudah masuk ke dalam kulkas.

Dengan begitu, kelembapan yang berlebih akan dilepaskan secara otomatis untuk meminimalkan kondensasi. Jika tingkat kelembapan tepat, sayur dan buah pun segar lebih lama.

Sementara itu, untuk menjaga kualitas berbagai daging, seperti ikan, ayam, dan sapi, Electrolux seri UltimateTaste menyematkan fitur TasteSeal yang berada pada kompartemen chiller.

Fitur tersebut mampu mempertahankan suhu pada -2 derajat Celcius secara konsisten demi menjaga kesegaran daging tanpa perlu memasukkannya ke dalam freezer atau pembeku makanan.

Untuk diketahui, kompartemen chiller juga dilengkapi dengan tatakan stainless steel yang higienis dan mudah dibersihkan.

Kehadiran fitur TasteLockAuto dan TasteSeal pada lemari es seri UltimateTaste 300 merupakan bentuk dukungan Electrolux dalam kampanye pola makan berkelanjutan melalui rangkaian produk peralatan rumah tangga.

Sebagai solusi penyimpanan makanan, kedua fitur itu diharapkan dapat mengurangi limbah makanan (food waste) dan menginspirasi konsumen dalam membuat pilihan yang lebih baik.

Meski mengunggulkan fitur TasteLockAuto dan TasteSeal, tampilan lemari es itu juga tak bisa dipandang sebelah mata. Hadir dengan desain Skandinavian khas Swedia, lemari es Electrolux seri UltimateTaste cocok ditempatkan di rumah berdesain masa kini.