Advertorial

Ini Pentingnya Jaga Kesehatan Kulit Bayi

Kompas.com - 08/06/2021, 14:17 WIB
Ilustrasi bayi yang baru lahir. iStock/FatCameraIlustrasi bayi yang baru lahir.

KOMPAS.com – Bayi baru lahir memiliki kulit yang sangat sensitif dan lebih tipis sehingga rentan mengalami iritasi. Hal ini membuat kulit bayi mudah timbul ruam, gatal, kemerahan, dan kering.

Tidak hanya itu, kulit bayi juga tidak dapat sembarang bersentuhan dengan bahan kimia, berbagai macam wewangian, dan produk yang mengandung detergen. Selain itu, tidak semua produk perawatan yang diperuntukkan bagi bayi juga akan cocok digunakan.

Oleh sebab itu, memilih produk perawatan untuk bayi baru lahir juga perlu dilakukan dengan hati-hati. Pastikan hanya memilih produk dengan kandungan yang aman untuk bayi, termasuk salep untuk menjaga kulit yang bersentuhan dengan popok. 

Salah satu produk yang dapat menjadi pilihan adalah Bepanthen. Salep popok bayi besutan Bayer tersebut dapat melembapkan, melindungi, dan merawat kulit bayi agar terhindar dari ruam popok.

Pastikan beberapa hal berikut diterapkan untuk melindungi kulit bayi.

Jangan terlalu sering memandikan bayi

Mandi memang membantu membersihkan kulit. Namun, terlalu sering memandikan bayi yang baru lahir justru tidak dianjurkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Perlu diketahui, mandi dapat mengikis kadar minyak alami pada kulit bayi. Padahal, minyak itu memiliki fungsi menjaga kelembapan kulit.

Pada dasarnya, tubuh bayi yang baru lahir tidak terlalu kotor. Oleh sebab itu, cukup seka tubuhnya dengan handuk basah sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Ini berlaku untuk bayi berusia kurang dari satu bulan.

Sementara, untuk area mulut dan organ intim bayi, cobalah membersihkannya dengan sedikit air.

Hindari produk dengan wewangian

Untuk sampo dan sabun, pastikan pilih produk dengan kandungan formula yang sesuai digunakan pada bayi, seperti tidak mengandung wewangian, pewarna, alkohol, dan bahan kimia.

Selain tidak baik untuk kesehatan kulit bayi, produk dengan kandungan tersebut bisa menimbulkan ruam, iritasi, dan membuat kulit kepala bayi kering.

Pilih detergen yang sesuai

Mencuci pakaian bayi dengan detergen memerlukan kehati-hatian ekstra. Hal ini dikarenakan sebagian bayi memiliki kulit yang lebih sensitif ketika terpapar produk detergen.

Oleh karena itu, pastikan Anda memilih detergen yang tidak mengandung pewarna dan wewangian. Pisahkan juga baju bayi dan perlengkapan bayi dengan cucian anggota keluarga lain.

Cegah ruam popok

Ruam popok merupakan hal yang sering terjadi pada kulit bayi. Peradangan kulit bayi akibat penggunaan popok ditandai dengan kemerahan pada kulit bayi di area yang sering tertutup popok. Misalnya pada area pantat, lipatan di paha, dan area kelamin.

Untuk mencegah hal tersebut, orangtua dianjurkan untuk menjaga kebersihan dengan cara rutin mengganti popok. Setelah itu, oleskan salep Bepanthen pada bagian-bagian kulit yang bersentuhan dengan popok.

Salep Bepanthen mengandung paraffinum liquidum, sweet almond oil, dan lanolin. Beragam kandungan tersebut dapat melembutkan kulit dan memberikan lapisan pori yang dapat melindungi kulit bayi dari gesekan pemakaian popok.

Cara menggunakannya juga mudah, Anda hanya perlu mengoleskan salep secara merata pada bagian yang rentan timbul ruam.

Hati-hati gejala eksim

Ruam kemerahan yang disebabkan oleh eksim umumnya memiliki gejala mulai dari kemerahan, kering, hingga rasa gatal pada kulit dahi dan pipi.

Untuk mencegah hal tersebut, hindari memakai produk perawatan bayi yang mengandung wewangian.

Selain itu, Anda juga bisa memberi losion atau salep yang dapat melembapkan kulit serta kenakan pakaian berbahan lembut yang tidak bikin gerah dan mudah menyerap keringat, seperti katun.

Perhatikan kesehatan kulit kepala

Selain kulit tubuh, perhatikan juga kesehatan pada area kulit kepala bayi. Untuk diketahui, kulit kepala bayi yang baru lahir cenderung kering, bersisik, dan mudah mengelupas seperti ketombe.

Sebetulnya, kondisi tersebut tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa bulan.

Adapun cara yang dapat dilakukan untuk membersihkan area kepala bayi di antaranya adalah cuci rambut bayi menggunakan sampo khusus bayi dan melakukan pijat perlahan untuk membantu merontokkan sisik.

Memijat bayi, baik badan maupun kepala, juga merupakan cara untuk menyampaikan kasih sayang. Bahkan, banyak manfaatnya. Sentuhan orangtua yang diterima bayi bisa memicu hormon, membantu melawan penyakit, membuat tidur bayi lebih nyenyak, dan jarang menangis.

Selain memijat, pastikan juga memberi salep Bepanthen untuk meminimalisasi iritasi dan memberikan lapisan tambahan yang berfungsi melindungi kulit bayi dari gesekan serta melembutkan area kepala bayi yang kering.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.