Advertorial

Sabet Penghargaan Bergengsi se-Asia, Pertamina Unjuk Gigi Soal Komitmen Keberlanjutan

Kompas.com - 20/05/2021, 17:25 WIB

KOMPAS.com – PT Pertamina (Persero) berhasil menyabet penghargaan Bronze Award untuk kategori Asia’s Best SDGs Reporting di ajang Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA).

Untuk diketahui, ASRA merupakan penghargaan paling bergengsi untuk pelaporan perusahaan di Asia. Ajang tahunan ini telah digelar enam kali sejak 2015. Sebagai wakil Indonesia, Pertamina mengungguli ratusan perusahaan dari 17 negara di Asia.

Selain itu, Pertamina juga berhasil menjadi finalis dalam dua kategori lainnya, yaitu Asia’s Best Community Reporting dan Asia’s Best Sustainability Report Digital untuk Laporan Keberlanjutan (Sustainability Report) tahun buku 2019.

Sebelumnya, Pertamina mendapatkan Highly Commended Asia’s Best Carbon Disclosure untuk Sustainability Report 2017.

Capaian itu menjadi bukti bahwa Pertamina semakin unggul dalam kerja nyata dan implementasi environmental, social, and good governance (ESG) di seluruh bidang operasionalnya demi mencapai tujuan global Sustainable Development Goals (SDGs).

Pejabat sementara (Pjs) SVP Corporate Communication and Investor Relations Fajriyah Usman mengatakan, pihaknya bangga Pertamina menerima Bronze Award Kategori Asia’s Best SDG Reporting di ASRA ke-6.

“Kami mengungkapkan informasi kinerja keberlanjutan selama 2020 melalui laporan ini. Pertamina memegang teguh komitmen untuk menjaga prospek bisnis berkelanjutan dengan memprioritaskan keseimbangan dan kelestarian alam, perlindungan terhadap lingkungan hidup, serta berkontribusi terhadap kemandirian masyarakat,” jelas Fajriyah dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Kamis (20/5/2021).

Penerapan konsep keberlanjutan yang dijalankan, lanjutnya, mencakup sistem manajemen yang mendukung isu keberlanjutan, meliputi aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola (LST/ESG) dalam seluruh kegiatan.

“Upaya tersebut juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan,” ujarnya.

Adapun upacara penghargaan ASRA ke-6 dilaksanakan secara virtual. Acara dibuka dengan sambutan dari para tamu kehormatan, seperti Komisaris Tinggi Inggris untuk Singapura HE Kara Owen dan Duta Besar Swedia di Singapura HE Niclas Kvarnström.

Acara dihadiri oleh lebih dari 250 pemimpin bisnis senior dan praktisi keberlanjutan dari 20 negara. Hadir pula para pejabat tinggi dari akademisi, kedutaan besar, asosiasi perdagangan, dan organisasi advokasi.

Direktur Pelaksana CSRWorks International dan pendiri ASRA Rajesh Chhabara mengatakan, PT Pertamina (Persero) menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam pelaporan transparan atas kinerja keberlanjutannya.

“Hal itu mencerminkan kesiapan (Pertamina) untuk masa depan yang tangguh," kata Rajesh.

Adapun panel juri independen berasal dari berbagai lembaga internasional ternama, seperti EcoVadis, National University of Singapore (NUS), dan PricewaterhouseCoopers (PwC). Juri independen tersebut melakukan evaluasi atas 494 entri yang diterima dari 17 negara di 19 kategori penghargaan.

Setelah evaluasi awal, 102 perusahaan dari 14 negara berhasil mencapai final. Pada tahap akhir, terpilih 39 pemenang yang meraih 57 medali gold, silver, bronze, serta penghargaan Report of the Year.

Evaluasi ASRA melibatkan tiga putaran penilaian untuk memilih yang terbaik di setiap kategori penghargaan. Selain menilai kualitas laporan, uji tuntas komprehensif serta mempertimbangkan reputasi perusahaan di antara para pemangku kepentingan juga menjadi bagian dari proses penjurian.

Sebagai informasi tambahan, ASRA diselenggarakan oleh sebuah lembaga nirlaba keberlanjutan yang berbasis di Singapura, yakni CSRWorks International.

Lembaga tersebut bermitra dengan Global Reporting Initiative (GRI), International Integrated Reporting Council (IIRC), EcoVadis, CDP, S&P Global (CSA atau Dow Jones Sustainability Index), Sustainability Accounting Standards Board (SASB), dan AccountAbility (AA1000).

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau