Advertorial

Transaksi Gratis Pakai ATM Himbara, Bisa Kok

Kompas.com - 26/05/2021, 17:28 WIB

KOMPAS.com - Jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) yang disiapkan oleh Himpunan Bank Milik (Himbara) bisa dipakai bertransaksi gratis. Kemudahan yang ditawarkan juga semakin lengkap karena jumlah ATM milik empat bank plat merah tersebut mencapai lebih dari 45.000 unit di seluruh Indonesia.

Cara bertransaksi gratis di ATM Himbara dijelaskan oleh Corporate Secretary BNI, Mucharom.

“Sebagai contoh, saya pegang Kartu Debit BNI. Kemudian, saya cek saldo dan tarik tunai, bahkan transfer sesama BNI di ATM BNI atau ATM Link yang berlogo BNI itu tidak dipungut biaya sedikitpun atau gratis,” ujar Mucharom dalam rilis yang diterima Kompas.com, Rabu (26/5/2021).

Meski demikian, Mucharom menuturkan, nasabah BNI yang bertransaksi di ATM Link dengan logo selain BNI tetap dibebankan biaya.

Beralih ke mobile banking

Himbara juga mendukung protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19 dengan mengarahkan nasabah agar lebih sering memanfaatkan mobile banking untuk bertransaksi.

Dengan demikian, nasabah tidak harus keluar rumah seperti ke ATM atau kantor cabang untuk melakukan transaksi perbankan.

"Ada nasabah BNI yang sehari mengecek saldo sampai 5 bahkan 10 kali sehari di ATM Link dengan logo selain BNI. Itu bikin antrean, membuat nasabah lain tidak nyaman. Apalagi, di tengah pandemi ini jadi rentan terpapar virus saat dalam perjalanan," tambah Mucharom.

Sebagai informasi, cek saldo dan tarik tunai di ATM Link logo bank lain dikenakan biaya mulai Juni 2021.

Adapun nominal biaya Rp 2.500 untuk pengecekan saldo dan Rp 4.000 untuk tarik tunai.

Himbara berharap, nasabah dapat beralih menggunakan mobile banking untuk transaksi perbankan karena lebih hemat, cepat, dan dapat dilakukan kapan pun dan di mana pun.

Himbara akan terus memberikan pelayanan terbaik dan menetapkan tarif yang menarik sehingga tetap kompetitif di industri perbankan. Pihak Himbara juga berharap dapat meraih kepercayaan nasabah dalam jangka panjang.

"Kalau bank lain lebih mahal, saya pikir nasabah akan tetap loyal di Himbara. Sebagai informasi, biaya transaksi di ATM Himbara atau ATM Link masih lebih rendah dari pada biaya transaksi di ATM non-Link. Untuk cek saldo di jaringan non-Link sebesar Rp 4.000. Untuk tarik tunai Rp 7.500 dan transfer Rp 6.500" lanjut Mucharom.

Perlu diketahui, mobile banking milik Himbara memiliki kapabilitas fitur yang beragam untuk melayani transaksi perbankan tanpa harus ke kantor cabang bank.

Inovasi juga terus dihadirkan pada masing-masing mobile banking dalam memenuhi kebutuhan transaksi nasabah. Pada aplikasi Mobile Banking Himbara, nasabah dapat menggunakan layanan transaksi tanpa dikenakan biaya alias gratis, mulai dari cek saldo, transfer sesama bank, bayar kartu kredit sesama bank, membayar Infaq, Qurban, Wakaf, Zakat, bayar iuran BPJS, pencairan deposito, Top up reksadana, bayar pajak; bayar biaya pendidikan, dan top up saldo LinkAja.

Himbara juga berupaya mendorong masyarakat untuk bertransaksi cashless, salah satunya dengan menghadirkan fitur quick response code Indonesian standard (QRIS) yang disematkan pada Mobile Banking Himbara.

Saat ini, belum semua Mobile Banking Himbara memiliki fitur QRIS. Namun, secara perlahan masing-masing Himbara masih dalam proses pengembangan fitur QRIS pada aplikasi mobile banking-nya.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau