Advertorial

Melalui Kredit Usaha Rakyat, BNI Berikan Dukungan Finansial kepada Petani Binaan IPB

Kompas.com - 06/06/2021, 17:05 WIB

KOMPAS.com – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI memberikan dukungan finansial berupa Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang pertanian.

Para pelaku UMKM tersebut bergerak khususnya di bidang pengembangan tanaman hias dan telah menjadi mitra binaan di kebun percontohan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berlokasi di Desa Sukamantri, Bogor.

Penyaluran KUR merupakan langkah awal BNI dalam memberikan dukungan pembiayaan kepada petani tanaman hias mitra binaan IPB.

Adapun penyaluran KUR diserahkan secara simbolis oleh Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Sis Apik Wijayanto di Kebun Percobaan di IPB, Minggu (6/6/2021).

Dalam kesempatan tersebut, penyaluran KUR diberikan kepada empat petani dengan total penyaluran yang mencukupi untuk pengembangan usaha masing-masing UKM.

"Melalui pendampingan dari IPB dan permodalan dari BNI, pegiat usaha pengembangan tanaman hias ini diharapkan dapat berkembang dan memiliki daya saing UMKM di pasar global, sehingga nantinya turut membantu percepatan pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu.

Ke depannya, dukungan dari BNI berupa KUR akan diberikan juga kepada petani tanaman hias lain dengan nominal hingga Rp 500 juta sesuai skala usaha.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Rektor IPB Arif Satria, Menteri Koperasi dan UMKM (Menkop UMKM) Teten Masduki, dan Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jaenal Aripin.

BNI Mobile Banking mudahkan transaksi

Untuk mempermudah para petani maupun pembeli tanaman hias di kios mitraan IPB, BNI juga memberikan solusi digital yang dapat dimanfaatkan melalui aplikasi BNI Mobile Banking.

Sebagai informasi, BNI Mobile Banking memiliki sejumlah fitur yang dapat diakses dengan mudah melalui ponsel tanpa harus datang ke kantor cabang.

Fitur-fitur tersebut meliputi pembukaan rekening secara digital, fitur transfer, tarik tunai tanpa kartu dengan fitur Mobile Tunai, transaksi dengan quick response code Indonesian standard (QRIS), pembayaran tagihan, beli pulsa dan paket data, mengajukan pinjaman kredit melalui digital loan, dan bukti transaksi secara digital.

Selain itu, dengan kehadiran Agen 46 yang merupakan mitra BNI di area Kebun Percobaan IPB, masyarakat atau petani sekitar juga dapat melakukan transaksi perbankan layaknya di outlet BNI.

Masyarakat yang belum memiliki rekening tabungan di BNI juga dapat langsung melakukan registrasi secara online melalui aplikasi BNI Mobile Banking.

Cukup siapkan data diri dan swafoto (selfie), proses registrasi pun bisa dilakukan di mana dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor cabang BNI atau melakukan panggilan video (video call) dengan petugas bank.

Setelah rekening selesai dibuka, pengguna pun tinggal melakukan aktivasi BNI Mobile Banking agar dapat melakukan transaksi. Setiap pengguna berkesempatan mendapatkan BNI PoinPlus dari proses aktivasi, menabung, serta transaksi di BNI Mobile Banking.

Kecanggihan teknologi yang dimiliki BNI Mobile Banking sangat mempermudah masyarakat Indonesia, khususnya pelaku UMKM dalam melakukan berbagai aktivitas, mulai dari pembukaan rekening hingga transaksi harian.

"Tidak perlu datang ke kantor cabang, tidak perlu melakukan video call dengan petugas Bank, (rekening BNI) bisa dibuka kapan saja dan dimana saja, selama ada jaringan internet," imbuh Sis Apik.

Informasi seputar pembukaan rekening secara online juga dapat diakses melalui https://bit.ly/nabungcukupselfie.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau