Advertorial

Berbagi Sukacita, BPJamsostek Ajak Nakes dan Relawan Wisma Atlet Rayakan Lebaran

Kompas.com - 13/05/2021, 17:39 WIB
BP Jamsostek berbagi kehangatan momen Idul Fitri dengan nakes dan relawan di RSD Wisma Atlet, Jakarta Pusat. Dok. BPJamsostekBP Jamsostek berbagi kehangatan momen Idul Fitri dengan nakes dan relawan di RSD Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

KOMPAS.com – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan Idul Fitri 1442 Hijriah jatuh pada Kamis (13/5/2021). Sayangnya, momen Idul Fitri tahun ini masih harus dirayakan umat Islam di tengah pandemi Covid-19.

Suasana Lebaran di tengah pandemi pun begitu terasa bagi para tenaga kesehatan (nakes) dan relawan yang masih harus berjuang di garis depan penanganan pandemi Covid-19. 

Peduli akan hal tersebut, manajemen Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan (BPJamsostek) mempersembahkan sajian hari raya untuk mereka seluruh nakes dan relawan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Jakarta Pusat.

Hal itu dilakukan BPJamsostek untuk memastikan mereka tetap dapat merasakan suka cita dan kehangatan perayaan Idul Fitri.

Direktur Utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk empati manajemen BPJamsostek kepada nakes dan relawan yang berjuang di garda depan.

Dirut BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo secara simbolis memberikan hidangan khas Lebaran untuk para nakes dan relawan Covid-19.DOK. BPJamsostek Dirut BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo secara simbolis memberikan hidangan khas Lebaran untuk para nakes dan relawan Covid-19.

Menurut Anggoro, dalam menjalankan tugas, nakes dan relawan Covid-19 telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, bahkan bertaruh nyawa untuk menyelamatkan pasien.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Total keseluruhan nakes dan relawan yang berjuang di RSD Wisma Atlet mencapai 2.400 orang pekerja. Adapun nakes dan relawan tersebut juga merupakan peserta BPJamsostek.

"Kegiatan tersebut adalah bentuk empati BPJamsostek kepada peserta yang tetap bertugas di sela perayaan hari kemenangan meski jauh dari keluarga dan orang terkasih," ujar Anggoro dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (13/5/2021).

Anggoro menambahkan, semangat dan sukacita Idul Fitri juga patut dirasakan oleh mereka.

“Para nakes dan relawan tetap dapat merayakan bersama. Menyantap sajian makanan khas hari raya Idul Fitri adalah solusinya,” tutur Anggoro.

Dalam kegiatan tersebut, mereka mendapatkan paket makanan yang disajikan secara higienis dan dibagikan kepada tiap orang sesuai protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Anggoro menilai, jasa nakes dan relawan dalam menghadapi pandemi Covid-19 patut diapresiasi. Hal ini terbukti dengan menurunnya tingkat okupansi pasien rawat inap di RSD Wisma Atlet dalam beberapa waktu terakhir.

Dirut BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo memberi sambutan. DOK. BPJamsostek Dirut BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo memberi sambutan.

Selain di RSD Wisma Atlet, penurunan angka pasien Covid-19 juga terjadi di rumah sakit dan fasilitas perawatan pasien Covid-19 di wilayah lain.

Dengan capaian tersebut, lanjut Anggoro, dapat disimpulkan bahwa strategi yang diterapkan pemerintah dalam menanggulangi pandemi Covid-19 sudah mulai menampakkan hasil.

Meski begitu, Anggoro mengingatkan, hal tersebut hendaknya tidak mengendurkan penerapan prokes dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi (5M).

“Tentunya hal ini dapat menjadi pemicu semangat seluruh nakes dan relawan Covid-19 di Indonesia,” ujarnya.

Anggoro menambahkan, atas capaian tersebut, seluruh stakeholder dan masyarakat diharapkan untuk tidak berpuas diri mengingat terdapat sejumlah hal yang perlu disikapi secara serius.

Hal itu perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya gelombang lanjutan penularan Covid-19, seperti yang terjadi di beberapa negara.

“Apresiasi setinggi-tingginya dari BPJamsostek kepada para nakes dan relawan, semoga jihad yang dilakukan dalam pengentasan Covid-19 menjadi ladang amal yang tidak terputus. Seluruh perjuangan dan tindakan mulianya selalu dikenang oleh masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Sebagai informasi, acara tersebut dihadiri oleh Letnan Kolonel dr Arifin, Kepala Pusat Kesehatan TNI Mayor Jenderal TNI Dr dr Tugas Ratmono SpS MARS, dan Panglima Kodam Jayakarta Mayor Jenderal TNI Dudung Abdurachman.